Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Liputan Kampus

Saya Tak Lolos UTBK di UNY, Jadi Buruh Laundry untuk Nabung Daftar SNBT di UPN Jogja tapi Gagal Lagi, Mimpi untuk Kuliah Sirna

Hammam Izzuddin oleh Hammam Izzuddin
15 Juni 2024
A A
Unair Surabaya.MOJOK.CO

Ilustrasi - Kuliah di Unair Surabaya (Mojok.co)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

Pengumuman SNBT tak membawa kabar bahagia. Tahun lalu gagal lolos masuk UNY. Tahun ini gagal ke UPN Jogja. Harapan untuk kuliah pupus setelah deretan kegagalan UTBK dan terhimpit masalah ekonomi.

“Belum rezekiku,” kata Rani (21) lemas pada Kamis (13/6/2024) sore.

Perempuan ini sempat tidak terbayang lagi cara untuk masuk kampus selain melalui jalur tes UTBK SNBT. Pasalnya, lewat jalur inilah, perempuan yang lulus SMK pada 2023 silam menaruh harap bisa mendapat biaya kuliah ringan dan mudah mencari beasiswa.

Awal pertemuan saya dengan Rani terjadi di Taman Pancasila, FEB UNY. Ia sedang duduk sendirian sambil menunggu jemputan adiknya.

Pada tahun kelulusan lalu, ia sempat mencoba UTBK dengan pilihan ke UNY, tapi gagal. Tidak menyerah, ia mencoba lagi tahun ini dengan pilihan lain yakni UPN Jogja.

“Kalau gagal di tes UTBK SNBT kali tahun ini ya sudah, sepertinya bukan jalanku buat kuliah,” katanya saat itu.

Baginya, kuliah memang bukan perkara gampang. Perempuan yang tinggal di Gondokusuman, Kota Yogyakarta ini sejak awal sadar bahwa orang tuanya hanya bisa mampu menyekolahkan hingga SMA.

“Dulu ibu bilang, bisanya cuma sekolahkan sampai SMA. Kalau mau kuliah, diusahakan sendiri,” kata Rani dengan tapapan tegar sambil menyunggingkan senyumnya.

Daftar SNBT pakai uang tabungan kerja di tempat laundry

Pendaftaran UTBK  sebesar Rp200 ribu ini ia biayai dari tabungannya saat bekerja sebagai buruh laundry di Sleman. Pekerjaan yang ia jalani, setengah tahun, hingga akhirnya ia keluar pada lebaran kemarin.

Sebelumnya, setelah gagal seleksi pada 2023 lalu sebenarnya Rani sempat bekerja sebagai admin di sebuah toko kain. Namun, ia terpaksa keluar.

“Dulu pernah kerja di toko kain sekitar Jalan Solo. Tapi, kebetulan ibu sakit dan harus operasi jadi saya harus menemaninya sampai benar-benar pulih,” kenangnya.

Rani sempat mendapat izin untuk tidak bekerja selama satu bulan. Namun, hingga lebih dari waktu yang telah ditentukan ternyata ibunya masih belum bisa ia tinggal. Kondisinya belum pulih sepenuhnya dan belum bisa berjalan dengan lancar karena operasi di bagian kaki.

suasana utbk di uny.MOJOK.CO
Suasana UTBK di UNY pada awal Mei 2024 (Hammam/Mojok.co)

Saat kondisi ibunya sudah jauh lebih baik, ternyata sudah ada pengganti di tempat kerjanya. Alhasil, Rani harus segera mencari pekerjaan lain lagi.

“Sejak lulus pokoknya saya harus cari kerja. Sama untuk bantu ekonomi ibu juga. Bapak sehari-hari kerjanya jadi kuli bangunan,” kata dia.

Iklan

Akhirnya, ia melamar berbagai pekerjaan lewat Facebook pada November 2023 silam. Dan yang pertama memberi jawaban dan menerimanya adalah sebuah usaha laundry kecil di Condongcatur, Sleman

Tanpa pikir panjang, anak kedua dari empat bersaudara ini langsung mengambil pekerjaan itu. Gajinya, memang masih jauh di bawah UMR Jogja. Namun, setidaknya bisa menambal kebutuhan hidup dan membantu keluarganya.

Baca halaman selanjutnya…

Beratnya belajar persiapkan ujian sambil kerja sampai malam

Halaman 1 dari 2
12Next

Terakhir diperbarui pada 16 Juni 2024 oleh

Tags: SNBTUGMunyupn jogjaUTBK
Hammam Izzuddin

Hammam Izzuddin

Reporter Mojok.co.

Artikel Terkait

donasi ekonomi.MOJOK.CO
Urban

“Rakyat Bantu Rakyat” Menguat, tapi Jangan Jadi Alasan Pemerintah Lepas Tangan dan Abai Pada Nasib Masyarakat

14 Juli 2026
kuis rempah rempah
Kabar

Merawat Muruah Rempah Nusantara lewat Riset Genetika

2 Juli 2026
Mila lulusan Fapet UGM. MOJOK.CO
Sekolahan

Dobrak Keraguan Perempuan Tak Pantas Jadi Peternak, Alumnus Fapet UGM Ini Berhasil Raih Rp700 Juta di Tuban

29 Juni 2026
Menurut Pakar UGM, Pelatihan Dasar Militer (Latsarmil) calon manajer Koperasi Desa Merah Putih (Kopdes Merah putih/KDMP) harus dievaluasi MOJOK.CO
Kabar

Pelatihan Militer ke Manajer Kopdes Merah Putih Perlu Didesain Ulang, Harus Lebih Relevan dengan Tata Kelola Koperasi agar Tak Ada Korban Lagi

29 Juni 2026
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Kerajinan lokal Yogyakarta di INACRAFT. MOJOK.CO

INACRAFT Jogja: Jembatan bagi Perajin Lokal Menembus Pasar Global Lewat Karya yang Tak Biasa

15 Juli 2026
Derita Orang Rembang, Makan Mie Gacoan Harus ke Tuban MOJOK.CO

Makan Mie Gacoan adalah Kemewahan bagi Anak Muda Desa, Rela Motoran 2 Jam Demi Makanan yang “Menyiksa” Mulut Mereka

14 Juli 2026
Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) kerja sama dengan Australia. MOJOK.CO

Satu Dekade Jogja dengan Melbourne Symphony Orchestra: Bukti Orkestra Nggak Melulu Kaku bahkan Bisa Dinikmati Sambil Lesehan

15 Juli 2026
TikTok Bukan Psikolog atau Psikiater, tetapi Gen Z Mencari Diagnosis Kesehatan Mental di Sana MOJOK.CO

TikTok Bukan Psikolog atau Psikiater, tetapi Gen Z Mencari Diagnosis Kesehatan Mental di Sana

17 Juli 2026
Kesepian Membuat Remaja Memilih AI sebagai Teman Curhat, Lalu Perlahan Menjauhi Manusia MOJOK.CO

Kesepian Membuat Remaja Memilih AI sebagai Teman Curhat, Lalu Perlahan Menjauhi Manusia

15 Juli 2026
Beralih dari profesi dokter ke petani di Klaten. MOJOK.CO

Resah Jadi Dokter: Tangani Pasien Petani dengan Keluhan Sama, Pilih Turun ke Sawah demi “Menyembuhkan” Tanah

13 Juli 2026

Video Terbaru

Di Balik Panggung "Sebat Dulu Live on Stage": Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

Di Balik Panggung “Sebat Dulu Live on Stage”: Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

23 Juni 2026
Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

6 Juni 2026
Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

31 Mei 2026


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.