Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Pojok Tubir

Jogja Tidak Pantas Lagi Menyandang Kota Wisata dan Kota Pendidikan karena Tidak Bisa Dinikmati oleh Warganya Sendiri

Faiz Al Ghiffary oleh Faiz Al Ghiffary
2 Februari 2024
A A
Jogja Kota Salah Urus dan Sulit Dinikmati Warganya Sendiri (Unsplash)

Jogja Kota Salah Urus dan Sulit Dinikmati Warganya Sendiri (Unsplash)

Share on FacebookShare on Twitter

Jogja, saya bukan lagi ingin mencintaimu, tapi telah mencintaimu dengan sederhana. Sepuluh tahun lebih tinggal di dalamnya, menikmati segala keistimewaanmu, yang terus terluka dan makin hari kian menganga.

Ya, menganga. Tepat di malam saya tiba, sepulang tugas kerja di pulau seberang, sambil menatap langit-langit kamar, saya membatin, “Sudah jelas Jogja tidak sedang baik-baik saja.” Saya masih ingat masa awal saya tinggal di Bumi Mataram. Rasanya, dulu semuanya serba adem ayem.

Namun, hari-hari ini, kita harus mengakui secara jujur bahwa Jogja sedang terluka, membuat warganya sendiri menderita. Mulai dari lingkungan sosialnya, pariwisatanya, predikat kota pendidikan, hingga kesejahteraan rakyat. Mari kita memotret Jogja secara jujur.

Jogja kini seperti daerah terpinggirkan yang tidak memikirkan warganya sendiri

Jogja itu cuma daerah pinggiran. Ia menjadi daerah pinggiran Kabupaten Kulon Progo, Kabupaten Sleman, Kabupaten Bantul, dan Kabupaten Gunung Kidul. Ia hanya sebatas pusat keramaian.

Kemacetan, bising klakson, dan ribuan kendaraan menggeser suara-suara keramahan khas masyarakat Jawa. Selain itu, tembok-tembok tinggi perumahan, hotel mewah yang jelas bukan milik warga lokal dengan UMR minim, menutupi ladang-ladang milik warga. Orang Jogja mau membangun hotel? Bisa menyambung hidup saja sudah kewalahan.

Soal UMR, apakah benar kenaikan menjadi berkah? Nyatanya tidak, ketika para penentu kebijakan mau menengok mata lelah para buruh yang pusing menutup biaya sekolah anaknya. Maklum, biaya pendidikan semakin mahal dan seperti bukan milik orang miskin.

Sudah sulit sekolah sampai pucuk tertinggi, anak muda Jogja masih tenggelam dalam pengaruh kejahatan jalanan. Solusi? Saya belum merasakannya. Saat ini, yang saya rasakan adalah menghilangnya rasa “welas asih” yang ratusan tahun menyatu dengan jogja. Jogja kota pendidikan? Tidak, itu salah. Saat ini, Jogja adalah kota gangster. Apakah para penentu kebijakan tidak memikirkan masa depan para peserta “bonus demografi” ini?

Baca halaman selanjutnya: Jogja, sebuah kota wisata dan pendidikan, tapi bukan untuk warganya sendiri.

Baca Juga:

4 hal lazim di Jogja yang masih asing di Tulungagung, tapi perlu dicontoh demi jadi daerah lebih hidup 

Soto di Jogja adalah solusi terbaik di tanggal tua

Halaman 1 dari 2
12Next

Terakhir diperbarui pada 3 Februari 2024 oleh

Tags: Bantulbiaya sekolah tinggiJogjaklitihKota JogjaSlemanukt mahal
Faiz Al Ghiffary

Faiz Al Ghiffary

Juru tulis perusahaan swasta. Hobi ngopi dan baca apa saja

ArtikelTerkait

kos jogja

Lika-Liku Anak Kos Jogja (1)

13 Juli 2019
Jogja Nggak Berubah Itu Bullshit! Cuma Omong Kosong Belaka! (Unsplash)

Setelah Merasakan Tinggal di Jogja, Ternyata Jogja Tidak Semurah yang Digembar-gemborkan

22 Januari 2026
Jogja di Mata Orang Solo: Saya Tak Punya Cukup Alasan Membenci Jogja

Jogja di Mata Orang Solo: Saya Tak Punya Cukup Alasan Membenci Jogja

1 Agustus 2022
Taman Kyai Langgeng Magelang yang Pernah Sepi dan Merana (Unsplash)

Taman Kyai Langgeng Magelang: Dulu Menjadi Primadona Tamasya, lalu Sempat Sepi dan Merana

19 November 2023
Jalan Kaliurang Jogja: Udah Makin Macet, Lubangnya Berlipat Ganda, Bikin Susah Pengendara Motor!

Jalan Kaliurang Jogja: Udah Makin Macet, Lubangnya Berlipat Ganda, Bikin Susah Pengendara Motor!

25 Februari 2024
Simpang Beringin, Area Paling Ramai Sekaligus Semrawut di Kasihan Bantul

Simpang Beringin, Area Paling Ramai Sekaligus Semrawut di Kasihan Bantul

5 Juni 2024
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Tahlilan di Sumatera beda dengan Jawa, tidak 7 hari penuh dan dihadiri perempuan Mojok.co

Tahlilan di Sumatera beda dengan di Jawa, tidak 7 hari penuh dan dihadiri perempuan

13 Juli 2026
3 alasan yang membuat saya nggak ikhlas kalau Jaklingko harus berbayar, sebaiknya benahi hal-hal ini dahulu Mojok.co

3 alasan yang membuat saya nggak ikhlas kalau JakLingko harus berbayar, sebaiknya benahi hal-hal ini dahulu

11 Juli 2026
Pengalaman mengecewakan saat nonton di XXI Central City Semarang, niatnya cari hiburan, malah dapat kekesalan Mojok.co

Pengalaman mengecewakan saat nonton di XXI Central City Semarang, niatnya cari hiburan, malah dapat kekesalan

14 Juli 2026
Trotoar Jalan Veteran Malang yang tak suantai sayang: trotoar tidak rata, penuh pkl, macetnya minta ampun!

Trotoar Jalan Veteran Malang yang tak suantai sayang: trotoar tidak rata, penuh pkl, macetnya minta ampun!

11 Juli 2026
Stadion Gajayana Malang tempat potensial yang bernasib sial Mojok.co

Stadion Gajayana Malang tempat potensial yang bernasib sial

13 Juli 2026
Pengalaman mencicipi nasi goreng kuah Bang Tommy: kuliner Kediri yang aneh, tapi enak Mojok.co

Pengalaman mencicipi nasi goreng kuah Bang Tommy: kuliner Kediri yang aneh, tapi enak

17 Juli 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=6Xo_K0G3FRg


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.