ADVERTISEMENT

Cerita Mahasiswa UNY yang Memilih Menyendiri Saat Wisuda, Sengaja Tak Mengundang Teman Karena Malu Hampir DO

Cerita Mahasiswa Jogja yang Lolos Seleksi Mandiri UNY, Tapi Malah Menjalani 3 Tahun Penuh dengan Penderitaan.MOJOK.CO

Sengaja tak mengabari teman-temannya saat wisuda

Berbeda dengan mahasiswa lain yang kerap dapat “sambutan meriah” sejak seminar proposal (sempro), sidang, hingga wisuda. Rofiq tak demikian. Semua terjadi dalam senyap. Sempronya hanya dihadiri enam orang, itupun teman (adik-adik) sekelasnya. Saat sidang pun tak ada selebrasi apa-apa laiknya mahasiswa lain

Boro-boro dapat bucket bunga, kabar seputar sidang skirpsinya saja tak ada yang mengendus.

Kata Rofiq, sejak awal ia memang sengaja tak mengabari teman-temannya. Tak ada satupun undangan sempro, sidang, atau wisuda yang ia sebar. “Di grup angkatan enggak ada yang tahu. Bahas pun enggak.”

Cerita Mahasiswa UNY yang Memilih Menyendiri Saat Wisuda, Sengaja Tak Mengundang Teman Karena Malu Hampir DO.mojok.co
Rofiq sengaja tak mengabari maupun mengundang teman-temannya ke wisudanya (Ilustrasi/Unsplash.com)

Saat prosesi wisuda hari ini, hanya kedua orang tua dan seorang adiknya saja yang hadir. Jadi, tak seperti mahasiswa lain yang dapat sambutan ramai bahkan ikut iring-iringan, mahasiswa UNY ini memilih menjauhi keramaian.

“Bangga, mungkin iya. Soalnya orang tua tadi juga nangis-nangis lihat aku pakai toga. Tapi kalau dirayakan kayak yang lain saya sih enggak mau aja.”

Lucunya, dalam perjalanan dari GOR UNY–lokasi seremonial wisuda–menuju Rektorat, ia sempat melihat beberapa teman kelasnya yang mungkin menghadiri wisuda mahasiswa lain. Gampang ditebak, ia memilih balik badan alih-alih menyapa temannya itu.

“Malu!” ujarnya singkat, sambil tertawa lepas.

Di tengah obrolan kami, hujan badai tiba-tiba menerjang Kota Jogja. Banner-banner wisuda di UNY yang tadinya terpasang rapi, kini berterabangan yang bikin orang-orang berteriak histeris. Sementara saya dan Rofiq memilih “menyelamatkan diri “ke foodcourt untuk bisa melanjutkan obrolan sambil ngopi.

Toga, kemeja, dan segala pernak-pernik wisudanya ia lucuti. “Males, ah, ngobrol aja formal banget.”

Penulis: Ahmad Effendi

Editor: Hammam Izzudin

BACA JUGA Cerita Mahasiswa yang Nggak Ikut Wisuda karena Merasa Nggak Sakral-sakral Amat

Ikuti artikel dan berita Mojok lainnya di Google News.

Terakhir diperbarui pada 25 Februari 2024 oleh .

Ahmad Effendi

Jurnalis Mojok.co asal Yogyakarta. Pernah belajar di S1 Ilmu Sejarah Universitas Negeri Yogyakarta (UNY). Banyak menulis sejarah, sepak bola, isu urban, budaya pop, dan setiap yang menyangkut kepentingan publik. Kerap menepi di konser band metal, festival film, dan mengasuh anabul.