Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Liputan Kampus

Siswa Terpintar di SMA Jatim Tiga Kali Pindah Kampus karena Salah Jurusan, Nyaris Berakhir DO

Ahmad Effendi oleh Ahmad Effendi
20 Maret 2025
A A
snbp mojok.co

Ilustrasi - Siswa Terpintar di SMA Jatim Tiga Kali Pindah Kampus karena Salah Jurusan, Nyaris Berakhir DO (Mojok.co)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

Menjadi siswa terpintar di SMA bukanlah jaminan bakal menjalani perkuliahan dengan lancar. Nilai ujian mentereng tak berguna di hadapan jurusan yang tak disukainya. Kira-kira demikian yang dirasakan Aldo (28), bukan nama sebenarnya, yang lolos SNBP (dulu SNMPTN) dengan mulus tapi berujung pindah kampus ke kampus bahkan nyaris drop out (DO).

Aldo lolos seleksi jalur prestasi di Universitas Brawijaya (UB) Malang 2016 lalu. Jujur, tak ada yang terkejut sebab dia sendiri, para guru, dan orang tua sejak awal memang optimis bakal tembus kampus negeri.

Selama SMA di Jawa Timur, prestasinya Aldo bukan kaleng-kaleng. Rutin masuk tiga besar jurusan IPA selama tiga tahun, ditambah nilai ujian nasionalnya juga tertinggi. Berbagai medali perlombaan juga berjajar di kamarnya. Sialnya, kehidupan perkuliahan tak semulus saat masa putih abu-abu.

Lolos SNBP di “prodi sulit” UB, tapi bukan kemauannya

Sejak awal, Aldo memang mempersiapkan berbagai demi bisa lolos ke kampus negeri. Targetnya, paling tidak tembus UB Malang, Universitas Airlangga (UNAIR) Surabaya, atau UGM.

“Tapi dulu waktu SNMPTN (SNBP), seingatku pilihannya cuma dua prodi di provinsi beda. Satu di provinsi domisili, satu provinsi lain. Makanya pilih UB sama UGM,” kata lelaki asal Jawa Timur ini kepada Mojok, Selasa (18/3/2025).

Sebenarnya, ia sangat ngebet buat masuk prodi Hubungan Internasional (HI) UB Malang. Namun, orang tuanya menghendaki lain. Aldo diarahkan buat memilih prodi lain dari rumpun saintek. Mojok diminta buat menyamarkan nama prodinya.

“Ya alasannya karena prospek kerja luas. Klasik banget alasannya,” ujar dia.

Bahkan, di seleksi SNBP itu, prodi yang dipilih termasuk yang paling sulit. Peminatnya masuk 10 besar terbanyak dan berkategori prodi elite di UB Malang. Prestasi gemilangnya selama SMA bikin dia lolos, meskipun kalau boleh jujur itu bukan prodi incarannya.

“Sebenarnya sama sekali nggak berminat. Kalau boleh jujur, lebih baik keterima yang UGM karena yang UB itu murni pilihan ortu,” kata Aldo.

Sama sekali nggak bisa mengikuti perkuliahan

Aldo jago dalam bidang IPA. Jurusan kuliahnya di UB Malang pun masuk rumpun saintek. Namun, ia mengaku amat kesulitan mengikuti perkuliahan.

Ia bahkan mengaku cuma bisa fokus kuliah di dua bulan awal. Sisanya, jebolan SNBP ini ogah-ogahan masuk kuliah. Waktunya lebih banyak buat bolos. Kalau pun masuk kelas, sudah pasti fokusnya bukan ke matkul.

“Ada istilah hidup segan mati tak mau. Kalau aku kuliah segan, putus kuliah malu,” kata dia.

Menyandang gelar sebagai lulusan SNBP juga beban tersendiri baginya. Pasalnya, tak sedikit kawan-kawannya yang tahu kalau kelulusannya di jalur tanpa tes karena memang prestasinya yang mentereng selama SMA. Namun, apa daya, kuliah di prodi yang bukan kemauannya memang amat berat dijalani.

“Kuliah semester satu masih rada niat, IPK aman lah 3 ke atas. Tapi semester dua benar-benar ogah-ogahan karena memang sudah berniat pindah kampus saja,” ujarnya. Benar saja, pada 2017 ia memutuskan ikut SNBT (dulu SBMPTN).

Iklan

Tetap saja pindah-pindah kampus

Kalau pada 2016 Aldo lolos SNBP, pada 2017 ia mengikuti tes SNBT dan lolos. Kala itu, Aldo mencoba peruntungannya di Universitas Negeri Malang (UM).

Ia lolos di prodi yang memang disukainya. Kebetulan, di UM Malang prodi tersebut terkenal bagus. Makanya, ia tak terlalu mempermasalahkan status UM yang dianggap kalah mentereng ketimbang UB.

“Nggak mempermasalahkan sih. Malah bangga karena lolos di prodi kesukaan, hasil dari tes bukan yang katanya arisan (SNBP). Jadi ada kepuasan tersendiri,” ujarnya.

Sialnya, Aldo kembali tak merasa cocok dengan prodi tersebut. Ada beberapa hal yang melatarbelakanginya. Pertama, …

Baca halaman selanjutnya…

Mendapatkan kampus yang nyaman buat kuliah, tapi malah terancam DO.

Halaman 1 dari 2
12Next

Terakhir diperbarui pada 20 Maret 2025 oleh

Tags: KampusMahasiswa Jogjamahasiswa malangseleksi mandiriSNBPSNBTub malang
Ahmad Effendi

Ahmad Effendi

Jurnalis Mojok.co asal Yogyakarta. Pernah belajar di S1 Ilmu Sejarah Universitas Negeri Yogyakarta (UNY). Banyak menulis sejarah, sepak bola, isu urban, budaya pop, dan setiap yang menyangkut kepentingan publik. Kerap menepi di konser band metal, festival film, dan mengasuh anabul.

Artikel Terkait

Alasan Gelar Sarjana Tak Lagi Jadi Jaminan Mudah Dapat Kerja MOJOK.CO
Esai

Alasan Gelar Sarjana Tak Lagi Jadi Jaminan Mudah Dapat Kerja

20 April 2026
Mahasiswa UNJ lulus setelah gagal seleksi PTN jalur SNBT
Sekolahan

Penyandang Disabilitas Gagal Diterima PTN Jalur SNBT, Kini Lulus Sarjana Pendidikan di UNJ Berkat “Antar Jemput” Ayah

19 April 2026
Meminta Dosen-Mahasiswa Jalan Kaki ke Kampus ala Eropa: Antara Visi Elit dan Realitas yang Sulit MOJOK.CO
Esai

Meminta Dosen-Mahasiswa Jalan Kaki ke Kampus ala Eropa: Antara Visi Elite dan Realitas yang Sulit

10 April 2026
Mahasiswa Jogja nugas di coffee shop
Sehari-hari

Nugas di Kafe Dianggap Buang-buat Duit, padahal Bikin Mahasiswa Jogja Lebih Tenang dan Produktif

6 April 2026
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Klaten International Cycling Festival (KLIC Fest) 2026 undang pecinta sepeda dari seluruh negeri hingga internasional MOJOK.CO

Klaten International Cycling Festival 2026: Gowes Asyik Sepeda Klasik di Klaten bareng Pencinta Sepeda Mancanegara

28 April 2026
Semifinal Kompetisi Basket Campus League musim perdana Regional Surabaya hujan skor. Universitas Surabaya (Ubaya) jadi raja Jawa Timur MOJOK.CO

Basket Campus League 2026: Jadi Pembuktian Kesolidan Tim Timur dan Label Ubaya sebagai “Raja Basket Jawa Timur”

29 April 2026
Muhammad Rizky Perwira Zain, lulusan termuda S2 UGM kantongi gelar S2 Kesehatan Masyarakat dan S1 Kedokteran sebelum usia 25 tahun

Cerita Lulusan Termuda S2 UGM, Berhasil Kantongi Gelar Sarjana Kedokteran dan Kesmas sebelum Usia 25 Tahun

1 Mei 2026
Latihan Lawan Pria dan Mentalitas Tak Kenal Puas Jadi Resep Rahasia Tim Putri Ubaya Dominasi Campus League 2026 Regional Surabaya.MOJOK.CO

Latihan Lawan Pria dan Mentalitas Tak Kenal Puas Jadi Resep Rahasia Tim Putri Ubaya Dominasi Campus League 2026 Regional Surabaya

30 April 2026
Wali Kota Yogyakarta, Hasto Wardoyo, akan beri pendampingan korban daycare Little Aresha dan akan lakukan sweeping MOJOK.CO

Sweeping Daycare di Kota Yogyakarta, Langkah Emergency yang Harus Dilakukan agar Kasus Serupa Little Aresha Tak Terulang

27 April 2026
Konten “Ke Jogja tapi Nggak Ke Malioboro” Adalah Kabar Baik MOJOK.CO

Konten “Ke Jogja tapi Nggak Ke Malioboro” Adalah Kabar Baik, Membuat Derak Roda Ekonomi Bergerak ke Seluruh Pelosok DIY

26 April 2026

Video Terbaru

Kalis Mardiasih: Parenting di Negara Gagal, Nasib Anak Jadi Taruhan

Kalis Mardiasih: Parenting di Negara Gagal, Nasib Anak Jadi Taruhan

11 April 2026
Keropak Ferrara dan Warisan Islam Jawa yang Tumbuh dari Kedalaman Batin

Keropak Ferrara dan Warisan Islam Jawa yang Tumbuh dari Kedalaman Batin

9 April 2026
Prof. Al Makin: Persia, Islam, dan Warisan Intelektual yang Terancam Konflik

Prof. Al Makin: Persia, Islam, dan Warisan Intelektual yang Terancam Konflik

6 April 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.