Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Liputan Kampus

Demi Kerjaan, Nekat Kuliah S2 di UGM untuk Koreksi Kekeliruan Selama 14 Semester Jadi Mahasiswa UB Malang

Hammam Izzuddin oleh Hammam Izzuddin
16 Juni 2024
A A
kuliah s2 UGM setelah tersesat di UB Malang.MOJOK.CO

Ilustrasi kuliah S2 (Mojok.co)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

Jalan hidup yang membuatnya perlu membereskan kekeliruan di UB Malang dengan kuliah S2 UGM

Di antara banyak kegiatan organisasinya selama jadi mahasiswa UB Malang, ada satu benang merah. Hal itu yakni dunia media.

Ayunda terlibat dalam berbagai kegiatan kepenulisan di organisasi. Ia mendapat tugas sebagai bagian publikasi.

Saat aktif di salah satu organisasi sayap pelajar Muhammadiyah, Ayunda juga banyak terlibat mengurus strategi kampanye media sosial. Hal itu membuatnya menyelami lebih jauh dunia media.

“Terus di 2019 tiba-tiba aku diminta jadi penyiar radio setelah aktif di UB Radio sejak 2018. Akhirnya aku belajar teknik siaran dan berbagai hal terkait itu,” tuturnya.

wisuda.MOJOK.CO
Ilustrasi wisuda (Good Free Photos/Unsplash)

Setelah menamatkan kuliah 14 semester di UB Malang pada 2021 silam, Ayunda juga berkarier di bidang media. Ia bekerja di sebuah perusahaan media monitoring dengan tugas menganalisis isu media.

“Nah pas kerja ini aku baru dimarahin terus. Sampai aku bingung. Atasanku bilang bahasaku kurang perspektif komunikasi gitu,” ungkapnya.

Di momen itulah ia mulai terbesit untuk mengambil kuliah S2 UGM, tepatnya di Magister Ilmu Komunikasi. Keputusan yang menurutnya cukup berat.

Bimbang sebelum kuliah S2 UGM

Kebimbangan Ayunda untuk ambil kuliah S2 UGM didasari beberapa alasan. Pertama, ia merasa sayang sudah lulus S1 Jurusan Matematika lalu ambil S2 Ilmu Komunikasi UGM yang tidak linear.

“Kalau S2 itu awalnya ya aku maunya manajemen keuangan karena aku juga ambil profesi aktuaris,” kata dia.

Selama ini, ia berkutat di dunia ilmu komunikasi hanya berbekal ilmu yang ia pelajari secara otodidak. Namun, tekanan di dunia kerja profesional menyadarkannya bahwa ilmu dari bangku kelas juga penting.

Akhirnya, setelah pertimbangan panjang ia memantapkan diri mengambil kuliah S2 UGM. Namun, ia menolak jika menyebut keputusannya ini karena salah jurusan selama di UB Malang.

“Yang bikin aku nggak menyebutnya sebagai salah jurusan ya karena aku bersyukur aja. Aku bisa menikmati kuliahnya walaupun banyak mengulang,” kelakarnya.

Sehingga, pilihan kuliah S2 UGM ini ia sebut sebagai sebuah cara untuk mengoreksi keilmuannya agar sesuai dengan karier yang ia pilih. Apa yang ia jalani selama S1 bukanlah sebuah kesalahan. Hanya sebuah jalan yang lebih berliku menuju pilihan sesuai minat, bakat, dan pekerjaan.

Penulis: Hammam Izzuddin

Iklan

Editor: Agung Purwandono

BACA JUGA Habis Sarjana Pilih Langsung Kuliah S2 UGM daripada Dianggap Nganggur dan Pelihara Tuyul  

Cek berita dan artikel Mojok lainnya di Google News

Halaman 2 dari 2
Prev12

Terakhir diperbarui pada 17 Juni 2024 oleh

Tags: kuliah s2s2 ugmub malangUniversitas Brawijaya
Hammam Izzuddin

Hammam Izzuddin

Reporter Mojok.co.

Artikel Terkait

Perjalanan Memaafkan: Dendam ke Orang Tua karena Tak Diizinkan Kuliah di UGM, Jadi Luruh karena Bekal “Ndeso” Bikinan Ibu MOJOK.CO
Sehari-hari

Perjalanan Memaafkan: Dendam ke Orang Tua karena Tak Diizinkan Kuliah di UGM, Jadi Luruh karena Bekal “Ndeso” Bikinan Ibu

4 Maret 2026
Ironi kerja di Jerman lewat program Au Pair, nyaris gagal kuliah S2. MOJOK.CO
Sehari-hari

Ironi Kejar Mimpi Kuliah S2 di Jerman: Bisa Kerja sambil Numpang Gratis di Rumah Warga, tapi Diremehkan sampai Diusir Majikan

4 Maret 2026
lulusan s2 pilih slow living agar siap hadapi perang dunia 3. MOJOK.CO
Sosok

Lulusan S2 IT, Rela Tinggalkan Gaji 2 Digit demi Jadi Peternak di Desa agar Siap Hadapi Perang Dunia 3

3 Maret 2026
Penerima beasiswa LPDP serba salah, penerima beasiswa LPDP dalam negeri dan LPDP luar negeri diburu
Edumojok

Penerima LPDP Dalam Negeri Terkena Getah Awardee Luar Negeri yang “Diburu” Seantero Negeri, padahal Tak Ikut Bikin Dosa

25 Februari 2026
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Hilangnya kumpul keluarga saat Lebaran setelah nenek tiada

Lebaran Jadi Momen Menyedihkan usai Nenek Tiada, Keluarga Sudah Nggak Mau Kumpul apalagi “Sungkeman”

5 Maret 2026
lowongan kerja, kerja di kota, lebaran.MOJOK.CO

Mudik Lebaran Jadi Ajang Sepupu Minta Kerjaan, tapi Sadar Tak Semua Orang Layak Ditolong

10 Maret 2026
Ogah mudik apalagi kumpul keluarga saat Lebaran. MOJOK.CO

Kumpul Keluarga Jadi Ajang Menambah “Dosa”: Dengar Saudara Flexing hingga Pura-pura Sukses agar Tidak Dihina Tetangga di Desa

9 Maret 2026
Ini Bukan Perkara Sunni vs Syiah, PKI Belapati dengan Iran karena Senasib sebagai Negeri Anti-imperialisme Amerika MOJOK.CO

Ini Bukan Perkara Sunni vs Syiah, PKI Belapati dengan Iran karena Senasib sebagai Negeri Anti-imperialisme Amerika

11 Maret 2026
Cerita Felix. Kuliah di universitas Australia berkat beasiswa LPDP usai diejek dan ditertawakan. Tolak tawaran kerja dewan demi ajar anak-anak di kampung pedalaman MOJOK.CO

Lulusan Beasiswa Australia Tolak Tawaran Karier Mentereng, Lebih Pilih Jadi Guru Kampung karena Terbayang Masa Lalu

10 Maret 2026
Mendambakan seperti suami Sheila Dara, Vidi Aldiano. Cara hidup dan perginya bikin iri banyak orang MOJOK.CO

Mendambakan Menjadi Seperti Vidi Aldiano, Cara Hidup dan Pergi bikin “Iri” Banyak Orang

9 Maret 2026

Video Terbaru

Dr. Fahruddin Faiz: Sikap Anak Muda Menghadapi Era VUCA

Dr. Fahruddin Faiz: Sikap Anak Muda Menghadapi Era VUCA (Volatility, Uncertainty, Complexity, Ambiguity)

9 Maret 2026
Sunan Geseng: Dari Petani Nira Jadi Wali Utama

Sunan Geseng: Dari Petani Nira Jadi Wali Utama

8 Maret 2026
Merawat Harapan Kopi Robusta Desa Japan: Dari Petik Asalan ke Petik Merah

Merawat Harapan Kopi Robusta Desa Japan: Dari Petik Asalan ke Petik Merah

4 Maret 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.