Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
    • Bidikan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
    • Bidikan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Liputan Kampus

Niat Daftar UTBK Unsoed untuk “Balas Dendam” ke Ayah yang Menelantarkan Sejak Kecil, Malah Bikin Ibu Nangis Gara-Gara UKT Mencekik hingga Terancam Batal Kuliah

Muchamad Aly Reza oleh Muchamad Aly Reza
4 Mei 2024
A A
Daftar UTBK Unsoed untuk Balas Ayah yang Menelantarkan, Malah Bikin Ibu Nangis karena UKT Mencekik MOJOK.CO

Ilustrasi - Daftar UTBK Unsoed untuk balas ayah yang menelantarkan, malah terancam batal kuliah karena UKT mencekik. (Ega Fansuri/Mojok.co)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

Bagi Mutiara (18), UTBK bukan hanya soal peluang kuliah di kampus incaran. Lebih dari itu, UTBK menjadi langkah awal baginya untuk pembuktian diri pada sang ayah yang telah menelantarkannya.

Hanya saja, langkah Mutiara memang tak mulus. Memilih UTBK di Universitas Jenderal Soedriman (Unsoed), Purwokerto kini justru membuatnya bingung. Ia malah khawatir bakal menjadi beban bagi ibunya lantaran ancaman UKT fantastis di Unsoed.

***

Di antara gemuruh calon mahasiswa baru (camaba) yang optimistis menunggu hasil UTBK, Mutiara justru terjebak dalam rasa sesal dan bimbang yang campur aduk. Begitu kira-kira yang saya tangkap dari curhatan-curhatannya di akun X miliknya.

“Gua udah capek-capek belajar biar masuk Unsoed+bisa banggain ortu, malah UKT-nya naik sampai bikin ortu nangis.” Begitu salah satu bunyi curhatan camaba asal Tangerang Selatan (Tangsel) tersebut yang disertai dengan emoticon nangis kejer.

Daftar UTBK Unsoed demi kuliah murah malah dicekik UKT

Mutiara punya alasan kuat kenapa daftar UTBK Unsoed. Ia tak masalah jauh-jauh merantau dari Tangsel ke Purwokerto, meski di Purwokerto pun sebenarnya ia tak memiliki sanak saudara. Alasannya ya apalagi kalau bukan karena peluang bisa kuliah dengan biaya murah.

“Confident banget buat ambil Unsoed karena (awalnya) UKT-nya lebih murah ketimbang kampus-kampus lain. Dengan begitu pasti lebih bisa meringankan orang tua dalam membiayai,” ungkap Mutiara saat Mojok hubungi, Kamis, (2/5/2024) malam WIB.

“Pas mendekati UTBK, ternyata ada kabar UKT Unsoed naik fantastis. Bahkan di prodi yang aku ambil naiknya drastis sampai tiga kali lipat. Jujur shock dan lemes banget,” sambung camaba asal Tangsel itu.

Geram, bingung, dan sedih. Itulah yang Mutiara rasakan. Bagaimana tidak, saat mendaftar UTBK Unsoed, belum ada informasi mengenai kenaikan UKT yang begitu fantastis.

Saat masa pendaftaran UTBK, image Unsoed masih sebagai kampus dengan UKT murah. Maka ketika tiba-tiba keluar kabar UKT naik fantastis, Mutiara merasa terjebak.

Lebih-lebih dalam UTBK kali ini Mutiara hanya menjadikan Unsoed sebagai satu-satunya kampus yang ia tuju. Pilihan pertama dan keduanya adalah Sosiologi dan Agribisnis Unsoed. Ia tidak menambahkan pilihan ketiga.

Ditelantarkan ayah sejak dalam kandungan

Alasan kuat lain kenapa mutiara mengincar kuliah murah di Unsoed adalah karena sejak lahir ibunya berjuang sendirian untuk menafkahinya dan keluarga. Sebab, saat Mutiara ada di dalam kandungan, sang ayah justru minggat entah ke mana.

Mutiara sebenarnya menceritakan penyebab ayahnya minggat dan menelantakannya dengan sang ibu. Tapi atas pertimbangan etis dan kepantasan, Mojok tidak bisa menulisnya secara detil.

“Ibu kerja di luar negeri (TKW). Gajinya buat biayain sekeluarga. Ada kakek, nenek, tante, aku. Belum lagi harus biayai maintenance rumah. Jadi nggak akan mampu bayar UKT selangit di Unsoed,” jelas Mutiara.

Iklan

“Waktu ada informasi soal UKT naik itu aku lemes banget mikirin gimana reaksi ibu,” tutur camaba asal Tangsel tersebut.

Kabar mengenai UKT Unsoed yang naik fantastis pada akhirnya memang ramai di mana-mana dan sampai juga ke telingan ibu Mutiara. Pecahlah tangis dari ibu Mutiara. Entah menangis karena takut anak tak bisa kuliah atau menangis karena terbebani jika seandainya Mutiara lolos UTBK dan benar-benar lanjut kuliah di salah satu kampus ternama di Purwokerto itu.

Lepas Unsoed jika UKT masih nggak manusiawi

Melihat reaksi ibunya yang demikian, Mutiara sendiri tak mau memaksakan diri. Ia bahkan mantap melepas Unsoed jika seandainya masih tak ada kabar baik perihal UKT.

“Kalau keterima aku bakal ambil, ya kalau UKT-nya udah bener-bener normal. Aku nggak bakal ambil kalau UKT-nya masih kayak sekarang,” katanya.

“Kalau batal di Unsoed kayaknya bakal ambil kampus swasta aja. Jadi tergantung kebijakan dari Unsoed, UKT-nya turun atau nggak,” lanjutnya.

Itu artinya, Mutiara harus melepas status “camaba Unsoed 24” seperti yang ia cantumkan di dalam akun X-nya sejak awal pendaftaran UTBK pada Maret 2024 lalu.

Dulu ia menuliskannya dengan penuh optimisme. Kini ia hanya bisa membacanya dengan nanar. Tapi baginya tak masalah. Lebih baik tak kuliah daripada bikin ibunya tercekik dengan UKT Unsoed yang tak manusiawi.

“Kalau dengan UKT yang selangit, kayanya aku lebih baik nggak lulus Unsoed aja deh udah,” seloroh Mutiara.

“Beberapa teman yang daftar UTBK Unsoed juga begitu. Kelar UTBK mau ambil jalur mandiri di PTN lain aja,” terang camaba asal Tangsel itu.

Baca halaman selanjutnya…

Balas dendam karena ditelantarkan ayah

Halaman 1 dari 2
12Next

Terakhir diperbarui pada 4 Mei 2024 oleh

Tags: camaba unsoedfakultas di unsoedjawa tengahjurusan di unsoedkampus di purwokertomaba unsoedpilihan redaksiprodi di unsoedPurwokertotangerang selatantangselukt unsoeduniversitas di purwokertoUnsoedUTBKutbk unsoed
Muchamad Aly Reza

Muchamad Aly Reza

Reporter Mojok.co

Artikel Terkait

Luka perempuan pekerja Surabaya, jadi tulang punggung keluarga gara-gara punya kakak laki-laki tak guna MOJOK.CO
Ragam

Luka Perempuan Pekerja Surabaya: Jadi Tulang Punggung Keluarga, Duit Ludes Dipalak Kakak Laki-laki Nggak Guna

17 Januari 2026
franz kafka, pekerja urban, serangga.MOJOK.CO
Ragam

Kita Semua Cuma Kecoa di Dalam KRL Ibu Kota, yang Bekerja Keras Hingga Lupa dengan Diri Kita Sebenarnya

15 Januari 2026
alfamart 24 jam.MOJOK.CO
Ragam

Alfamart 24 Jam di Jakarta, Saksi Para Pekerja yang Menolak Tidur demi Bertahan Hidup di Ibu Kota

14 Januari 2026
nongkrong di kafe, jakarta selatan.MOJOK.CO
Ragam

Nongkrong Sendirian di Kafe Menjadi “Budaya” Baru Anak Muda Jaksel Untuk Menjaga Kewarasan

14 Januari 2026
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Kos horor di Jogja.MOJOK.CO

5 Tahun Tinggal di Kos-kosan Horor Jogja: Gajiku Lebih “Satanis” dari Tempat Tinggalku

12 Januari 2026
InJourney salurkan bantuan pascabencana Sumatra. MOJOK.CO

Pascabencana Sumatra, InJourney Kirim 44 Relawan untuk Salurkan Bantuan Logistik, Trauma Healing, hingga Peralatan Usaha UMKM

17 Januari 2026
Keluar dari organisasi mahasiswa ekstra kampus (ormek) PMII, dicap pengkhianat tapi lebih sukses MOJOK.CO

Nekat Keluar PMII karena Tak Produktif: Dicap Pengkhianat-Nyaris Dihajar, Tapi Bersyukur Kini “Sukses” dan Tak Jadi Gelandangan Politik

13 Januari 2026
Saya Memutuskan Kuliah di Jogja Bukan Hanya untuk Cari Ilmu, tapi Juga Lari dari Rumah

Saya Memutuskan Kuliah di Jogja Bukan Hanya untuk Cari Ilmu, tapi Juga Lari dari Rumah

12 Januari 2026
Bob Sadoni dan Hidup yang Terlalu Serius untuk Tidak Ditertawakan

Bob Sadoni dan Hidup yang Terlalu Serius untuk Tidak Ditertawakan

13 Januari 2026
Film Semi Jepang Bantu Mahasiswa Culun Lulus dan Kerja di LN (Unsplash)

Berkat Film Semi Jepang, Mahasiswa Culun nan Pemalas Bisa Lulus Kuliah dan Nggak Jadi Beban Keluarga

14 Januari 2026

Video Terbaru

Bob Sadoni dan Hidup yang Terlalu Serius untuk Tidak Ditertawakan

Bob Sadoni dan Hidup yang Terlalu Serius untuk Tidak Ditertawakan

13 Januari 2026
Elang Jawa dan Cerita Panjang Kelestarian yang Dipertaruhkan

Elang Jawa dan Cerita Panjang Kelestarian yang Dipertaruhkan

11 Januari 2026
Serat Centhini: Catatan Panjang tentang Laku dan Pengetahuan

Serat Centhini: Catatan Panjang tentang Laku dan Pengetahuan

8 Januari 2026
Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.