Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Liputan Kuliner

Nasi Padang Versi Jogja “Aneh” di Lidah, Makan Rendang Tanpa Cita Rasa Gurih dan Asin karena Dominasi Kuliner Manis Jawa

Shofiatunnisa Azizah oleh Shofiatunnisa Azizah
16 Maret 2026
A A
Kuliner khas Minang, rendang, di rumah makan Padang di Jogja rasanya berubah jadi kuliner Jawa

Ilustrasi - Kuliner khas Minang, rendang (Mojok.co/Ega Fansuri)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

Minggu lalu, saya mengunjungi dua rumah makan padang di Jogja dalam satu waktu. Hasilnya, hampir sama, tapi berbeda. Namun, rumah makan padang yang kedua nyaris keluar sebagai juara kalau saja rendang sebagai hidangan khas Minang yang disajikan tidak perlu dimodifikasi terlalu mirip seperti kuliner Jawa.

Rendang, kuliner khas Minang yang mendunia

Rendang selalu menjadi menu andalan yang wajib dicicipi saat bertandang ke rumah makan Padang. Ini disebabkan olahan daging sapi ini telah dikenal sebagai kuliner khas Ranah Minang, Sumatra Barat.

Iklan

Melansir dari Indonesia Kaya, rendang berasal dari bahasa Minang yang berarti randang, merujuk pada teknik memasak lambat yang disebut marandang. Kata marandang memiliki arti mengolah dan mengaduk masakan dalam waktu lama dengan api kecil di atas kayu bakar sehingga hasil masakan menjadi kering. 

Meski mudah ditemui dalam kehidupan sehari-hari, kuliner yang diyakini telah dikenal sejak tahun 1550 M ini menduduki hierarki tertinggi di antara kuliner khas Minang lainnya. Ia dijuluki sebagai kepalo samba (induk makanan) dalam tradisi Minang. Rendang biasa dihidangkan bersama gulai, sayur rebung, ikan goreng, dan sayur nangka. 

Tak heran, rendang menjadi salah satu lauk yang tidak ketinggalan harus disertakan dalam sepiring nasi padang. Sebab, kelezatannya telah berhasil menghipnotis meja makan internasional dengan menduduki peringkat pertama World’s 50 Most Delicious Foods versi CNN International. 

Ekspektasi memakan rendang yang kaya rempah

Mengutip dari Rendang: The Treasure of Minangkabau yang dipublikasikan di Journal of Ethnic Foods, Nurmufida dkk. menyebutkan rendang sebagai hidangan tradisional Sumatra Barat dengan banyak rempah, bumbu, dan bahan yang beragam, termasuk daging sapi dan santan.

Rendang dimasak selama 6 sampai 7 jam dengan bumbu dan herba mulai dari bawang putih, bawang bombay, cabai merah, kunyit, jahe, lada, serai, lengkuas, adas bintang, daun jeruk purut, daun salam, daun kunyit, asam, dan asam kandis. 

Maka dari itu, terang saja siapapun yang mencicipi rendang akan mengharapkan cita rasa autentik yang kaya rempah dan perpaduan gurih, pedas, sampai dengan asin di lidahnya. Tak terkecuali, saya.

Sayangnya, saat mencicipi hidangan rendang di salah satu rumah makan Padang di Jogja. Ekspektasi saya dikecewakan. Rasanya didominasi manis.

“Manis,” dan saya langsung meminta dua teman yang duduk di hadapan saat itu untuk mencicipinya. “Manis,” kata mereka bereaksi sama. 

Rasa rendang di Jogja naasnya malah manis

Salah seorang teman yang ikut mencicipi, Maria (22), memperjelas rasa rendang kali itu, “Manis dia.”

Meski Maria sudah terbiasa dengan makanan manis, mengingat dirinya berdarah Jawa, tepatnya Jawa Tengah, Maria mengaku kecewa dengan rasa rendang yang tidak autentik. Tidak juga seperti bayangannya akan rasa kuliner rendang yang sering dinikmatinya.

“Jujur, cukup kecewa karena biasanya pun asin,” kata dia.

Menurut Maria, meskipun di luar Tanah Minang, seperti Jogja yang cenderung lekat dengan makanan manis, rasa kuliner khas Minang ini tidak seharusnya dimodifikasi sedemikian rupa hanya untuk memuaskan palet rasa pembeli. Justru, untuk memperkenalkan kuliner Minang, kepalo samba ini harus mempertahankan orisionalitasnya.

Iklan

“Maksudnya, bumbu kuahnya itu kayak kurang. Ya, meskipun manis juga, tidak seperti rendang yang di pikiran aku dan yang biasa dijual,” tambahnya menerangkan…

Baca halaman selanjutnya…

Rendang di Jogja rasanya jadi kayak kuliner Jawa!

Halaman 1 dari 2
12Next

Terakhir diperbarui pada 17 Maret 2026 oleh

Tags: harga rendangJogjakuliner jawakuliner minangmasakan padangNasi Padangnasi padang asliNasi rendangPadangrendangrumah makan padangrumah makan padang di jogja
Shofiatunnisa Azizah

Shofiatunnisa Azizah

Artikel Terkait

Jupiter Z1 Adalah Motor Yamaha Terbaik Idola Orang Jambi MOJOK.CO
Otomojok

Setelah Melakukan Pengamatan, Saya Menemukan Fakta Bahwa Jupiter Z1 Adalah Motor Yamaha yang Menemukan Habitat Alaminya di Jambi

25 Juni 2026
Untuk Jogja Menjadi Kota Wisata Rendah Emisi Karbon.MOJOK.CO
Eksplor

Untuk Jogja Menjadi Kota Wisata Rendah Emisi Karbon

15 Juni 2026
Gaji 2 juta hasil kerja di Jogja habis buat ngasih makan naga (judi slot) karena ilusi jackpot MOJOK.CO
Urban

Gaji 2 Juta Jogja Selalu Lenyap buat Ngasih Makan Naga: Rela Kelaparan dan Susahkan Ortu-Teman demi Jackpot, Tapi Tak Mau Sadar

14 Juni 2026
Evakuasi anjing terbuang dari tangan para jagal di Jogja MOJOK.CO
Suara Bawah Tanah

Evakuasi Anjing Terbuang dari Operasi Senyap Para Jagal di Jogja, Kebal Intimidasi dan Caci Maki

10 Juni 2026
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Tips Memulai Usaha Coffee Shop yang Tahan Disiksa Negara MOJOK.CO

Tips Memulai Usaha dari Mantan Lulusan CPNS yang Memilih Menyiksa Diri Menjadi Pengusaha Coffee Shop

21 Juni 2026
Dakwah Kok Masuk Roblox! Memangnya Anak Muda Hari Ini Masih Ngumpul di Masjid? MOJOK.CO

Dakwah Kok Masuk Roblox! Memangnya Anak Muda Hari Ini Masih Ngumpul di Masjid?

22 Juni 2026
Gubernur Jawa Tengah (Jateng) pastikan pengurusan dokumen izin untuk nelayan gratis MOJOK.CO

Nelayan Kecil di Jateng Kini Bisa Urus Izin Kapal Gratis, Tinggal Lapor kalau Kena Pungli

22 Juni 2026
Derita memelihara dan menyayangi kucing sepenuh hati di desa. Anabul dianggap hewan goblok MOJOK.CO

Sulitnya Memelihara dan Menyayangi Kucing di Desa: Dianggap Aneh dan Nggak Guna, Anabul Hadapi Hinaan dan Racun Tetangga

24 Juni 2026
Masalah Orang Dewasa: Dana Darurat, Skincare, dan Kecemasan yang Sama-sama Mahal MOJOK.CO

Masalah Orang Dewasa: Dana Darurat, Skincare, dan Kecemasan yang Sama-sama Mahal

24 Juni 2026
Pasang WiFi di rumah desa. Niat untuk kenyamanan dan efisiensi pengeluaran keluarga malah dipalak tetangga MOJOK.CO

Punya WiFi di Rumah Desa Bikin Bocil Tetangga Jadi Kurang Ajar dan Hilang Adab, Saya yang Bayar Tagihan Cuma Dapat Emosinya

25 Juni 2026

Video Terbaru

Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

31 Mei 2026
Smarai, Konten Organik dan Cara Promosi Band tanpa Panik Ngejar Viral

Smarai, Konten Organik dan Cara Promosi Band tanpa Panik Ngejar Viral

21 Mei 2026
Mbah Tejo: Gen Z Mungkin Lembek, tapi Tantangan Hidup Mereka Jauh Lebih Berat

Mbah Tejo: Gen Z Mungkin Lembek, tapi Tantangan Hidup Mereka Jauh Lebih Berat

17 Mei 2026


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.