Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Liputan Kampus

Coba-coba Jadi Joki UTBK: Imbalan Besar buat Foya-foya, Tak Dipenjara tapi Hidup “Tersiksa”

Muchamad Aly Reza oleh Muchamad Aly Reza
8 Mei 2025
A A
Coba-coba jadi joki UTBK-SNBT, bisa hidup foya-foya tapi tersiksa MOJOK.CO

Ilustrasi - Coba-coba jadi joki UTBK-SNBT, bisa hidup foya-foya tapi tersiksa. (Ega Fansuri/Mojok.co)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

UTBK-SNBT 2025 seperti mengulang apa yang pernah terjadi pada 2023. Secara masif para sindikat dan pelaku joki masuk perguruan tinggi tertangkap. Beberapa di antaranya akhirnya dijebloskan ke bui.

Kabar beruntun terbongkarnya praktik joki UTBK-SNBT periode 2025 ini tak pelak membuat Joni (28), bukan nama asli, keringat dingin. Hidupnya makin tak tenang. Dia mengaku menyesal pernah iseng-iseng menjajal praktik tersebut.

Hidup dalam paranoia

Butuh negosiasi panjang nan alot agar Joni sudi berbagi bercerita. Sebab, dalam situasi seperti sekarang, nasibnya jelas menjadi pertaruhan.

Dia meminta reporter Mojok agar tidak membuka identitas secara detail. Selain itu, kesediaannya berbagi cerita adalah sebagai pengingat kepada siapapun di luar sana agar jangan coba-coba nyemplung ke praktik kotor ini. Baik sebagai pengguna jasa maupun jadi eksekutornya.

Setelah peristiwa beberapa tahun sebelumnya, Joni sedianya ingin menjalani hidup normal. Tanpa membawa dosa moral-sosial sekaligus bayang-bayang dibekuk hingga dijebloskan ke bui. Namun, berita-berita yang berseliweran belakangan membuatnya harus hidup dalam paranoia.

Joni memang tidak mengenal salah satu dari para joki UTBK-SNBT yang tertangkap. Tapi dari berita yang beredar, dia tahu belaka sangat mudah bagi kepolisian untuk menelusuri sindikat para joki.

Imbalan menggiurkan jadi joki UTBK-SNBT

Menjalani hari sebagai pekerja dengan gaji 2,8 juta membuat Joni tercenung ketika mendapat tawaran menjadi joki UTBK-SNBT pada 2023 lalu.

Imbalannya sebenarnya tidak terlalu besar: Rp10 juta untuk proses ujian, ditambah Rp25 juta jika lolos. Artinya, jika bisa sampai meloloskan peserta, maka imbalannya di angka Rp35 juta. Angka yang terbilang kecil jika dibanding dengan beberapa joki yang mematok tarif hingga ratusan juta.

“Jurusan yang diincar Teknik Sipil. Padahal kalau teknik, angkanya bisa di atas Rp50 juta,” ujar Joni, Minggu (4/5/2025) melalui sambungan telepon.

Tapi uang Rp35 juta sudah sangat menggiurkan bagi Joni. Sehingga dia pun memikirkannya dengan serius.

“Aku dapat tawaran itu dari teman lama yang punya bimbel. Nggak boleh banyak tanya. Jawab saja mau atau nggak. Kalau mau, nanti akan diatur teknisnya dan pembagian uangnya,” beber Joni. Maka, setelah berpikir lama, dia memutuskan untuk mengambil tawaran itu.

Baca halaman selanjutnya…

Bisa merasakan hidup foya-foya tapi merasa “tersiksa”

Halaman 1 dari 2
12Next

Terakhir diperbarui pada 9 Mei 2025 oleh

Tags: joki utbkSNBTUTBKutbk snbt
Muchamad Aly Reza

Muchamad Aly Reza

Jurnalis Mojok.co asal Rembang, Jawa Tengah. Pernah belajar di S1 Sejarah Peradaban Islam Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Ampel Surabaya. Banyak menulis isu sosial, keislaman dan spiritualitas, pendidikan kritis, dan realitas sehari-hari. Mengisi waktu dengan membaca buku, nonton film, dan traveling.

Artikel Terkait

Jurusan Kebidanan Unair tolong saya dari kekecewaan gagal kuliah di Kedokteran. MOJOK.CO
Edumojok

Tinggalkan Mimpi Jadi Dokter karena Merasa Bodoh dan Miskin, Lulus dari Jurusan Kebidanan Unair Malah Bikin Hidup Lebih Bermakna

6 April 2026
Jurusan Antropologi Unair selamatkan saya usai ditolak UGM. MOJOK.CO
Edumojok

Ditolak UGM Jalur Undangan, Antropologi Unair Selamatkan Saya untuk Tetap Kuliah di Kampus Bergengsi dan Kerja di Bali

6 April 2026
Siswa terpintar 2 kali gagal UTBK SNBT ke Universitas Brawijaya (UB). Terdampar kuliah di UIN malah jadi mahasiswa goblok dan nyaris DO MOJOK.CO
Edumojok

Gelar Siswa Terpintar Tak Berarti buat Kuliah UB, Terdampar di UIN Malah Jadi Mahasiswa Goblok, Nyaris DO dan Lulus Tak Laku Kerja

3 April 2026
Nekat Kuliah di Jurusan Sepi Peminat PTN Top: Menyesal karena Meski Lulus Cumlaude, Ijazah Dianggap “Sampah” di Dunia Kerja MOJOK.CO
Edumojok

Nekat Kuliah di Jurusan Sepi Peminat PTN Top: Menyesal karena Meski Lulus Cumlaude, Ijazah Dianggap “Sampah” di Dunia Kerja

2 April 2026
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Jurusan Antropologi Unair selamatkan saya usai ditolak UGM. MOJOK.CO

Ditolak UGM Jalur Undangan, Antropologi Unair Selamatkan Saya untuk Tetap Kuliah di Kampus Bergengsi dan Kerja di Bali

6 April 2026
Buka Usaha dan Niat Slow Living di Desa Malah Dibikin Muak dengan Etos Kerja Pemudanya, Bersikap Semaunya Atas Nama “Kekeluargaan” MOJOK.CO

Buka Usaha dan Niat Slow Living di Desa Malah Dibikin Muak dengan Etos Kerja Pemudanya, Bersikap Semaunya Atas Nama “Kekeluargaan”

10 April 2026
Bangun rumah bertingkat 2 di desa pelosok Grobogan gara-gara sinetron MOJOK.CO

Bangun Rumah Istana di Grobogan Gara-gara Sinetron, Berujung Menyesal karena Keadaan Aneh dan Merepotkan

10 April 2026
Kuliah soshum di PTN merasa gagal karena tak jadi wong untuk orang tua

Lulusan Soshum Merasa Gagal Jadi “Orang”, Kuliah di PTN Terbaik tapi Belum Bisa Penuhi Ekspektasi Orang Tua

6 April 2026
kuliah, kerja, sukses.MOJOK.CO

Terpaksa Kuliah di Jurusan yang Tak Diinginkan karena Tuntutan Beasiswa, 4 Tahun Penuh Derita tapi Mendapatkan Hikmah Setelah Lulus

7 April 2026
slow living, desa, warga desa.MOJOK.CO

Buka Bisnis di Desa Menggiurkan, Tapi Bukannya Slow Living Malah Dibayangi Sengsara karena Kebiasaan Warga

9 April 2026

Video Terbaru

Keropak Ferrara dan Warisan Islam Jawa yang Tumbuh dari Kedalaman Batin

Keropak Ferrara dan Warisan Islam Jawa yang Tumbuh dari Kedalaman Batin

9 April 2026
Prof. Al Makin: Persia, Islam, dan Warisan Intelektual yang Terancam Konflik

Prof. Al Makin: Persia, Islam, dan Warisan Intelektual yang Terancam Konflik

6 April 2026
Tirto Utomo, Aqua dan Kenapa Kita Tidak Bisa Minum Air Keran?

Tirto Utomo, Aqua dan Kenapa Kita Tidak Bisa Minum Air Keran?

4 April 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.