Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Liputan Kuliner

Semangkuk Soto Sampah untuk Mengusir Dinginnya Malam di Jogja

Agung Purwandono oleh Agung Purwandono
20 Agustus 2023
A A
Semangkuk Soto Sampah yang Mengusir Dinginnya Jogja. MOJOK.CO

Ilustrasi Semangkuk Soto Sampah yang Mengusir Dinginnya Jogja. (Mojok.co)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

Eksis sejak tahun 1967

Soto Sampah sendiri merupakan kuliner legendaris di Jogja. Sudah ada sejak awal 1970-an tepatnya di tahuhn 1967. Saat ini dipegang oleh Juniantoro (43) yang merupakan generasi ketiga.

“Pendiri awal itu kakek saya, Mbah Salim Todinomo. Kemudian ayah dan ibu saya, Ngadimin dan ibu Satinem. Generasi ketiga saya,” kata Juniantoro kepada Mojok.co.

Iklan

Menurut Juni, nama Soto Sampah sebenarnya belum begitu lama dipakai. Dari generasi kakeknya hingga orang tuanya, warung soto mereka tidak ada namanya. Baru di tahun 2009, menggunakan nama Soto Sampah. 

“Itu diberikan sama teman-teman komunitas yang nongkrong atau makan di warung ini,” ujar Juni. Sejak dulu warung sotonya memang buka dari pagi hingga dini hari sehingga sering jadi tempat nongkrong komunitas. Sekarang Soto Sampah buka pukul 07.00 hingga tutup pukul 03.00 WIB. 

Juni mengatakan, nama Soto Sampah kemungkinan muncul karena memang dalam seporsi soto ada banyak kondimen yang disertakan. Dalam satu porsi soto terdapat potongan kubis, mie bihun, tauge, daun bawang, dan bawang goreng. Kuahnya yang bening tapi gurih itu tercipta dari racikan komposisi daun salam, kapulaga, serai, dan beragam rempah lainnya.

Dulu penyajian Soto Sampah tidak menggunakan mangkuk, tapi piring. Sehingga berbagai lauk dan potongan sayur yang ada bercampur dalam kuah soto. Kesannya seperti sampah. Mungkin itu yang menyebabkan orang menyebutnya dengan Soto Sampah.

Sampai sekarang, Soto Sampah masih menyediakan tempat makan dari piring. Ini karena ada pelanggan-pelanggan lama yang menginginkan penyajiannya dengan piring. 

Harga satu porsi Soto Sampah bervariasi, mulai Rp9 ribu hingga Rp16 ribu. Tergantung ukuran dan isian yang dipilih. 

Juni menuturkan, kondisi suhu Jogja yang dingin membuat warungnya memang lebih banyak pengunjung di malam hari. Ia mengaku tidak menghitung berapa porsi dalam sehari ia jual. 

“Alhamdulillah, disyukuri mawon, Mas,” kata Juni menutup obrolan.

Penulis: Agung Purwandono
Editor: Hammam Izzuddin

BACA JUGA Menikmati Uniknya Angkringan Majas yang Rasa dan Harganya di Luar Nalar

Cek berita dan artikel lainnya di Google News

Halaman 2 dari 2
Prev12

Terakhir diperbarui pada 22 Agustus 2023 oleh

Tags: goyang lidahKuliner Jogjakuliner malam di jogjaSotosoto sampah
Agung Purwandono

Agung Purwandono

Jurnalis dengan pengalaman lebih dari dua dekade yang menekuni penulisan feature dan jurnalisme naratif. Punya ketertarikan pada kisah-kisah manusia yang jarang mendapat sorotan.

Artikel Terkait

3 Ciri Nasi Goreng di Jogja yang Biasanya Nggak Enak (Unsplash)
Pojokan

3 Ciri Nasi Goreng di Jogja yang Biasanya Nggak Enak: Cobain, deh, Kalau Kamu Nggak Percaya

22 April 2026
Orang Jogja Syok Merantau ke Jakarta karena Nggak Bisa Sarapan Soto Bening yang Enak Mojok.co
Pojokan

Orang Jogja Syok Nggak Bisa Sarapan Soto Bening yang Enak di Jakarta

16 April 2026
Gudeg, Kuliner Jogja yang Makin Tak Cocok untuk Orang Miskin (Unsplash)
Pojokan

Harga Gudeg Jogja Naik, Berpotensi Menguatkan Sisi Gelap kalau Kuliner Jogja Ini Memang Bukan Makanan Murah Lagi

9 April 2026
5 Kuliner Dekat Stasiun Tugu Jogja yang Sudah Teruji Lidah Warlok, Layak Dicoba Sebelum atau Sesudah Naik Kereta, Mojok.co
Pojokan

5 Kuliner Sekitar Stasiun Tugu Jogja yang Sudah Teruji Lidah Warlok, Layak Dicoba Sebelum atau Sesudah Naik Kereta

27 Maret 2026
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Derita memelihara dan menyayangi kucing sepenuh hati di desa. Anabul dianggap hewan goblok MOJOK.CO

Sulitnya Memelihara dan Menyayangi Kucing di Desa: Dianggap Aneh dan Nggak Guna, Anabul Hadapi Hinaan dan Racun Tetangga

24 Juni 2026
Piala Dunia, Joachim Klement yang Tak Pernah Salah Ramal dan Skenario-Skenario Ajaib.MOJOK.CO

Joachim Klement yang Tak Pernah Salah Ramal dan Skenario-Skenario Ajaib Pildun

25 Juni 2026
Mila lulusan Fapet UGM. MOJOK.CO

Dobrak Keraguan Perempuan Tak Pantas Jadi Peternak, Alumnus Fapet UGM Ini Berhasil Raih Rp700 Juta di Tuban

29 Juni 2026
Jupiter Z1 Adalah Motor Yamaha Terbaik Idola Orang Jambi MOJOK.CO

Setelah Melakukan Pengamatan, Saya Menemukan Fakta Bahwa Jupiter Z1 Adalah Motor Yamaha yang Menemukan Habitat Alaminya di Jambi

25 Juni 2026
Transisi salon dari sistem pencatatan buku kucel ke aplikasi praktis MOJOK.CO

Generasi Baru Aplikasi Salon: Penunjang Salon UMKM dengan Harga Masuk Akal, Sistem Mudah, dan Berkesan bagi Pelanggan

30 Juni 2026
Pasang WiFi di rumah desa. Niat untuk kenyamanan dan efisiensi pengeluaran keluarga malah dipalak tetangga MOJOK.CO

Punya WiFi di Rumah Desa Bikin Bocil Tetangga Jadi Kurang Ajar dan Hilang Adab, Saya yang Bayar Tagihan Cuma Dapat Emosinya

25 Juni 2026

Video Terbaru

Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

6 Juni 2026
Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

31 Mei 2026
Smarai, Konten Organik dan Cara Promosi Band tanpa Panik Ngejar Viral

Smarai, Konten Organik dan Cara Promosi Band tanpa Panik Ngejar Viral

21 Mei 2026


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.