Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Liputan Sekolahan

Curhatan Alumni LPDP yang Merasa “Downgrade” Ketika Balik ke Indonesia, Susah Cari Kerja Hingga Banting Setir demi Bertahan Hidup

Ahmad Effendi oleh Ahmad Effendi
23 Februari 2026
A A
lulusan LPDP, susah cari kerja.MOJOK.CO

Ilustrasi Lulusan LPDP Susah Cari Kerja (Mojok.co/Ega Fansuri)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

Lulusan LPDP banting setir demi bertahan hidup

Jika Ade terjebak menganggur karena ditolak HRD, cerita berbeda dialami oleh Fuji (juga bukan nama sebenarnya). Fuji adalah pemegang gelar Master Psikologi Klinis dari sebuah universitas top di Eropa. 

Ilmunya sangat spesifik dan sangat dibutuhkan untuk masa depan kesehatan mental di Indonesia, tetapi nyatanya ia tetap susah cari kerja yang relevan dengan bidangnya.

Fuji kesulitan mencari rumah sakit atau institusi kesehatan yang bisa memberinya ruang praktik dengan sistem dan apresiasi gaji yang layak. Proses birokrasi dan ekosistem kesehatan lokal belum sepenuhnya siap menyerap spesialisasi Fuji.

“Biasanya terhalang persyaratan. Paling berat ya di pengalaman kerja paling nggak 4 tahun di kesehatan mental. Nah itu kan susah,” katanya, Sabtu (21/2/2026).

“Saya udah email dan nge-message banyak orang di LinkedIn dan email, cuma sedikit banget yang bales, atau balesnya nggak ada guna.”

Karena kebutuhan hidup harus dipenuhi dan “janji mengabdi” kepada negara harus ditepati, ia pun memutar otak. Bermodal kemampuan bahasa Inggrisnya yang lancar karena bertahun-tahun hidup di Eropa, Fuji banting setir. 

Kini, keseharian ahli psikologi klinis itu diisi dengan menjadi tutor bahasa Inggris paruh waktu. Alih-alih membedah teori perilaku manusia, kata dia dengan nada guyon, ia kini lebih sering mengajari anak SMA membedakan Present Tense dan Past Tense.

Namun, Fuji tidak sendirian. Fenomena ini oleh para ahli ketenagakerjaan sering disebut sebagai educational mismatch atau ketidakcocokan antara pendidikan dan pekerjaan lapangan. Laporan dari Organisasi Perburuhan Internasional (ILO) menunjukkan tingginya angka pekerja Indonesia yang terpaksa bekerja di luar jurusan kuliahnya. 

Bagi Fuji dan sesama lulusan LPDP lainnya, menjadi guru les bahasa Inggris bukanlah sebuah kegagalan. Ini murni insting bertahan hidup dari seorang lulusan LPDP saat industrinya belum siap.

Negara harus segera menjawab permasalahan para lulusan LPDP ini

Pada akhirnya, fenomena “downgrade” atau turun kasta karir hingga susah cari kerja yang dialami Ade dan Fuji bukanlah sekadar urusan kurang beruntung. Ini adalah masalah sistem dan ekosistem. 

Niat negara menyekolahkan anak bangsanya hingga ke ujung dunia tentu sudah terbukti sukses melahirkan orang-orang pintar. Sayangnya, orang-orang pintar ini kadang harus beroperasi di pabrik yang masih memakai onderdil lama.

Realita ketidakcocokan ini disadari dan mulai dibenahi oleh pemerintah. Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek), Brian Yuliarto, dalam berbagai kesempatan gencar mendorong kolaborasi riset antara kampus dan industri.

Pemerintah sadar betul bahwa mencetak sarjana cerdas saja tidak cukup jika tidak disiapkan ladang pekerjaannya di dalam negeri. Agenda ini menjadi sinyal bahwa negara paham wadahnya belum sempurna, dan kini sedang bergegas menyiapkannya agar keahlian para lulusan LPDP tidak terbuang percuma.

Penulis: Ahmad Effendi

Iklan

Editor: Muchamad Aly Reza

BACA JUGA: Mekanisme dalam Beasiswa LPDP (Masih) Silang Sengkarut: Awardee Cemas Jadi WNI, Negara Punya PR yang Harus Diberesi atau liputan Mojok lainnya di rubrik Liputan

Halaman 2 dari 2
Prev12

Terakhir diperbarui pada 24 Februari 2026 oleh

Tags: LPDPlulusan LPDPlulusan s2lulusan s2 susah cari kerjaoverqualifiedpengangguran terdidik di Indonesiapilihan redaksiRealitas lulusan LPDPreverse culture shocks2 luar negerisusah cari kerja
Ahmad Effendi

Ahmad Effendi

Jurnalis Mojok.co asal Yogyakarta. Pernah belajar di S1 Ilmu Sejarah Universitas Negeri Yogyakarta (UNY). Banyak menulis sejarah, sepak bola, isu urban, budaya pop, dan setiap yang menyangkut kepentingan publik. Kerap menepi di konser band metal, festival film, dan mengasuh anabul.

Artikel Terkait

Essay Contes Beswan Djarum: menulis esai memberi soft skills yang menunjang karier profesional MOJOK.CO
Eksplor

Menulis Esai Jadi Bekal Karier Anak Muda, Beri Ragam Soft Skills Vital yang Dicari Dunia Kerja Profesional

3 Juli 2026
Latihan ala penjaga warung madura dalam mengoperasikan toko kelontong 24 jam non-stop. Lebih teruji dari Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) MOJOK.CO
Sehari-hari

Latihan Ala Penjaga Warung Madura Operasikan Toko 24 Jam: Memang Tak Seperti Latsarmil Koperasi Desa tapi Teruji

3 Juli 2026
kebayoran baru, jakarta selatan, jakarta.MOJOK.CO
Urban

Punya Kos Murah di Kebayoran Baru adalah Kemewahan, Biar Berisik tapi Setidaknya Menyelesaikan 3 Masalah Besar Perantau di Jakarta

3 Juli 2026
Saya Pengurus KDMP: Koperasi Desa Lebih Butuh Literasi daripada Militerisasi MOJOK.CO
Esai

Saya Pengurus KDMP: Koperasi Desa Lebih Butuh Literasi daripada Militerisasi

3 Juli 2026
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Coach Jacksen F. Tiago: Pendekatan Psikologis di Sepak Bola Remaja Putri Harus Didahulukan Ketimbang Fisik dan Taktik.MOJOK.CO

Coach Jacksen F. Tiago: Pendekatan Psikologis Pemain Muda Putri Harus Didahulukan Ketimbang Fisik dan Taktik

28 Juni 2026
Liburan bareng keluarga di Candi Prambanan, Yogyakarta. MOJOK.CO

Liburan Sekolah Bareng Keluarga di Candi Prambanan Terasa Beda Sekaligus Lega, Banyak Kegiatan Menarik yang Nggak Bikin Dompet Boncos

1 Juli 2026
Sabrina, Anak Penjual Es Krim di Pati yang Rengkuh Gelar MVP MLSC All Stars dan Tembus Skuad Elite ke Singapura, MLSC.MOJOK.CO

Menemukan “La Pausa” Cilik di Supersoccer Arena Kudus

2 Juli 2026
Yamaha Aerox Alpha 2025, Matik Terbaik untuk Anak Muda dan Jawaban Terbaik dari Yamaha yang Menolak Tunduk pada Stigma Jamet yang Salah Alamat

Yamaha Aerox Alpha 2025, Matik Terbaik untuk Anak Muda dan Jawaban Terbaik dari Yamaha yang Menolak Tunduk pada Stigma Jamet yang Salah Alamat

29 Juni 2026
Kepala BPS Kota Yogyakarta, Joko Prayitno, sebut inflasi di Kota Jogja pada Juni 2026 disebabkan kenaikan harga BBM non-subsidi MOJOK.CO

Transportasi Jadi Penyumbang Inflasi di Kota Jogja: Kenaikan Harga BBM Nonsubsidi Jadi Penyebab Utama dan Wanti-wanti Naiknya Biaya Pendidikan

2 Juli 2026
FGD “Di Balik Ruang Redaksi: Medianomics, Kuasa Kepemilikan, dan Masa Depan Jurnalisme” inisiasi Telkom University Purwokerto. Membincangkan masa depan industri media jurnalisme di era AI dan kuasa kepemilikan MOJOK.CO

Diskusi Soal Industri Media dan Masa Depan Jurnalisme: Beranjak dari Keresahan Lama ke Menjawab Tantangan Baru

1 Juli 2026

Video Terbaru

Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

6 Juni 2026
Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

31 Mei 2026
Smarai, Konten Organik dan Cara Promosi Band tanpa Panik Ngejar Viral

Smarai, Konten Organik dan Cara Promosi Band tanpa Panik Ngejar Viral

21 Mei 2026


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.