Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Liputan Kampus

Curhat Mahasiswa Jurusan Manajemen Sulit Cari Kerja di Surabaya, Sekalinya Dapat Tawaran, Gaji di Bawah UMR

Rizky Prasetya oleh Rizky Prasetya
15 April 2024
A A
Lulusan UII Bertahan di Pekerjaan Penuh Tekanan karena Gaji Besar di Jogja MOJOK.CO jurusan manajemen

Ilustrasi Lulusan UII Bertahan di Pekerjaan Penuh Tekanan karena Gaji Besar di Jogja. (Mojok.co)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

Prospek kerja jurusan Manajemen bagus, tapi…

Sebenarnya, prospek kerja lulusan Manajemen menjanjikan. Masih dilansir dari Glints, ada 25 pekerjaan yang bisa diambil oleh jurusan Manajemen. Untuk level staff dan junior, gajinya berkisar di 3.5 juta hingga 4 juta. Makin tinggi jabatannya, makin lama pekerjaannya, gajinya makin naik. Accounting Manager contohnya, gajinya di kisaran 9 juta.

Jurusan Manajemen, jurusan Radera bekerja memang fleksibel. Bisa di mana saja, peluangnya begitu besar. Tapi yang dia alami berbeda dengan prediksi di atas kertas. Hingga kini, dia masih belum berlabuh ke perusahaan mana pun, padahal tanggal wisuda sudah makin dekat.

Fresh graduate kerap diliputi ketakutan jadi pengangguran, dan ini bukan ketakutan yang abal-abal. Dilansir dari Tempo, menurut Menteri Tenaga Kerja, Ida Fauziyah, 12 persen pengangguran diisi oleh lulusan sarjana dan diploma. Faktornya sebenarnya banyak. Pertama, keterampilan yang dipunya tidak sesuai pasar. Kedua, ekspektasi yang tinggi. Yang terakhir, lapangan kerja yang tidak banyak.

Radera pun punya ketakutan yang sama. Dia takut setelah wisuda, tetap jadi pengangguran. Terlebih di tahu fakta bahwa lapangan kerja memang terbatas.

Tetap menyisir situs lowongan pekerjaan

Tidak ada yang Radera bisa lakukan kecuali tetap sabar menyisir lowongan kerja yang bisa dia ambil sebagai mahasiswa jurusan Manajemen. Sekalipun katanya Manajemen bisa di mana saja, tetaplah itu belum dia rasakan. Pelan-pelan, dia menyisir JobStreet, apply di Kalibrr, atau melihat-lihat tempat lain, siapa tahu ada cahaya berpendar.

Berdasarkan riset Kemendikbud, rata-rata waktu sarjana pengangguran adalah 4 bulan. Sekitar 120 hari setelah mereka lulus, barulah mereka mendapat pekerjaan. Waktu yang singkat untuk dilihat, tapi tidak saat dijalani.

Radera mungkin mengalaminya, mungkin tidak. Tapi yang jelas, yang bisa dilakukan sekarang adalah tetap mencari pekerjaan, yang sesuai dengan apa yang dia inginkan. 

Reporter: Rizky Prasetya
Editor: Agung Purwandono

BACA JUGA Penyesalan Mahasiswa yang Gagal Masuk UNAIR lalu (Terpaksa) Kuliah di UNESA: Kantin Kampus Mirip Kantin Pabrik, Mau Parkir Saja Sulit!

Ikuti berita dan artikel Mojok lainnya di Google News.

Halaman 2 dari 2
Prev12

Terakhir diperbarui pada 19 April 2024 oleh

Tags: cari kerjagaji umrjurusan manajemenlowongan kerjaMahasiswaSurabayaumr surabaya
Rizky Prasetya

Rizky Prasetya

Redaktur Mojok. Hobi main game dan suka nulis otomotif.

Artikel Terkait

Sarjana (lulusan S1) susah cari kerja. Sekali kerja di Sidoarjo dapat gaji kecil bahkan dapat THR cuma Rp50 ribu MOJOK.CO
Urban

Ironi Sarjana Kerja 15 Jam Perhari Selama 3 Tahun: Gaji Kerdil dan THR Cuma 50 Ribu, Tak Cukup buat Senangkan Ibu

17 Maret 2026
Naik Travel dari Jogja ke Surabaya Penuh Derita, Nyawa Terancam (Unsplash)
Pojokan

Naik Travel dari Jogja ke Surabaya, Niatnya Ingin Tenang Berakhir Penuh Derita dan Nyawa Terancam

13 Maret 2026
Pemuda Kediri Nekat kerja di luar negeri (Selandia Baru) sebagai Tukang Cukur. MOJOK.CO
Urban

Pemuda Kediri Nekat ke Selandia Baru sebagai Tukang Cukur usai Putus Cinta dan Ditolak Ratusan Lamaran Kerja

10 Maret 2026
Sarjana Ekonomi pilih berjualan ayam penyet
Edumojok

Sarjana Ekonomi Pilih Berjualan Ayam Penyet, Sempat Diremehkan Banyak Orang, tetapi Bisa Untung 3x Lipat UMR dan Kalahkan Gaji Pekerja Kantoran

9 Maret 2026
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Selalu royal ke teman saat butuh bantuan karena kesusahan. Giliran diri sendiri hidup susah eh diacuhkan pertemanan MOJOK.CO

Kapok Terlalu Royal ke Teman: Teman Datang karena Ada Butuhnya, Giliran Diri Sendiri Kesusahan Eh Diacuhkan meski Mengiba-iba

17 Maret 2026
Honda Scoopy, Motornya Orang FOMO yang Nggak Sadar kalau Motor Ini Pasaran dan Sudah Nggak Istimewa Mojok.co

Honda Scoopy, Motornya Orang FOMO yang Nggak Sadar kalau Motor Ini Terlalu Pasaran dan Sudah Nggak Istimewa

19 Maret 2026
Evakuasi WNI saat terjadi konflik luar negeri MOJOK.CO

Saat Terjadi Konflik di Luar Negeri, Evakuasi WNI Tak Sesederhana Asal Pulang ke Negara Asal

16 Maret 2026
Burger Aldi Taher Juicy Lucy Mahalini Rizky Febian DUAR CUAN! MOJOK.CO

Memahami Bagaimana Aldi Taher dan Jualan Burgernya yang Cuan Mampus dan Berhasil Menampar Ilmu Marketing Ndakik-Ndakik

17 Maret 2026
Makna Pulang yang Saya Temukan Setelah Mudik Motoran dengan NMAX Tangerang–Magelang MOJOK.CO

Makna Pulang yang Saya Temukan Setelah Mudik Motoran dengan NMAX Tangerang–Magelang

20 Maret 2026
Mudik Lebaran mepet dari Jogja dengan kereta demi kumpul keluarga

Mahasiswa UGM Rela Kejar Mudik di Hari Lebaran demi Kumpul Keluarga, Lewatkan “War” Tiket karena Jadwal Kuliah

19 Maret 2026

Video Terbaru

Dr. Fahruddin Faiz: Sikap Anak Muda Menghadapi Era VUCA

Dr. Fahruddin Faiz: Sikap Anak Muda Menghadapi Era VUCA (Volatility, Uncertainty, Complexity, Ambiguity)

9 Maret 2026
Sunan Geseng: Dari Petani Nira Jadi Wali Utama

Sunan Geseng: Dari Petani Nira Jadi Wali Utama

8 Maret 2026
Merawat Harapan Kopi Robusta Desa Japan: Dari Petik Asalan ke Petik Merah

Merawat Harapan Kopi Robusta Desa Japan: Dari Petik Asalan ke Petik Merah

4 Maret 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.