Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Liputan Catatan

Beratnya Hidup Mahasiswa Kelaparan, Bertahan di Kos Murah Sudut Gang Sempit Sekitar UGM dan Kampus Jogja Lain

Hammam Izzuddin oleh Hammam Izzuddin
13 Januari 2024
A A
mahasiswa kelaparan di sekitar kos murah UGM.MOJOK.CO

Ilustrasi kelaparan (Mojok.co)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

Dari UGM hingga berbagai kampus di Jogja bagian selatan, di sudut-sudut gang sempit, banyak mahasiswa yang bertahan di kos murah dengan kondisi kelaparan. Saat bertemu dengan mereka, tampak wajah yang lemas dengan bibir mengering.

Sebelum bercerita jauh ke perjumpaan dengan mereka di sudut gang sempit, pada Desember 2023 lalu ramai pemberitaan tentang mahasiswa dari Papua Barat di Jogja yang beasiswanya terputus. Sekitar tiga bulan, mereka bertahan hari demi hari sambil menahan lapar.

Iklan

Sekjen Ikatan Pelajar Mahasiswa Papua (Imapa) DIY, Irto Mamoribo mengatakan bahwa mereka tiba di Jogja sejak September. Janji mendapat beasiswa ternyata tidak benar-benar terealisasi. Mahasiswa berjumlah sekitar 28 orang itu hanya diberangkatkan lalu telantar.

“Dinas menawarkan ke adik-adik mahasiswa bahwasanya ini adalah program KIP, itu yang pertama, kemudian program kontrak kerja sama, terus kemudian program wakil bupati,” jelasnya melansir Detik.

Selain mereka yang punya jejaring komunitas kuat, beberapa bulan sebelumnya, di sudut gang sempit sekitar UGM hingga Jogja bagian selatan saya berjumpa dengan mahasiswa kelaparan yang bertahan di tengah kesendirian.

Perjumpaan saya dengan mahasiswa kelaparan itu terjadi berkat lelaki bernama Evan (26). Sudah berbulan-bulan, ia menginisiasi gerakan berbagi nasi untuk mereka yang membutuhkan. Saat itu, Evan mengantarkan langsung dari kos ke kos.

Kami membuat janji di Jalan Kaliurang KM 5, tak jauh dari UGM, pada Selasa (14/2/2023) silam. Sore itu, hujan turun agak deras. Namun, cuaca tidak jadi penghalang bagi Evan untuk menunaikan janji bagi para mahasiswa yang kelaparan.

Mahasiswa kelaparan di kos utara UGM

Setelah berbincang singkat, kami lalu berboncengan menuju beberapa titik kos, saya mengendarai motor dan Evan membonceng sambil menunjukkan arah. Destinasi pertama kami di Gang Pandega Marta, Jalan Kaliurang, bagian utara UGM.

Kami pun tiba di titik sesuai kiriman mahasiswa itu. Evan turun dari motor lalu sibuk dengan ponselnya Samsung Galaxy A5 keluaran 2016 miliknya. Berusaha menghubungi calon penerima nasi. Hampir sekitar lima menit, ia masih tampak kebingungan.

“Begini kadang tantangannya. Padahal saya minta mereka standby WhatsApp dan mengirim lokasi yang pas,” ujarnya sambil menggaruk kepala.

Tak berselang lama, kami menemukan titik kos calon penerima nasi itu. Di depan sebuah bangunan kos dua lantai, seorang anak muda berkaos oblong duduk menunggu. Ia lalu beranjak menghampiri kami. Tampak, bibirnya pucat keputihan. Setelah berbincang singkat, Evan memberikan dua bungkus nasi kepadanya.

Selain nasi, saking terbatasnya uang yang mahasiswa itu miliki, ia meminta minum. Evan yang tidak membawa air mineral lantas mengeluarkan uang Rp10 ribu dan memberikannya.

mahasiswa kelaparan di kos murah sekitar UGM.JOGJa
Evan saat mencari alamat mahasiswa kelaparan (Hammam Izzuddin/Mojok.co)

Meski tidak paling banyak, kawasan sekitar UGM jadi titik Evan berulang kali mengantarkan nasi untuk mahasiswa kelaparan. Bukan hanya mahasiswa, ada perjumpaan dengan para pekerja serabutan yang kerap ia jumpai membutuhkan pertolongan.

Baca halaman selanjutnya…

Iklan

Mahasiswi tingkat akhir yang kelaparan seorang diri di rumah kontrakan

Halaman 1 dari 2
12Next

Terakhir diperbarui pada 15 Januari 2024 oleh

Tags: kos murahMahasiswa Jogjamahasiswa kelaparanUGM
Hammam Izzuddin

Hammam Izzuddin

Reporter Mojok.co.

Artikel Terkait

donasi ekonomi.MOJOK.CO
Urban

“Rakyat Bantu Rakyat” Menguat, tapi Jangan Jadi Alasan Pemerintah Lepas Tangan dan Abai Pada Nasib Masyarakat

14 Juli 2026
kuis rempah rempah
Kabar

Merawat Muruah Rempah Nusantara lewat Riset Genetika

2 Juli 2026
Mila lulusan Fapet UGM. MOJOK.CO
Sekolahan

Dobrak Keraguan Perempuan Tak Pantas Jadi Peternak, Alumnus Fapet UGM Ini Berhasil Raih Rp700 Juta di Tuban

29 Juni 2026
Menurut Pakar UGM, Pelatihan Dasar Militer (Latsarmil) calon manajer Koperasi Desa Merah Putih (Kopdes Merah putih/KDMP) harus dievaluasi MOJOK.CO
Kabar

Pelatihan Militer ke Manajer Kopdes Merah Putih Perlu Didesain Ulang, Harus Lebih Relevan dengan Tata Kelola Koperasi agar Tak Ada Korban Lagi

29 Juni 2026
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Ketika Menstruasi, Perempuan Harus Memilih Membeli Pembalut atau Makan MOJOK.CO

Ketika Menstruasi, Perempuan Harus Memilih Membeli Pembalut atau Makan

19 Juli 2026
KOMSAH: Sejahterakan petani di Klaten. MOJOK.CO

Tinggalkan Profesi Dokter untuk Jadi Penasihat Kelompok Tani, Optimalkan Anugerah Tanah Klaten yang Subur

20 Juli 2026
Anak miskin di Yogyakarta masuk Sekolah Rakyat. MOJOK.CO

Saat Kemiskinan Memaksa Anak Lebih Dewasa sebelum Waktunya, Sekolah Rakyat Jadi Pilihan Satu-satunya

20 Juli 2026
Cerita alumnus Unika, side hustle untuk temukan kebermaknaan. MOJOK.CO

Kisah Alumnus Unika Pilih Side Hustle dengan Mengubah Sampah Plastik Jadi Kerajinan agar Waras dari Kerjaan Freelance

15 Juli 2026
Pengalaman buruk investasi saham habis 50 juta cuma untung 27 ribu MOJOK.CO

Pengalaman menyedihkan investasi saham habis 50 juta cuma untung 27 ribu per bulan bikin saya kapok dan memutuskan pindah ke deposito demi ketenangan hidup

16 Juli 2026
donasi ekonomi.MOJOK.CO

“Rakyat Bantu Rakyat” Menguat, tapi Jangan Jadi Alasan Pemerintah Lepas Tangan dan Abai Pada Nasib Masyarakat

14 Juli 2026

Video Terbaru

Di Balik Panggung "Sebat Dulu Live on Stage": Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

Di Balik Panggung “Sebat Dulu Live on Stage”: Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

23 Juni 2026
Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

6 Juni 2026
Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

31 Mei 2026


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.