Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Kotak Suara

Surya Paloh Bicara Soal Pemilu 2024: Singgung Jatah Anies hingga Bandar Pilpres

Ahmad Effendi oleh Ahmad Effendi
14 November 2022
A A
surya paloh mojok.co

Ilustrasi Surya Paloh (Mojok.co)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Hubungan antara Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh dengan Presiden Jokowi dinilai sudah renggang. Ini lantaran manuver NasDem mendeklarasikan Anies Baswedan sebagai calon presiden yang berseberangan dengan visi koalisi pemerintahan Jokowi.

Kendati demikian, Surya Paloh mengaku bahwa pihaknya sebenarnya masih ingin berada di koalisi pemerintahan Presiden Jokowi. Namun, menurutnya, semua keputusan soal koalisi ini tetap berada di tangan presiden.

“NasDem ingin tekankan ini: dia [Partai Nasdem] ingin tetap jadi seorang sahabat sejati dalam suka duka seorang Presiden Jokowi,” ujar Paloh, dalam pidatonya di Puncak Perayaan HUT ke-11 Partai Nasdem pekan lalu, dikutip Senin (14/11/2022).

“Sekarang terserah. Bola ini ada di tangan Presiden Jokowi,” sambungnya.

Paloh juga menegaskan, bahwa selama ini posisi NasDem sudah sangat jelas bersama dengan pemerintahan Jokowi. Akan tetapi, hal itu akan berbeda jika Jokowi yang ingin berpisah dari NasDem.

Ia pun mengaku, “perpisahan” dengan koalisi pemerintah jelas bukan merupakan keinginan NasDem. Ia menilai perpecahan itu diinginkan oleh pihak-pihak yang tidak ingin hadirnya stabilitas nasional untuk melanjutkan pembangunan.

“Jadi kalau ada yang coba usik, meng-frame bahwa ‘Jokowi emoh pada NasDem’, pasti menurut saya upaya-upaya yang dilakukan secara sistemik dan sengaja untuk merusak hubungan yang sudah terjaga sedemikian rupa,” ujarnya.

Lantas, hal-hal apa saja yang disinggung Surya Paloh selama gelaran Puncak Acara HUT ke-11 Partai NasDem, Jumat (11/11/2022) lalu. Berikut Mojok telah merangkumnya.

#1 Jika 2024 gagal, dia siap meninggalkan Nasdem

Surya Paloh mengatakan siap keluar dari Partai NasDem seandainya pencapaian partainya pada Pemilu 2024 nanti gagal total.

Ia mengakui, bahwa dirinya akan mengoptimalkan kepemimpinan di NasDem untuk membawa partainya berhasil mencapai satu lompatan yang lebih jauh di Pemilu 2024. Namun, jika hasilnya tetap mengecewakan, Paloh menilai dirinya harus keluar.

“Saya katakan, jika tidak ada tambahan kursi [di Pemilu 2024], artinya nakhodanya harus ‘out’,” tegasnya.

“Tolong dicatat. Jangankan menurun atau tidak lolos parliamentary threshold, tidak ada tambahan angka kursi parlemen satu pun itu artinya nakhoda yang berbicara ini sudah tak layak lagi memimpin NasDem,” sambung Paloh.

Sebelumnya, beberapa lembaga survei seperti Saiful Mujani Research & Consulting (SMRC) dan LSI Denny JA mengeluarkan hasil survei serupa: elektabilitas Partai NasDem amat rendah. SMRC mengemukakan bahwa elektabilitas NasDem hanya di angka 5,4 persen, urutan tujuh dari seluruh partai kontestan pemilu. Sementara menurut LSI Denny JA, elektabilitas NasDem 3,9 persen alias tidak lolos parlemen.

#2 Singgung “Jatah Anies”

Surya Paloh juga mengaku tengah menunggu Presiden Jokowi mengatakan bahwa Pilpres 2024 nanti adalah jatah mantan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. Pernyataan ini ia sampaikan sebagai respons dari pernyataan Jokowi sebelumnya, yang menyebut Pilpres 2024 jatahnya Prabowo Subianto.

Iklan

“Kali ini [ucapan ‘jatah Pilpres’] diberikan kepada Pak Prabowo, tapi kan bisa saja besok bukan Pak Prabowo [yang menerima ucapan],” ujar Paloh.

“Ada Airlangga yang juga capres, mungkin juga Erick Thohir, atau Pak Ganjar. Kita tunggu-tunggu kapan dikasih [ucapan] ke Bung Anies,” sambungnya.

Paloh juga menilai, pernyataan Jokowi yang menyebut Pilpres 2024 jatah Prabowo sekadar diplomasi tingkat tinggi yang ingin membesarkan hati Prabowo. Ia memandang tidak ada yang salah dari langkah Jokowi memberikan motivasi itu.

“Itu posisi kepala negara. Dengan catatan yang perlu kita ketahui, Indonesia hari ini dengan pengamatan saya sebagai Ketua Umum NasDem, inflasi politisi tapi defisit negarawan. Itu yang perlu kalian tahu,” tuturnya.

#3 Bandar Pilpres

Di akhir acara, kepada para wartawan Surya Paloh juga menyinggung terkait “Bandar Pilpres”. Hal ini merespons pernyataan Fahri Hamzah sebelumnya yang menyebut koalisi NasDem, Demokrat dan PKS batal deklarasi karena ada bandar yang belum sepakat. Paloh pun menyinggung penangkapan mantan Kadiv Propam Polri Ferdy Sambo saat merespons isu itu.

“Saya sudah katakan bandar apa itu? Yang jelas Sambo memang sudah ditangkap,” ucap Paloh, diiringi gelak tawa.

Sebelumnya, Fahri menyebut semua orang tahu jika deklarasi koalisi pro-Anies batal karena bandar belum sepakat. Fahri juga menyinggung angka 20 persen yang belum terkumpul.

“Deklarasi tanggal 10 November sudah gagal, gara-gara bandar belum sepakat. Sudahlah, kita kan sudah tahu semua kan, bandar belum sepakat, duit belum terkumpul, 20 persen belum terkumpul, ya gagal,” ujar Fahri, dikutip Detik.

Penulis: Ahmad Effendi
Editor: Purnawan Setyo Adi

BACA JUGA Perlu Kamu Tahu,Ini 5 Fakta Representasi Perempuan di Parlemen

Terakhir diperbarui pada 5 Desember 2022 oleh

Tags: koalisi pemilu 2024nasdemPemilu 2024Surya Paloh
Ahmad Effendi

Ahmad Effendi

Jurnalis Mojok.co asal Yogyakarta. Pernah belajar di S1 Ilmu Sejarah Universitas Negeri Yogyakarta (UNY). Banyak menulis sejarah, sepak bola, isu urban, budaya pop, dan setiap yang menyangkut kepentingan publik. Kerap menepi di konser band metal, festival film, dan mengasuh anabul.

Artikel Terkait

Rasanya Satu Kelompok KKN dengan Anak Caleg, KKN Undip.MOJOK.CO
Kampus

Rasanya Satu Kelompok KKN dengan Anak Caleg, Semua Urusan Jadi Mudah Meski Suasana Bikin Tak Betah

14 Juli 2024
Komeng: Olok-Olok Rakyat Biasa untuk Menertawakan Politik MOJOK.CO
Esai

Komeng Adalah Bentuk Olok-Olok Paling Menohok yang Mewakili Lapisan Masyarakat Biasa untuk Menertawakan Politik

19 Februari 2024
bayi prabowo gibran di sumatera selatan.MOJOK.CO
Ragam

Kisah Bidan yang Membantu Persalinan Bayi Bernama Prabowo Gibran di Sumatera Selatan

16 Februari 2024
Menyaksikan Coblosan di Wotawati, Kampung Warisan Majapahit yang Mataharinya Tenggelam Pukul 15.00 MOJOK.CO
Kabar

Menyaksikan Coblosan di Wotawati, Kampung Warisan Majapahit yang Mataharinya Tenggelam Pukul Tiga Sore

14 Februari 2024
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Adegan horor tiap awal bulan di kehidupan dewasa. Gajian ludes seketika karena kebutuhan MOJOK.CO

Awal Bulan di Kehidupan Dewasa Itu Horor: Setelah Gajian Gaji Langsung Ludes di Kalkulator

2 Juni 2026
Instruksi Belajar Bahasa Prancis: Taktik Genius Mengenal Perjuangan Rakyat Prancis MOJOK,CO

Instruksi Belajar Bahasa Prancis: Taktik Genius untuk Mengenal Perlawanan Rakyat Prancis

1 Juni 2026
Kenapa Hidup di Jogja Membuat Saya Terlalu Santai Menghadapi Tagihan yang Seharusnya Bikin Panik MOJOK.CO

Kenapa Hidup di Jogja Membuat Saya Terlalu Santai Menghadapi Tagihan yang Seharusnya Bikin Panik

3 Juni 2026
Fun Football, Cara Pria Dewasa untuk Tetap Waras dan Punya Alasan untuk Hidup Lebih Lama

Fun Football, Cara Pria Dewasa untuk Tetap Waras dan Punya Alasan untuk Hidup Lebih Lama

2 Juni 2026
Sejumlah titik ruas jalan rusak di Jawa Tengah (Jateng) dapat perbaikan di 2026 MOJOK.CO

Jalan Rusak di Jawa Tengah Dapat Perbaikan di 2026: Rusak Berat Diprioritaskan, Pengerjaan Dilarang Asal-asalan

5 Juni 2026
Campus League Basketball 2026 Regional Jakarta Season 1 tidak hanya jadi panggung prestasi basket, tapi juga warna baru solusi mobilitas masa depan anak muda dengan motor listrik Polytron MOJOK.CO

Puncak Campus League Basketball 2026 Jakarta S1: Tak Hanya Jadi Panggung Basket tapi Juga Hadirkan Solusi Mobilitas Masa Depan Anak Muda

2 Juni 2026

Video Terbaru

Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

31 Mei 2026
Smarai, Konten Organik dan Cara Promosi Band tanpa Panik Ngejar Viral

Smarai, Konten Organik dan Cara Promosi Band tanpa Panik Ngejar Viral

21 Mei 2026
Mbah Tejo: Gen Z Mungkin Lembek, tapi Tantangan Hidup Mereka Jauh Lebih Berat

Mbah Tejo: Gen Z Mungkin Lembek, tapi Tantangan Hidup Mereka Jauh Lebih Berat

17 Mei 2026


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.