Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Kotak Suara

Ada Dua Isu yang Jadi Perhatian Anak Muda di Pemilu 2024, Apa Saja?

Kenia Intan oleh Kenia Intan
4 April 2023
A A
pemilih muda mojok.co

Ilustrasi anak muda (Mojok.co)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Isu ekonomi dan korupsi jadi isu yang paling menarik bagi pemilih muda. Oleh karenanya kedua isu itu perlu diperhatikan oleh siapapun yang terlibat dalam Pemilu 2024. Apalagi pemilih muda mendominasi jumlah pemilih di 2024. 

Survei Center Strategic and International Studies (CSIS) mencatat, pemilih muda mayoritas melihat isu ekonomi dan korupsi yang paling menarik dalam Pemilu 2024. Ini tercermin dari 44,4 persen responden yang menyatakan kesejahteraan masyarakat menjadi isu paling menarik. Setelahnya ada isu terkait lapangan kerja dan pemberantasan korupsi yang dipilih oleh 21,3 persen dan 15,9 persen responden. 

Tim Peniliti CSIS yang terdiri dari Arya Fernandes, Edbert Gani Suryahudaya, dan Noory Okthariza melihat ketertarikan pemilih muda ini menjadi penting mengingat 15,4 persen responden mengaku tidak bekerja saat survei dilakukan. Isu lainnya yang menarik di mata pemilih muda adalah demokrasi dan kebebasan sipil (8,8 persen), kesehatan (6,2 persen), dan lingkungan hidup (2,3 persen).

“Dengan kondisi tersebut kami mendorong agar pemimpin ke depan tetap perlu memberi perhatian yang besar pada isu ekonomi, apalagi pada tahun ini dunia akan menghadapi resesi global,” jelas Tim Riset CSIS dalam survei berjudul “Pemilih Muda Dalam Pemilihan Umum 2024: Dinamis, Adaptif dan Responsif”.

Sedikit gambaran, sejauh ini ekonomi nasional tumbuh dari 3,7 persen pada tahun 2021 menjadi 5,31 persen pada tahun 2022. Pemerintah juga mengalokasikan banyak dana untuk jaminan dan bantuan sosial, serta program-program peningkatan skill pencari kerja melalui Program Kartu Pra-Kerja.

Pergeseran karakter calon pemimpin yang disukai

Isu yang menarik perhatian kalangan muda ini juga berpengaruh pada pergeseran karakter pemimpin yang nantinya akan mereka pilih pada 2024. Anak muda lebih mengapresiasi pemimpin yang jujur dan anti-korupsi, angkanya mencapai 34,8 persen. Padahal survei menjelang Pemilu 2019 menunjukkan bahwa pemimpin dengan karakter merakyat dan sederhana lebih banyak diminati.

Kepedulian anak muda terhadap isu korupsi tidak terlepas dari kebutuhan anak muda dalam mengedepankan agenda-agenda pencegahan dan pemberantasan korupsi ke depan. Ini selaras dengan temuan sejumlah studi yang menunjukkan, adanya penurunan peringkat indeks persepsi korupsi Indonesia dan memburuknya kepercayaan pada demokrasi karena kasus-kasus korupsi politik.

“Kami juga menemukan bahwa tingkat kepercayaan publik terhadap KPK mengalami penurunan dalam beberapa tahun terakhir. Dalam survei ini, kepercayaan pada KPK berada pada angka 71,6 persen di bawah lembaga-lembaga lainnya,” seperti yang dikutip dalam riset.

Asal tahu saja, survei itu dilakukan oleh CSIS terhadap anak muda berusia 17-39 tahun pada 8-13 Agustus 2022. Survei yang melibatkan 1.200 responden yang tersebar secara proporsional di 34 provinsi. Tim riset CSIS menjelaskan suara anak muda perlu di pertimbangkan dalam Pemilu 2024. Jumlah pemilih muda mendekati 60 persen, apabila dikonversi bisa mencapai 114 juta orang.

Penulis: Kenia Intan
Editor: Purnawan Setyo Adi

BACA JUGA Mengenal Menpora Baru Dito Ariotedjo, Menteri Termuda Teman Dekat Raffi Ahmad di RANS

Terakhir diperbarui pada 4 April 2023 oleh

Tags: anak mudaCSISpemilih mudapemilih pemulasurvei
Kenia Intan

Kenia Intan

Content Writer Mojok.co

Artikel Terkait

Slow Living di Perumahan Jauh Lebih Nyaman Ketimbang Desa yang Malah Bikin Stres, tapi Harus Rela Dicap Sombong dan Sok Eksklusif MOJOK.CO
Urban

Slow Living di Perumahan Jauh Lebih Nyaman Ketimbang Desa yang Malah Bikin Stres, tapi Harus Rela Dicap Sombong dan Sok Eksklusif

9 April 2026
Tunggu Aku Sukses Nanti.MOJOK.CO
Seni

Realitas Pahit Film “Tunggu Aku Sukses Nanti” yang Bikin Gen Z Menangis: Susah Cari Kerja dan Dihina Saat Kumpul Keluarga

27 Maret 2026
Pekerja muda hobi bikin kue
Sehari-hari

Dicap Hobi Kuno, Bikin Kue Jadi Jalan Gen Z Jakarta Tetap Waras dari Beban Kerja Usai Ibu Tiada

10 Februari 2026
nongkrong di kafe, jakarta selatan.MOJOK.CO
Ragam

Nongkrong Sendirian di Kafe Menjadi “Budaya” Baru Anak Muda Jaksel Untuk Menjaga Kewarasan

14 Januari 2026
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Kelas menengah ke bawah harus mawas diri Kalau pemasukan pas-pasan jangan maksa gaya hidup dalam standar dan tren media sosial MOJOK.CO

Kelas Menengah ke Bawah Harus Mawas Diri, Pemasukan Pas-pasan Gaya Hidup Jangan Pakai Standar dan Tren Media Sosial

6 April 2026
Sumbangan pernikahan di desa, jebakan yang menjerat dan membuat warga menderita MOJOK.CO

Sumbangan Pernikahan di Desa Menjebak dan Bikin Menderita: Maksa Utang demi Tak Dihina, Jika Tak Ikuti Dicap “Ora Njawani”

8 April 2026
Warga Desa Sebenarnya Muak dengan Orang Kota yang Datang Buat Sok Slow Living: Arogan, Tak Membaur, Anggap Warga Asli Cuma “Figuran” MOJOK.CO

Tiga Kali Gagal Seleksi CPNS, Pas Sudah Diterima Jadi ASN Malah Tersiksa karena Makan “Gaji Buta”

7 April 2026
Prof. Al Makin: Persia, Islam, dan Warisan Intelektual yang Terancam Konflik

Prof. Al Makin: Persia, Islam, dan Warisan Intelektual yang Terancam Konflik

6 April 2026
Gagal kerja di Jakarta sebagai musisi. MOJOK.CO

Nekat ke Jakarta Hanya Modal Ambisi sebagai Musisi, Gagal dan Jadi “Gembel” hingga Bohongi Orang Tua di Kampung

11 April 2026
PNS tetap WFO saat WFH

PNS Lebih Pilih Tetap Pergi ke Kantor saat WFH, Takut Tergiur “Godaan” Kelayapan Malah Berujung Gagal Hemat BBM

8 April 2026

Video Terbaru

Keropak Ferrara dan Warisan Islam Jawa yang Tumbuh dari Kedalaman Batin

Keropak Ferrara dan Warisan Islam Jawa yang Tumbuh dari Kedalaman Batin

9 April 2026
Prof. Al Makin: Persia, Islam, dan Warisan Intelektual yang Terancam Konflik

Prof. Al Makin: Persia, Islam, dan Warisan Intelektual yang Terancam Konflik

6 April 2026
Tirto Utomo, Aqua dan Kenapa Kita Tidak Bisa Minum Air Keran?

Tirto Utomo, Aqua dan Kenapa Kita Tidak Bisa Minum Air Keran?

4 April 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.