Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Kotak Suara

4 Capres-Cawapres Ini Masih Keturunan Ningrat lho! Siapa Saja Mereka?

Ahmad Effendi oleh Ahmad Effendi
31 Juli 2023
A A
capres cawapres keturunan ningrat mojok.co

Ilustrasi bidak catur (Photo by Rafael Rex Felisilda on Unsplash)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Capres dan cawapres yang akan bertarung di Pemilu 2024 memang mulai mengerucut ke beberapa nama. Tapi tahukah kamu beberapa nama yang beredar kabarnya masih keturunan ningrat? 

Calon presiden (capres) untuk Pemilu 2024 nanti sudah mengerucut ke tiga nama. Antara lain Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, dan Eks Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.

Begitu juga dengan calon wakil presiden (cawapres). Meski masih sangat dinamis, sejumlah hasil survei menunjukkan bahwa nama-nama seperti Erick Thohir, Sandiaga Uno, hingga Ridwan Kamil jadi sosok yang elektabilitasnya sebagai cawapres paling stabil.

Alhasil, latar belakang tokoh-tokoh yang potensial jadi capres-cawapres ini ramai diulik. Mulai dari harta kekayaan, rekam jejak, hingga silsilahnya.

Mojok sendiri menemukan informasi bahwa beberapa nama capres-cawapres ternyata masih punya darah biru alias punya keturunan bangsawan. Ada yang masih berdarah Sultan Mataram, Kerajaan Banten,  hingga Kerajaan Siliwangi. Siapa saja mereka?

#1 Prabowo Subianto

Salah seorang capres yang punya darah ningrat adalah Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto. Pria kelahiran 17 Oktober 1951 punya darah ningrat dari sultan Mataram ketiga, Sultan Agung.

Jika dirunut, ia merupakan keturunan ke-8 dari trah Sultan Agung Mataram dan Hamengkubuwono I.

Menurut silsilah, diketahui bahwa Raden Kartoatmojo menikah dengan seorang bangsawan dari Kesultanan Yogyakarta Raden Ajeng (RA) Djojoatmojo yang merupakan keturunan ke-4 dari Sultan Hamengkubuwono I (cicit Hamengkubuwono II).

Dari hasil pernikahan ini, silsilah berlanjut ke keturunan Raden Tumenggung Mangkuprojo dan berlanjut lagi kepada Raden Mas (RM) Margono Djojohadikusumo.

RM Margono Djojohadikusumo sendiri merupakan sosok pendiri Bank Negara Indonesia (BNI) sekaligus kakek kandung dari Prabowo Subianto.

#2 Erick Thohir

Nama kedua yang disebut-sebut punya darah biru adalah Menteri BUMN—yang belakangan namanya masuk bursa cawapres—Erick Thohir.

Pria yang juga menjabat sebagai Ketua PSSI ini ternyata memiliki silsilah yang berkaitan erat dengan Kesultanan Banten.

Fakta tersebut terungkap saat Erick Thohir melakukan kunjungan kerja di Banten pada Oktober 2021. Saat itu dalam kunjungan kerjanya, Erick menyempatkan diri berziarah ke makam Kesultanan Banten serta mampir ke kediaman Ketua Umum Dewan Pembina Kasepuhan Kenadziran Kesultanan Banten, KH. TB Ahmad Syadzili Washi.

Menurut pemaparan Syadzili Washi, Erick berkisah bawah leluhurnya berasal dari Gunung Sugih, Lampung. Tepatnya di sebuah kampung bernama Rumbih.

Iklan

Dalam sejarahnya, Gunung Sugih sendiri dibuka oleh Pangeran Aryadillah, salah satu anak pendiri Kerajaan Banten, Maulana Hasanuddin. Saat itu, Aryadillah ditugaskan untuk menyebarkan agama Islam di wilayah tersebut.

Erick Thohir sendiri disebut-sebut menjadi keturunan ke-14 dari trah Maulana Hasanuddin. Memang, lazimnya gelar keturunan Sultan Banten punya nama “Ratu”, “Tubagus”, “Entol” dan “Mas”. Namun, pada masa kolonial para bangsawan Banten melepas gelar dari namanya untuk menghindari gesekan dengan Belanda.

#3 Sandiaga Uno

Cawapres dari PPP, Sandiaga Uno, juga merupakan keturunan ningrat. Gelar bangsawan ini ia dapat dari neneknya, Intan Ruaida Monoarfa.

Dalam buku Uno: Demi Generasi yang Lebih Baik (2015) karya Renville Almatsier, disebutkan bahwa Abdul Uno (kakek Sandiaga) merupakan Kepala Kehutanan di Gorontalo dan menjadi konservasionis pertama yang meneliti tentang Burung Maleo di bentang alam Bumbulan hingga Marisa, Gorontalo.

Abdul sendiri menikah dengan Intan Ruaida Monoarfa, yang merupakan anak dari Rais Monoarfa (bangsawan dan keturunan dari raja-raja di Kesultanan Gorontalo yang bermarga Monoarfa).

Dari kedua garis silsilah ini, selain punya darah bangsawan, Sandiaga juga memiliki hubungan kekerabatan dengan tokoh-tokoh besar lainnya. Sebut saja Bapak Geologi Indonesia J.A. Katilie, Presiden RI ke-3 B.J. Habibie, dan Suharso Monoarfa.

#4 Ridwan Kamil

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil disebut-sebut juga masih punya darah biru. Fun fact, selain keturunan ningrat, ia harusnya juga masih berkerabat jauh dengan Erick Thohir, lho.

Ridwan Kamil sendiri merupakan anak dari pasangan Atje Misbach Muhjiddin dan Tjuju Sukaesih. Ibunya, merupakan anak dari tokoh ulama besar bernama KH. Muhyiddin atau dikenal dengan Mama Pagelaran.

Sementara ayahnya, KH. Muhyiddin, merupakan keturunan dari Syekh Fattah Rahmatullah, tokoh penyebar agama Islam yang berasal dari Garut. Seperti yang kita tahu, Syekh Fattah Rahmatullah adalah keturunan dari pendiri Kerajaan Banten, Maulana Hasanuddin.

Lebih jauh lagi, Maulana Hasanuddin merupakan anak dari Syarif Hidayatullah atau Sunan Gunung Jati dengan istrinya, Nyi Mas Kawungan. Maka, jika dilihat dari silsilahnya, Ridwan Kamil adalah keturunan Sunan Gunung Jati.

Sunan Gunung Jati memiliki latar belakang keluarga yang sangat menarik. Ia adalah cucu dari Prabu Siliwangi, raja Hindu terakhir dari Kerajaan Pajajaran, dan juga keturunan dari penguasa Mesir, Syarif Abdullah.

Nah, itu tadi empat nama capres dan cawapres yang secara silsilah masih keturunan ningrat. Mungkin saja daftar ini masih akan bertambah. Hmmm siapa lagi ya?

Penulis: Ahmad Effendi
Editor: Purnawan Setyo Adi

BACA JUGA Tenang para Perantau, Manfaatkan Daftar Pemilih Tambahan Untuk Bisa Ikut Pemilu 2024

Cek berita dan artikel lainnya di Google News

Terakhir diperbarui pada 31 Juli 2023 oleh

Tags: CaprescawapresningratPemilu 2024
Ahmad Effendi

Ahmad Effendi

Jurnalis Mojok.co asal Yogyakarta. Pernah belajar di S1 Ilmu Sejarah Universitas Negeri Yogyakarta (UNY). Banyak menulis sejarah, sepak bola, isu urban, budaya pop, dan setiap yang menyangkut kepentingan publik. Kerap menepi di konser band metal, festival film, dan mengasuh anabul.

Artikel Terkait

Rasanya Satu Kelompok KKN dengan Anak Caleg, KKN Undip.MOJOK.CO
Kampus

Rasanya Satu Kelompok KKN dengan Anak Caleg, Semua Urusan Jadi Mudah Meski Suasana Bikin Tak Betah

14 Juli 2024
Komeng: Olok-Olok Rakyat Biasa untuk Menertawakan Politik MOJOK.CO
Esai

Komeng Adalah Bentuk Olok-Olok Paling Menohok yang Mewakili Lapisan Masyarakat Biasa untuk Menertawakan Politik

19 Februari 2024
bayi prabowo gibran di sumatera selatan.MOJOK.CO
Ragam

Kisah Bidan yang Membantu Persalinan Bayi Bernama Prabowo Gibran di Sumatera Selatan

16 Februari 2024
Mahasiswa Jogja Nyoblos di Perantauan Demi Mencegah Penculik Jadi Presiden.mojok.co
Kampus

Mahasiswa Jogja Rela Nyoblos di Perantauan Demi Mencegah Penculik Jadi Presiden

14 Februari 2024
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Hasil riset FEB UGM: workaholic alias kera berlebihan tidak selalu merusak kebahagiaan MOJOK.CO

Riset: Kerja Berlebihan (Workaholic) Tidak Selalu Merusak Kebahagiaan, Asalkan Dapat 2 Situasi Ini di Lingkungan Kerja

6 Juni 2026
Jawa Tengah dan Bappenas bersinergi dalam percepatan pembangunan infrastruktur di Pantura dan Pansela MOJOK.CO

Pembangunan Infrastruktur Pantura dan Pansela Jadi Prioritas karena Jateng Punya Banyak Potensi Ekonomi

9 Juni 2026
Organisasi Nahdlatul Ulama (NU) perlu menghidupkan kembali adab yang selama ini menjadi ciri khas pesantren, tidak cukup perbaikan sistem MOJOK.CO

NU Perlu Hidupkan Tata Krama Organisasi di Tengah Dinamika yang Semakin Kompleks, Perbaikan Sistem Saja Tak Cukup

7 Juni 2026
Pengalaman Kuliah di Polandia, Eropa Sambil Jadi Tour Guide. MOJOK.CO

Pengalaman Kuliah di Eropa Sambil Jadi Tour Guide bikin Enggan Kembali ke Tanah Air, tapi Tak Ada Jalan Lain Selain Pulang

4 Juni 2026
Lima daerah di Jawa Tengah jadi pilot project BPOM Pusat untuk produk jamu aman demi menjaga citra obat tanaman herbal warisan UNESCO MOJOK.CO

Merawat Citra Jamu di Jateng sebagai Warisan Sehat dan Aman, Campuran Bahan Kimia Bisa Merusaknya

9 Juni 2026
Para Jagal Anjing di Jogja dan Mitos yang Terus Dipelihara.MOJOK.CO

Para Jagal Anjing di Jogja dan Mitos yang Terus Dipelihara

8 Juni 2026

Video Terbaru

Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

31 Mei 2026
Smarai, Konten Organik dan Cara Promosi Band tanpa Panik Ngejar Viral

Smarai, Konten Organik dan Cara Promosi Band tanpa Panik Ngejar Viral

21 Mei 2026
Mbah Tejo: Gen Z Mungkin Lembek, tapi Tantangan Hidup Mereka Jauh Lebih Berat

Mbah Tejo: Gen Z Mungkin Lembek, tapi Tantangan Hidup Mereka Jauh Lebih Berat

17 Mei 2026


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.