Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Kilas Transportasi

Miniatur Lokomotif DD5208 yang Langka di Indonesia Ada di Stasiun Tugu

Yvesta Ayu oleh Yvesta Ayu
8 September 2023
A A
pameran lokomotif DD5208 di stasiun tugu yogygyakarta mojok.co

Pameran Lokomotif DD5208 di Stasiun Tugu Yogyakarta (irps.or.id)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Lokomotif DD5208 yang legendaris hadir di Stasiun Tugu Yogyakarta dalam bentuk miniatur. Lokomotif ini punya sejarah yang panjang di Indonesia. 

Indonesia pernah memiliki lokomotif langka yang terbesar sepanjang sejarah perkeretapian di negara ini. Lokomotif uap DD5208 bahkan pernah beroperasi pada tahun 1970-an di jalur pegunungan wilayah Garut, Jawa Barat.

Lokomotif uap ini memiliki panjang 20.792 mm, dengan bobot 136 ton. Staatsspoorwegen membeli lokomotif ini dari tiga pabrikan berbeda di Eropa pada 1923-1924. Kecepatan maksimumnya 50 km/jam.

Membawa sekitar 3 atau 4 gerbong, lokomotif itu mampu membawa penumpang dan barang di jalur yang menanjak. Sayangnya lokomotif tersebut tidak lagi beroperasi saat ini sehingga masyarakat tidak banyak mengenalnya.

Miniatur lokomotif di Stasiun Tugu masuk rekor MURI

Indonesia Railways Preservation Society (IRPS) kemudian menggagas pembuatan miniatur lokomotif uap DD5208 yang legendaris ini. Harapannya agar masyarakat bisa mengenal bagian dari sejarah bangsa Indonesia.

Ketua IRPS Ricky Dirjo di Stasiun Tugu Yogyakarta, Kamis (07/9/2023) petang mengungkapkan bahwa miniatur lokomotif yang langka ini mereka buat dengan panjang 6 meter dan lebar 80 cm.

“Beratnya [miniatur lokomotif] hampir 400 kg dengan skala 1:4,” ujarnya.

miniatur lokomotif di stasiun tugu yogyakarta mojok.co
Jarwo dan miniatur Lokomotif DD5208 (irps.or.id)

Miniatur tersebut akan hadir di sejumlah stasiun. Stasiun Tugu Yogyakarta akan menjadi satu dari lima stasiun yang mendapatkan kesempatan memamerkan miniatur yang besar tersebut selama sebulan kedepan.

Bahkan saking besarnya, miniatur tersebut masuk Museum Rekor Indonesia (MURI) sebagai miniatur lokomotif terbesar yang dibuat dengan teknologi cetak tridimensi.

“Miniatur ini masuk dalam tiga kategori muri,” jelasnya.

Proses pembuatan miniatur

Dirjo menjelaskan, miniatur lokomotif tersebut  mereka buat dengan teknologi cetak tridimensi. Miniatur ini berbahan dasar resin sepanjang 6 meter.

“Miniatur ini diselesaikan selama 14 hari di Stasiun Semarang Tawang dan dirakit oleh 20 tenaga perakit,” jelasnya.

Sementara itu, CEO 3D Zaiki James Mak menambahkan, mereka memakai 35 printer dengan bahan plastik untuk membuat miniatur lokomotif itu. Pembuatan miniatur itu membutuhkan 200 kg plastik.

“Kami buat potongan-potongan kecil miniatur lokomotif untuk bisa dirakit. Beberapa kali pernah mengalami kendala karena tidak pas sehingga harus diulang,” tandasnya.

Iklan

Kepala Daop 6 Yogyakarta Bambang Respationo mengungkapkan Yogyakarta menjadi kota ketiga untuk pameran miniatur lokomotif uap DD5208. Sebelumnya pameran hadir di Semarang pada Juli 2023 dan di Surabaya pada Agustus 2023.

“Kalau Jogja pada September ini sebulan penuh. Setelah Jogja kemudian di Purwokerto, Cirebon, dan Garut,” jelasnya.

Mantan personil band Naif, Jarwo, yang hadir saat pameran, menambahkan bahwa pameran miniatur lokomotif tersebut bisa jadi hiburan bagi para penumpang di stasiun.

“Usahanya [untuk membuat miniatur] besar banget, padahal cuma dari gambar dan video doang untuk didesain, diprint dan dirakit,” imbuhnya.

Penulis: Yvesta Ayu
Editor: Purnawan Setyo Adi

BACA JUGA Mengenal NISM, Perusahaan Legendaris Milik Penjajah yang Jadi Pelopor Perkeretaapian Indonesia
Cek berita dan artikel Mojok lainnya di Google News

Terakhir diperbarui pada 8 September 2023 oleh

Tags: Kerete ApiLokomotifStasiun Tugu Yogyakarta
Yvesta Ayu

Yvesta Ayu

Jurnalis lepas, tinggal di Jogja.

Artikel Terkait

Pintu timur Stasiun Tugu Jogja, titik keberangkatan kereta api terbaik dibandingkan Stasiun Lempuyangan
Sehari-hari

Dibanding Stasiun Lempuyangan, Saya Lebih Pilih Stasiun Tugu Jogja yang Mahal dan Ramai asal Tak Harus Menahan Emosi Menunggu Jemputan

27 Maret 2026
Hanya di Jogja, Puluhan Orang Ikuti Lomba Tarik Lokomotif MOJOK.CO
Kilas

Di Jogja Puluhan Orang Ikuti Lomba Tarik Lokomotif Seberat 80 Ton

27 September 2023
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Kenapa Hidup di Jogja Membuat Saya Terlalu Santai Menghadapi Tagihan yang Seharusnya Bikin Panik MOJOK.CO

Kenapa Hidup di Jogja Membuat Saya Terlalu Santai Menghadapi Tagihan yang Seharusnya Bikin Panik

3 Juni 2026
Dompet digital selamatkan pedagang UMKM. MOJOK.CO

4 Kiat Pedagang Es Campur dan Roti Kukus yang Tetap Laris di Tengah Situasi Pelik

3 Juni 2026
Campus League Basketball 2026 Regional Jakarta Season 1 tidak hanya jadi panggung prestasi basket, tapi juga warna baru solusi mobilitas masa depan anak muda dengan motor listrik Polytron MOJOK.CO

Puncak Campus League Basketball 2026 Jakarta S1: Tak Hanya Jadi Panggung Basket tapi Juga Hadirkan Solusi Mobilitas Masa Depan Anak Muda

2 Juni 2026
Sebat Bareng menjadi upaya sederhana merespons kampanye Hari Tanpa Tembakau Sedunia (HTTS). Berlangsung di 16 daerah MOJOK.CO

Sebat Bareng di 16 Kabupaten/Kota: Cara Sederhana Tolak Hari Tanpa Tembakau Sedunia, Pengingat Industri Kretek Masih Dibutuhkan Indonesia

31 Mei 2026
Tren kalcer dan monopoli olahraga bikin gowes (bersepeda) jadi terlalu ambisius MOJOK.CO

Tren Kalcer dan Monopoli Olahraga bikin Gowes Jadi Terlalu Ambisius, Mau Sekadar Bersepeda tapi Malu Dicap Cupu

3 Juni 2026
Ambisnya Orang Tua di Jogja Demi Sekolah Favorit untuk Anaknya MOJOK.CO

Ambisnya Orang Tua di Jogja demi Sekolah Favorit untuk Anaknya

1 Juni 2026

Video Terbaru

Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

31 Mei 2026
Smarai, Konten Organik dan Cara Promosi Band tanpa Panik Ngejar Viral

Smarai, Konten Organik dan Cara Promosi Band tanpa Panik Ngejar Viral

21 Mei 2026
Mbah Tejo: Gen Z Mungkin Lembek, tapi Tantangan Hidup Mereka Jauh Lebih Berat

Mbah Tejo: Gen Z Mungkin Lembek, tapi Tantangan Hidup Mereka Jauh Lebih Berat

17 Mei 2026


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.