Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Kilas Hukum

Terindikasi Lakukan Korupsi, 26 Kampus Disanksi Berat

Yvesta Ayu oleh Yvesta Ayu
16 November 2022
A A
korupsi kampus mojok.co

Ilustrasi korupsi di kampus (Ega Fansuri/Mojok.co)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Meski berbagai upaya dilakukan, budaya korupsi nampaknya masih sulit dihilangkan, termasuk di lembaga pendidikan. Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN PT) mencatat, ada 26 kampus/Perguruan Tinggi (PT) di Indonesia yang terindikasi melakukan praktik tidak layak, termasuk korupsi.

Contoh dari kasus korupsi ini misalnya menerima mahasiswa tanpa adanya proses Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) di kampus. Tanpa ada perkuliahan, kampus-kampus tersebut mengeluarkan ijazah mahasiswanya dalam waktu 3,5 tahun.

“Ada juga perguruan tinggi yang memalsukan data agar akreditasinya juga bagus,” ujar Direktur Eksekutif BAN PT sekaligus Ketua Asosiasi Profesor Indonesia, Ari Pubayanto disela Penguatan Integritas Ekosistem PT dalam Pendidikan Antikorupsi di Yogyakarta, Selasa (15/11/2022).

Menurut Ari, 26 PT tersebut mendapatkan sanksi berat dalam tiga bulan terakhir. Bahkan ada PT yang dicabut izin penyelenggaraan pendidikannya.

Dicontohkan Ari, ada salah satu PT di Surabaya yang dicabut izin penyelenggaraan perkuliahan. Sebab kampus tersebut ditemukan tidak menggelar KBM.

Salah satu PT di Surabaya itu mahasiswa tetap mendaftar. Daftarnya pun ada di database BAN-PT. Ijazah mereka juga terdaftar di BAN PT namun tidak ada proses pembelajaran di PT itu.

“Artinya [perguruan tinggi itu] mendapat izin penyelenggara, mendapat akreditasi BAN-PT, menerima mahasiswa aktif, tetapi tidak ada proses pembelajaran, tapi memberi ijazah,” tandasnya.

korupsi kampus mojok.co
Deputi Pendidikan dan Peran Serta Masyarakat KPK, Wawan Wardiana dan narasumber lain menyampaikan paparan Penguatan Integritas Ekosistem PT dalam Pendidikan Antikorupsi di Yogyakarta, Selasa (15/11/2022).(yvesta ayu/mojok.co)

PT yang nakal tersebut, lanjut Ari akan dicabut akreditasinya selain izin penyelenggaraan pendidikan. Dengan demikian PT yang bersangkutan tidak bisa menerbitkan ijazah maupun menggelar proses pembelajaran.

Ari berharap kedepan peran aktif dari masyarakat semakin meningkat. Dengan demikian bila ada aduan tentang potensi korupsi maka BAN PT bisa melakukan survei ke lapangan.

“Bahkan turun ke lapangan bukan hanya BAN-PT, tetapi didampingi tim investigasi dari direktorat kelembagaan dan kita selalu bekerja sama. Kalau nanti sudah ditetapkan, kami cabut akreditasinya dan direktorat kelembagaan membekukan izinnya,” paparnya.

Sementara Deputi Pendidikan dan Peran Serta Masyarakat Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Wawan Wardiana mengungkapkan potensi terjadinya tindak pidana korupsi di PT bisa semakin ditekan dengan menegakkan secara adil aturan baik ke akademik maupun non-akademik. Selain kampus perlu menciptakan lingkungan kondusif bagi proses internalisasi nilai-nilai antikorupsi kepada mahasiswa.

“Pada akhirnya PTN dan PTKIN diharapkan dapat menghasilkan profil alumni yang berkualitas dan berintegritas,” ungkapnya.

Program penguatan integritas ekosistem di PT pun dibutuhkan. Sebab selama ini pendidikan korupsi yang diterima mahasiswa ternyata tidak cukup.

Karenanya penguatan pendidikan antikorupsi  ditingkatkan hingga ke tingkat ekosistemnya. Salah satunya dengan melibatkan 92 PTN di Indonesia dalam menghasilkan lulusan yang berintegritas.

Iklan

“Ini perlu penguatan pendidikan antikorupsi dalam pembelajarannya, baik dalam matakuliah maupun diintegrasikan dalam pembelajaran pancasila,” imbuhnya.

Reporter: Yvesta Ayu
Editor: Purnawan Setyo Adi

BACA JUGA Apa Itu Apokaliptik, Ajaran yang Dikaitkan dengan Kematian Keluarga di Kalideres?

Terakhir diperbarui pada 16 November 2022 oleh

Tags: ban ptKampuskorupsiKPKperguruan tinggi
Yvesta Ayu

Yvesta Ayu

Jurnalis lepas, tinggal di Jogja.

Artikel Terkait

Jurusan kuliah di perguruan tinggi yang kerap disepelekan tapi jangan dihapus karena relevan. Ada ilmu komunikasi, sejarah, dakwah, dan manajemen MOJOK.CO
Catatan

4 Jurusan Kuliah yang Kerap Disepelekan tapi Jangan Dihapus, Masih Relevan dan Dibutuhkan di Bisnis Rezim Manapun

27 April 2026
Alasan Gelar Sarjana Tak Lagi Jadi Jaminan Mudah Dapat Kerja MOJOK.CO
Esai

Alasan Gelar Sarjana Tak Lagi Jadi Jaminan Mudah Dapat Kerja

20 April 2026
Bupati dan Walikota yang Korupsi Itu Lebih dari Sekadar Mengerikan MOJOK.CO
Tajuk

Bupati dan Wali Kota yang Korupsi Itu Lebih dari Sekadar Mengerikan

13 April 2026
Meminta Dosen-Mahasiswa Jalan Kaki ke Kampus ala Eropa: Antara Visi Elit dan Realitas yang Sulit MOJOK.CO
Esai

Meminta Dosen-Mahasiswa Jalan Kaki ke Kampus ala Eropa: Antara Visi Elite dan Realitas yang Sulit

10 April 2026
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Solo date lebih asik daripada nongkrong bareng teman. MOJOK.CO

“Solo Date” Menjelang Usia 25: Meski Tampak Menyedihkan, Nyatanya Lebih Bermanfaat daripada Nongkrong Bersama

23 April 2026
mabar game online.MOJOK.CO

Nongkrong Makin Membosankan dan Toksik Semenjak Teman Cuma Sibuk Main Game, Saya Dibilang Spaneng dan “Nggak Asyik” karena Tak Ikut Mabar

23 April 2026
Klaten International Cycling Festival (KLIC Fest) 2026 undang pecinta sepeda dari seluruh negeri hingga internasional MOJOK.CO

Klaten International Cycling Festival 2026: Gowes Asyik Sepeda Klasik di Klaten bareng Pencinta Sepeda Mancanegara

28 April 2026
Tidak install game online seperti Mobile Legend (ML) buat mbar di tongkrongan dianggap tidak asyik dan tidak punya hiburan MOJOK.CO

Tak Install Mobile Legend untuk Mabar di Tongkrongan: Dicap “Tak Gaul” dan Kosong Hiburan, Padahal Hiburan Orang Beda-beda

25 April 2026
Setelah Little Aresha, Mengapa Orang Tua Tetap Harus Percaya pada Daycare? MOJOK.CO

Setelah Little Aresha, Mengapa Orang Tua Tetap Harus Percaya pada Daycare?

29 April 2026
Sebagian pengguna WiFi IndiHome beralih ke Biznet. MOJOK.CO

Ujian Terberat Pengguna IndiHome yang Dikhianati Tawaran Palsu hingga Menggadaikan Kesetiaan ke WiFi yang Lebih “Gacor”

23 April 2026

Video Terbaru

Kalis Mardiasih: Parenting di Negara Gagal, Nasib Anak Jadi Taruhan

Kalis Mardiasih: Parenting di Negara Gagal, Nasib Anak Jadi Taruhan

11 April 2026
Keropak Ferrara dan Warisan Islam Jawa yang Tumbuh dari Kedalaman Batin

Keropak Ferrara dan Warisan Islam Jawa yang Tumbuh dari Kedalaman Batin

9 April 2026
Prof. Al Makin: Persia, Islam, dan Warisan Intelektual yang Terancam Konflik

Prof. Al Makin: Persia, Islam, dan Warisan Intelektual yang Terancam Konflik

6 April 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.