Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Kilas Kesehatan

Suka Berkhayal? Ternyata Kebiasaan Ini Punya Dampak Baik secara Psikologis

Pasthiko Pramudhito oleh Pasthiko Pramudhito
4 November 2022
A A
berkhayal atau halu mojok.co

Ilustrasi melamun (Ega Fansuri/Mojok.co)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Berkhayal atau sebutan anak sekarang yaitu “halu” kerap kali punya stigma yang buruk. Tapi tahu kah kamu? ternyata menurut ilmu psikologi, berkhayal punya dampak yang positif bagi kesehatan.

Psikolog, Dawn Bexter, mengungkap jika berkhayal dapat memudahkan kita memvisualisasikan ide-ide dalam pikiran. Hal ini berguna untuk membuat otak kita lebih kreatif dalam mengatasi suatu persoalan pada kehidupan sehari-hari.

Sementara bagi kesehatan, Bexter mengungkapkan, berkhayal dengan membuat skenario palsu di kepala dapat membuatmu nyaman dan lebih siap dengan kehidupan di dunia nyata.

Misalnya saat seseorang sedang dihadapkan dengan situasi tertentu di dunia nyata, maka biasanya ia akan berkhayal mengenai kemungkinan-kemungkinan apa yang dapat terjadi. Nah, hal tersebut dapat membantu seseorang lebih siap menghadapi hal-hal yang belum terjadi.

“Memberi izin untuk diri kita mempertimbangkan dan memainkan peristiwa yang belum atau tidak akan pernah terjadi adalah kemewahan yang bisa sangat menghibur, terutama jika terjadi kemungkinan skenario negatif,” sebut Bexter dilansir dari Metro.

Skenario palsu bisa bermacam-macam. Misalnya saat ingin menyatakan cinta kepada seseorang, kamu bisa mulai berskenario jika dia menerimamu, jika cintamu ditolak, atau sesimpel kamu bisa membayangkan pakaian apa yang cocok saat bertemu dengannya.

“Seperti Dr. Strange ketika membuat 14.000.605 skenario untuk mengalahkan Thanos. Kalau kamu mungkin berkhayal sebuah skenario jika memakai gaun adalah yang terbaik,” ungkapnya.

Bexter menambahkan, karena berkhayal dapat membuat nyaman, maka juga bisa jadi hiburan bentuk pelarian. Tindakan ini bermanfaat bagi beberapa orang dalam menstimulus badan untuk tidur.

Seorang terapis, Caroline Plummer juga menambahkan bahwa membuat skenario sebelum tidur merupakan hal yang umum. “Halu” memungkinkan kita bebas menjadi apapun.

“Orang pemalu bisa jadi percaya diri jika sedang ‘menghalu’. Ini bisa jadi cara yang bagus untuk menunjukkan ke diri sendiri apa yang bisa dilakukan suatu hari,” ujar Caroline.

Namun, berkhayal jangan sampai berlebihan. Caroline tetap mengingatkan untuk membuat batasan saat menghalu karena orang bisa terjebak dalam fantasinya jika terlalu bergantung pada skenario dalam pikirannnya. Nah, yang penting tetap dalam batas kewajaran.

Penulis: Pasthiko Pramudhito
Editor: Purnawan Setyo Adi

BACA JUGA Psikolog Ingatkan Self Healing Bukan Sekadar Liburan!

Terakhir diperbarui pada 4 November 2022 oleh

Tags: berkhayalhalukesehatan mentalpsikolog
Pasthiko Pramudhito

Pasthiko Pramudhito

Magang Mojok

Artikel Terkait

Musik BTS bukan K-Pop. MOJOK.CO
Sehari-hari

Kisah Pembenci Musik K-Pop yang Hidupnya Terselamatkan oleh Lagu BTS: Mereka Itu Aslinya “Motivator Mental Health”

31 Maret 2026
Ngekos setelah menikah, ngekos di jogja, kesehatan mental.MOJOK.CO
Sehari-hari

Memilih Ngekos Setelah Menikah daripada Tinggal Bareng Ortu-Mertua, Finansial Memang Empot-empotan tapi Kesehatan Mental Aman

16 Februari 2026
Gema bahagia di Film "Tinggal Meninggal".MOJOK.CO
Catatan

Film “Tinggal Meninggal” Bukan Fiksi Biasa, tapi Realitas Sosial Orang Dewasa yang Caper agar Diakui di Lingkaran Pertemanan

3 Januari 2026
Program PIJAR sebagai upaya Pemerintah Kota Semarang atasi persoalan gangguan kesehatan mental remaja MOJOK.CO
Kilas

PIJAR: Gerakan agar Para Remaja di Semarang Tak Merasa Sendirian, Biar Tak Alami Gangguan Kesehatan Mental

15 Oktober 2025
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Kuliah soshum di PTN merasa gagal karena tak jadi wong untuk orang tua

Lulusan Soshum Merasa Gagal Jadi “Orang”, Kuliah di PTN Terbaik tapi Belum Bisa Penuhi Ekspektasi Orang Tua

6 April 2026
Ribetnya lolos seleksi CPNS dan jadi PNS/ASN di desa: dibayangi standar hidup sukses yang merepotkan MOJOK.CO

Ikut Seleksi CPNS di Formasi Sepi Peminat sampai 4 Kali, setelah Diterima Malah Menyesal karena Nggak Sesuai Ekspektasi

8 April 2026
Gudeg, Kuliner Jogja yang Makin Tak Cocok untuk Orang Miskin (Unsplash)

Harga Gudeg Jogja Naik, Berpotensi Menguatkan Sisi Gelap kalau Kuliner Jogja Ini Memang Bukan Makanan Murah Lagi

9 April 2026
Kelas menengah ke bawah harus mawas diri Kalau pemasukan pas-pasan jangan maksa gaya hidup dalam standar dan tren media sosial MOJOK.CO

Kelas Menengah ke Bawah Harus Mawas Diri, Pemasukan Pas-pasan Gaya Hidup Jangan Pakai Standar dan Tren Media Sosial

6 April 2026
Geger Sepehi 1812: Bukti Keteguhan Sri Sultan Hamengkubuwono II Menolak Tunduk pada Penjajah.MOJOK.CO

Geger Sepehi 1812: Bukti Keteguhan Sri Sultan Hamengkubuwono II Menolak Tunduk pada Penjajah

5 April 2026
kuliah, kerja, sukses.MOJOK.CO

Terpaksa Kuliah di Jurusan yang Tak Diinginkan karena Tuntutan Beasiswa, 4 Tahun Penuh Derita tapi Mendapatkan Hikmah Setelah Lulus

7 April 2026

Video Terbaru

Keropak Ferrara dan Warisan Islam Jawa yang Tumbuh dari Kedalaman Batin

Keropak Ferrara dan Warisan Islam Jawa yang Tumbuh dari Kedalaman Batin

9 April 2026
Prof. Al Makin: Persia, Islam, dan Warisan Intelektual yang Terancam Konflik

Prof. Al Makin: Persia, Islam, dan Warisan Intelektual yang Terancam Konflik

6 April 2026
Tirto Utomo, Aqua dan Kenapa Kita Tidak Bisa Minum Air Keran?

Tirto Utomo, Aqua dan Kenapa Kita Tidak Bisa Minum Air Keran?

4 April 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.