Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Kilas Sosial

Wacana Dana Desa Jadi 5 Miliar, Wewenang Kepala Desa Memanfaatkan Semakin Luas

Hammam Izzuddin oleh Hammam Izzuddin
17 Mei 2023
A A
cak imin usulkan dana desa jadi 5 milar mojok.co

Cak Imin saat hadir dalam acara BUMDes Inspiratif di Panggungharjo, Bantul (Hammam Izzudin/Mojok.co)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Wakil Ketua DPR RI, Muhaimin Iskandar ingin dana desa bisa meningkat jadi 5 miliar tahun mendatang. Cak Imin, sapaan akrabnya, mengatakan sudah berdiskusi dengan Presiden Jokowi mengenai wacana ini.

Sebelumnya, Cak Imin mengaku sudah melakukan serangkaian diskusi dengan kepala desa mengenai jumlah dana yang berani mereka kelola. Angka 5 miliar merupakan jumlah yang masih ideal dan masih mampu dialokasikan dari APBN.

Iklan

“Kepala desa bilang Rp5 miliar masih berani. Setelah itu saya ketemu Pak Jokowi dan alokasi Rp5 miliar masih bisa dari APBN” papar Muhaimin pada acara BUMDes Inspiratif: Inklusif Sosial dan Sirkulasi Ekonomi di Bantul, Selasa (16/5/2023).

Alokasi dana desa 5 miliar menurutnya sangat mungkin teranggarkan jika menyisir anggaran dari kementerian dan lembaga. Ia mencontohkan, dana perbaikan jalan saja bisa mencapai Rp300 triliun.

“Dana desa kalau cuma 5 miliaran ya cukup. Langsung pokoknya menyangkut lokus desa, anggaran dibuang ke kepala desa,” tegasnya.

Wewenang kepala desa

Selain itu, Cak Imin berujar kalau kepala desa ingin wewenang yang lebih lagi dalam mengelola dana untuk kepentingan masyarakatnya. Namun untuk mencapai kebebasan itu, masih perlu melakukan banyak proses.

Baginya Kementerian Desa perlu terus mengawal supaya keleluasaan itu dapat terwujud. Sehingga nantinya, penggunaan desa bisa seimbang antara realisasi kepentingan nasional dan juga kebutuhan masyarakat.

“Saya optimis yakin benar-benar insya Allah APBN kita akan lebih selamat kalau langsung ke desa. Asal betul-betul bisa dipertanggungjawabkan dan digunakan sebesar-besarnya untuk kepentingan kemajuan,kemakmuran, keselamatan warga desa,” paparnya.

Ia optimis BUMDes bisa menjadi kekuatan ekonomi. Bukan tidak mungkin ke depan menjadi holding nasional yang mengangkat perekonomian.

Ia berharap, segera setelah ini ada penyempurnaan seluruh produk-produk legislasi agar desa benar-benar lebih optimal dalam memanfaatkan dana sesuai cita cita UU Desa. Selain itu, ia ingin pelaku bisnis bahu membahu, bersinergi agar pembangunan desa bisa secepatnya.

Pada acara ini, Bupati Bantul Abdul Halim Muslih juga mengatakan bahwa daerahnya telah melakukan perhatian pada desa lewat sejumlah program. Salah satunya yakni program pemberdayaan masyarakat padukuhan dengan alokasi Rp50 juta per tahun.

“Selain itu ada DIKAL yakni dana insentif kelurahan,” kata Halim.

Halim mengatakan bahwa Muhaimin merupakan salah satu inspirasi dalam merealisasikan program-program membangun desa.

Reporter: Hammam Izzudin
Editor: Purnawan Setyo Adi

BACA JUGA Saat Satpam UGM Menyelamatkan Peserta UTBK dan Ibunya yang Tersesat jelang Waktu Ujian

Cek berita dan artikel lainnya di Google News

Terakhir diperbarui pada 17 Mei 2023 oleh

Tags: Cak IminDana DesaDesaMuhaimin Iskandar
Hammam Izzuddin

Hammam Izzuddin

Reporter Mojok.co.

Artikel Terkait

Cara Beli Rumah di Desa Tanpa Dihantui KPR Puluhan Tahun MOJOK.CO
Urban

Punya Rumah di Desa Itu Perkara Mudah bagi Pasangan Muda, Yang Susah adalah Membeli Privasi dan Rasa Nyamannya

4 Agustus 2026
Ilustrasi perantau dari desa.MOJOK.CO
Sehari-hari

Tangis Sunyi Para Perantau: Uang Habis Untuk Hidupi Keluarga, tapi Dicap Durhaka karena Jarang Pulang dan “Tak Hadir” di Orang Tua

3 Agustus 2026
orang kota slow living di desa, jakarta, norak.MOJOK.CO
Urban

Desa adalah Tempat Ideal Buat Nine to Five: Gaji “Utuh”, Mental Sehat, asalkan Memegang 3 Prinsip Ini

28 Juli 2026
Sekolah, Saya Hanya Ingin Kuliah, tetapi Crab Mentality di Desa Menganggap Saya Lupa Diri MOJOK.CO
Sekolahan

Memilih Sekolah Mahal demi Selamatkan Pergaulan Anak di Desa, Malah Dicap “Sok Kaya” dan Egois oleh Tetangga

27 Juli 2026
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

77 persen lulusan sekolah vokasi (sarjana terapan) tembus dunia kerja. Lebih dari dari lulusan S1 MOJOK.CO

Lulusan Sekolah Vokasi (Sarjana Terapan) Lebih Laris di Dunia Kerja dari S1, Industri Butuh yang Berketerampilan

7 Agustus 2026
Ibu Kimpul Mengingatkan Kita bahwa Ketahanan Pangan Bukan Hanya Urusan Beras MOJOK.CO

Ibu Kimpul Mengingatkan Kita bahwa Ketahanan Pangan Bukan Hanya Urusan Beras

10 Agustus 2026
Berkaca dari Kasus Yurizal, Kita Sibuk Mengajari Anak Menjadi Pintar sampai Lupa Mengajarinya punya empati MOJOK.CO

Berkaca dari Kasus Yurizal: Kita Sibuk Mengajari Anak Menjadi Pintar sampai Lupa Mengajarinya Berempati

7 Agustus 2026
buku siswa sekolah.MOJOK.CO

Jangan Jadikan Pergantian Buku Pelajaran sebagai Proyek Politik Tahunan 

10 Agustus 2026
Lomba Agustusan di desa jadi toxic dan merusak moral anak muda gara-gara paparan kreator konten di media sosial MOJOK.CO

Lomba Agustusan di Desa Jadi Toxic dan “Merusak” Anak Muda karena Terpapar Konten Kreator, Tidak Seasyik Dulu

8 Agustus 2026
belanja di MR DIY. MOJOK.CO

Celingak-celinguk di MR DIY sambil Dengarkan Jingle yang Candu, Rasanya Damai Sekalipun Tidak Beli Apa-apa

5 Agustus 2026

Video Terbaru

Di Balik Panggung "Sebat Dulu Live on Stage": Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

Di Balik Panggung “Sebat Dulu Live on Stage”: Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

23 Juni 2026
Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

6 Juni 2026
Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

31 Mei 2026


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.