Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Kilas Sosial

Masjid Al Aqsha Klaten, Masjid Megah di Jawa Tengah yang Tak Pernah Sepi dari Musafir

Hammam Izzuddin oleh Hammam Izzuddin
31 Agustus 2024
A A
masjid al aqsha klaten.MOJOK.C

Suasana Masjid Al Aqsha Klaten (Dok Pemkab Klaten)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

Masjid Al Aqsha Klaten megah berdiri di pinggir jalan raya Jogja – Solo. Bukan hanya karena lokasinya yang strategis, namun keindahan arsitektur dan kelengkapan fasilitasnya jadi aspek yang membuatnya tak pernah sepi.

Hampir setiap waktu, tak hanya di jam salat, masjid tersebut selalu ramai oleh pengunjung. Banyak musafir yang menjadikannya sebagai tempat dan singgah di tengah perjalanan.

Masjid Al Aqsha Klaten mulai dibangun pada 2012 dan diresmikan pada 2015 dengan biaya Pembangunan mencapai Rp60 miliar dari APBD Kabupaten Klaten. Setelah resmi, masjid ini masih terus mendapat berbagai pengembangan hingga penampakannya menjadi megah seperti sekarang.

Kemegahan masjid yang membuatnya tak pernah sepi dari pengunjung

Masjid yang terletak di Perak Sangkal, Jonggrahan, Kecamatan Klaten Utara ini memang punya daya tampung hingga lebih dari 3000 jemaah. Area yang lapang serta infrastruktur yang memadahi membuat nyaman mereka yang singgah.

Salah satu elemen penting lain adalah area parkir, Masjid Al Aqsha memiliki ruang yang lapang di seklilingnya yang bisa muat kendaraan besar. Ada juga area taman kecil di halamannya yang bisa untuk rehat pengunjung.

Jika dilihat dari atas, Masjid Al Aqsha Klaten memiliki menara yang menjulang tinggi. Ada satu kubah utama yang besar dengan lima kubah lain yang mengelilinginya. Arsitekturnnya menggunakan gaya Timur Tengah. Ada banyak ukiran ayat-ayat Al-Quran di sekeliling bangunannya.

Menara masjid ini memiliki tinggi mencapai 66 meter. Menjadi salah satu menara masjid tertinggi di Jawa Tengah. Melebihi menara Masjid Agung Jawa Tengah yakni Menara Asmaul Husna yang tingginya 62 meter.

Pada 2021, Pemkab Klaten mengalokasikan anggaran senilai Rp2 miliar untuk pemeliharaan dan penyempurnaan menara Masjid Agung Al Aqsha yang memiliki tinggi 66,66 meter tersebut.

Sisi unik lain dari  Masjid Al Aqsha Klaten

Selain memiliki arsitektur bergaya Timur Tengah, di sekeliling masjid juga ditanami pohon kurma jenis ajwa. Hal ini menambah sisi unik dan menarik masjid tersebut.

Bibit kurma ajwa di Masjid Al Aqsha merupakan hibah dari Rojali Ismail Umit, seorang pengusaha  asal Surakarta. Masjid yang menjadi ikon Kabupaten Klaten ini dirasa cocok untuk ditanami pohon kurma di sekelilingnya.

Proses penamanam bibit kurma itu langsung dilakukan oleh Bupat Klaen, Sri Mulyadi pada 2021 silam. Kehadiran pohon kurma di sekitar masjid, menurutnya, bisa menjadi penawar rindu warga Klaten dengan kota suci umat muslim yakni Mekkah dan Madinah.

Di samping berbagai keindahan arsitektur hingga keunikannya, Masjid Al Aqsha menjadi pusat kegiatan masyarakat dengan beragam fasilitasnya. Dalam kompleksnya ada aula serbaguna, poliklinik, kantin, hingga perpustakaan yang bisa digunakan oleh masyarakat.

Penulis: Hammam Izzuddin

Editor: Aly Reza

Iklan

BACA JUGA Klaten Koppig Adalah Wujud Jiwa Patriotisme yang Mampu Memenangkan Pasukan Diponegoro. Kami Bukan Kota Kaleng-Kaleng

Ikuti berita dan artikel Mojok lainnya di Google News.

Terakhir diperbarui pada 31 Agustus 2024 oleh

Tags: klatenmasjid agung klatenmasjid al aqshamasjid al aqsha klaten
Hammam Izzuddin

Hammam Izzuddin

Reporter Mojok.co.

Artikel Terkait

Petani di Delanggu, Klaten maju berkat sistem permakultur. MOJOK.CO
Lipsus

Belajar Bertani dari Dasar, Akhirnya Hidupkan Ketahanan Pangan dari Lahan Kosong di Delanggu Klaten

6 Mei 2026
Klaten International Cycling Festival (KLIC Fest) 2026 undang pecinta sepeda dari seluruh negeri hingga internasional MOJOK.CO
Kilas

Klaten International Cycling Festival 2026: Gowes Asyik Sepeda Klasik di Klaten bareng Pencinta Sepeda Mancanegara

28 April 2026
Merawat Nilai Luhur di Dalam Candi Plaosan agar Tak Memudar Seiring Zaman Mojok.co
Lipsus

Merawat Nilai Luhur di Dalam Candi Plaosan agar Tak Memudar Seiring Zaman

27 April 2026
Menikmati Kenyamanan di Candi Plaosan, Hidden Gem Klaten dengan Nuansa Magis nan Elok untuk Healing Mojok.co
Lipsus

Menikmati Kenyamanan di Candi Plaosan, Hidden Gem Klaten dengan Nuansa Magis nan Elok untuk Healing

24 April 2026
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

omong kosong srawung di desa.MOJOK.CO

Omong Kosong Slogan “Srawung” di Desa: Cuma Jahat ke Warga Miskin, Kalau Kamu Tajir Tak Perlu Membaur buat Dihormati

18 Mei 2026
Catatan Lulusan S2 yang Jadi Driver Maxim: Mempraktikkan Ilmu Pemerintahan Tanpa Birokrasi MOJOK.CO

Catatan Lulusan S2 yang Jadi Driver Maxim: Mempraktikkan Ilmu Pemerintahan Tanpa Birokrasi

13 Mei 2026
Kopi starling dan kopi keliling: cuma Rp5 ribu tapi beri suntikan kekuatan pekerja kantoran di Kebayoran Baru, Jakarta Selatan (Jaksel) untuk survive kerja tanpa Work Life Balance MOJOK.CO

Kopi Starling Cuma 5 Ribu tapi Beri Kekuatan Pekerja Jaksel Survive Tanpa Work Life Balance, Ketimbang 50 Ribu di Coffee Shop Elite

14 Mei 2026
Guru Besar Fakultas Farmasi UGM bidang fitoterapi, Nanang Fakhrudin sebut usaha madu sangat potensial. Tapi ada masalah utama yang rugikan pelaku usaha madu sendiri MOJOK.CO

Usaha Madu Jadi Ceruk Bisnis Potensial, Tapi Salah Praktik Tanpa Sadar Justru Bisa Rugikan Diri Sendiri

12 Mei 2026
Pekerja Jakarta, WFH, kerja sesuai hobi.MOJOK.CO

Kerja Sesuai Hobi Bikin Menderita: Kita Jadi Tak Lagi Punya Tempat Menenangkan Pikiran Saat Muak dengan Pekerjaan

18 Mei 2026
Tongkrongan bapak-bapak, nongkrong.MOJOK.CO

Tongkrongan Bapak-Bapak di Desa: Obrolan Sering Ngawur, Kadang Nggak Berfaedah, tapi Saya Harus Gabung demi “Harga Diri” Keluarga

11 Mei 2026

Video Terbaru

Kalis Mardiasih: Parenting di Negara Gagal, Nasib Anak Jadi Taruhan

Kalis Mardiasih: Parenting di Negara Gagal, Nasib Anak Jadi Taruhan

11 April 2026
Keropak Ferrara dan Warisan Islam Jawa yang Tumbuh dari Kedalaman Batin

Keropak Ferrara dan Warisan Islam Jawa yang Tumbuh dari Kedalaman Batin

9 April 2026
Prof. Al Makin: Persia, Islam, dan Warisan Intelektual yang Terancam Konflik

Prof. Al Makin: Persia, Islam, dan Warisan Intelektual yang Terancam Konflik

6 April 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.