Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Kilas

Silat Panglipur Garut, Rahasia Bela Diri Cecep Arif Rahman Hajar Keanu Reeves

Iradat Ungkai oleh Iradat Ungkai
9 Juli 2023
A A
Cecep Arif Rahman (kiri) dalam sebuah adegan di film dengan Keanu Reeves

Cecep Arif Rahman (kiri) dalam sebuah adegan di film dengan Keanu Reeves

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Bagi penggemar film laga, nama Cecep Arif Rahman tentu sudah tidak asing lagi di telinga. Cecep merupakan satu dari empat pendekar Indonesia yang sukses menjelajahi panggung Hollywood. Debut keaktorannya di film The Raid 2: Berandal (2014) meraih banyak pujian.

Capaian di film perdana membawanya pada perjalanan panjang yang membanggakan. Berbagai film layar lebar garapan Hollywood ia bintangi. Di antaranya Star Wars: The Force Awakens (2015), John Wick: Chapter 3 – Parabellum (2019), hingga Blood Rush (segera diumumkan).

Iklan

Tak banyak aktor Indonesia yang bisa menembus Hollywood. Pria asal Garut ini berhasil melakukannya. Boleh jadi ia menjadi orang Garut pertama yang menghajar Keanu Reeves. Ia yang dulunya berprofesi sebagai PNS, kini menjadi bintang film laga internasional. Semua berkat ilmu bela diri pencak silat.

Perguruan Pencak Silat Panglipur

Cecep kecil tinggal di daerah kaki Gunung Galunggang, Garut. Kakeknya merupakan tokoh silat. Karena itu, sejak kecil kakeknya mendorong Cecep untuk berlatih silat Penglipur Galih, Garut. Ia lalu melengkapi ilmunya dengan berguru kepada R. Enni Rukmini Sekarningrat di Perguruan Pencak Silat Panglipur Bandung.

Perguruan Pencak Silat Panglipur ini berdiri pada 1909 oleh Abah Aleh. Nama “Panglipur” sendiri merupakan pemberian dari Adipati Wiranata Kusumah yang berarti “Penghibur”. Para sesepuh perguruan lalu menggunakan “Panglipur” sebagai akronim motto perguruan: “Pek Aranjeun Neangan Guitu Lohong Ilmuna Pikeun Udageun Rasa” yang artinya “Silahkan mencari guru yang tinggi ilmunya untuk mencapai kesempurnaan rasa.”

Jurus senjata jadi andalan

Ajaran silat Perguruan Panglipur merupakan pengembangan dari beragam aliran silat khas Jawa Barat. Sebut saja Syahbandar, Kari, Sera, Cimande dan Cikalong. Beragam aliran tersebut diolah sedemikian rupa hingga menghasilkan teknik khas silat Panglipur.

Selain teknik bela diri tangan kosong, perguruan ini juga mahir menggunakan senjata. Beberapa jurus senjata Perguruan Panglipur antara lain golok, tongkat, kipas, dan lain-lain. Hal ini sejalan dengan cerita Cecep Arif Rahman perihal keikutsertaannya dalam film The Raid 2: Berandal (2014) karena bisa memainkan senjata karimbit.

“Kemarin yang 2013, Iko kembali menghubungi saya. Soalnya film itu membutuhkan pemain karimbit. Alhamdulillah saya ikut film ini tanpa di casting. Mungkin karena sudah ada kecocokan dengan Iko Uwais. Ditambah saya juga bisa memainkan karimbit sedikit,” pungkas Cecep, dikutip dari laman resmi Silat Panglipur.

Perguruan silat yang mendunia

Banyak pendekar muda lulusan perguruan yang membuka paguron (perguruan) baru di daerahnya masing-masing. Perguruan mereka bisa dikenali dari namanya. Sebab, selalu ada nama Panglipur di belakang nama depan perguruan baru mereka, seperti Rayi Panglipur, Mekar Panglipur, Simpay Panglipur, dan masih banyak lagi.

Untuk menyatukan perguruan-perguruan ini, sesepuh dan guru besar membentuk Himpunan Pencak Silat Panglipur. Anak keempat Abah Saleh, Ibu Eni Rukmini Sekarningrat memimpin himpunan ini. Hingga saat ini, himpunan ini menjadi himpunan silat terbesar di Jawa Barat. Selain itu, Perguruan Panglipur juga telah menyebarkan ilmu bela dirinya ke luar negeri.

Penulis: Iradat Ungkai
Editor: Agung Purwandono

BACA JUGA 4 Aktor Silat Indonesia di Hollywood, Calon Penerus Jackie Chan?

Cek berita dan artikel lainnya di Google News

Terakhir diperbarui pada 9 Juli 2023 oleh

Tags: garutpanglipurpencak silatsilat indonesia
Iradat Ungkai

Iradat Ungkai

Kadang penulis, kadang sutradara, kadang aktor.

Artikel Terkait

Pemuda asal Garut sukses jadi konten kreator perjalanan dengan modal ijazah SD. MOJOK.CO

Nekat Keliling Indonesia Bermodal Ijazah SD, Mantan Pedagang Es Krim Asal Garut Ini Malah Sukses Jadi Konten Kreator Perjalanan

17 Juli 2026
Tapak Suci Unair. MOJOK.CO

Saat Pencak Silat Dianggap Biang Kerok, Saya Bersyukur Jadi Bagian Tapak Suci Unair yang Anti Tawuran

21 April 2026
Atlet pencak silat Unair, Faryska Ozi Faradika. MOJOK.CO

UKM Pencak Silat Unair Selamatkan Mimpi Atlet PSHT, Gelanggang Pertandingan Lebih “Menyeramkan” daripada Ruang Kelas Kuliah

20 April 2026
Ribetnya urusan sama pesilat. Rivalitas perguruan pencak silat seperti PSHT dan PSHW (SH Winongo) bikin masalah sepele jadi alasan rusuh MOJOK.CO

Makin Muak ke Ulah Pesilat: Perkara Tak Disapa Duluan dan Beda Perguruan Langsung Dihajar, Dikasih Fakta Terang Eh Denial

7 April 2026
Atlet pencak silat asal Kota Semarang, Tito Hendra Septa Kurnia Wijaya, raih medali emas di SEA Games 2025 Thailand MOJOK.CO

Menguatkan Pembinaan Pencak Silat di Semarang, Karena Olahraga Ini Bisa Harumkan Indonesia di Kancah Internasional

22 Desember 2025
Backpacker asal Jogja diusir dari masjid sebelum naik Gunung Papandayan, Garut. MOJOK.CO

Pengalaman Sial “Backpacker” ke Papandayan, Belum Sampai Gunung Sudah Diusir Pengurus Masjid karena Dikira Gelandangan

19 November 2025
Muat Lebih Banyak


Terpopuler Sepekan

Penyesalan mahasiswa kiri dan naif: tolak kerja (jadi budak) korporat karena melanggengkan kapitalisme, tapi sadar orang tua belum bahagia MOJOK.CO

Sesal Mahasiswa Sok Kiri Anti Kapitalisme dan Naif: Tolak Kerja Korporat, Tapi Sadar Belum Bantu Ekonomi Orang Tua

21 Agustus 2026
Garuda Pertiwi Diredam Thailand di Final: Satu Langkah Mundur, Seribu Langkah ke Depan

Garuda Pertiwi Diredam Thailand di Final: Satu Langkah Mundur, Seribu Langkah ke Depan

24 Agustus 2026
Fikih Hijau ala Masjid Walidah Dahlan UNISA Yogyakarta. MOJOK.CO

Fikih Hijau ala Masjid Walidah Dahlan UNISA: Masjid sebagai Mercusuar Peradaban dan Konservasi Lingkungan

22 Agustus 2026
S2, sarjana nganggur MOJOK.CO

Curhatan Lulusan Sarjana Lanjut Kuliah S2 Modal FOMO yang Justru Berujung Kesulitan Mencari Kerja

26 Agustus 2026
Pelaku pembakaran hutan di Kalimantan dan titik lemah penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Indonesia MOJOK.CO

Titik Lemah Penanganan Karhutla di Indonesia: 72 Orang Sengaja Bakar Hutan untuk Buka Lahan, Jadi Ancaman Ekosida

23 Agustus 2026
Bakpia barangkali menjadi oleh-oleh khas Jogja yang biasa saja dan gitu-gitu aja. Tapi punya nilai sosial bagi perantau Jogja asal desa MOJOK.CO

Bakpia Jogja Memang Oleh-oleh Biasa dan Gitu-gitu Aja, Tapi Sangat Berharga buat Orang di Desa

22 Agustus 2026

Video Terbaru

Menjadi Manusia Bersama Habib Jafar: Konsisten, Kehilangan, dan Syukur

Menjadi Manusia Bersama Habib Jafar: Konsisten, Kehilangan, dan Bersyukur

20 Agustus 2026
Abdur Arsyad: Dari Matematika sampai Memikirkan Masa Depan Negara

Abdur Arsyad: Dari Matematika sampai Memikirkan Masa Depan Negara

8 Agustus 2026
Menguatkan Ketahanan Pangan Keluarga dari Kebun di Klaten

Menguatkan Ketahanan Pangan Keluarga dari Kebun di Klaten

7 Agustus 2026


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

🤖 PRAYIT AI ×
Salam dari Mojok! Aku Prayit AI. Ada yang bisa dibantu hari ini, Rek?
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.