Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Kilas Pendidikan

Rombongan Mahasiswa Asal Singapura Belajar Bikin Klepon dan Combro di Gunungkidul

Hammam Izzuddin oleh Hammam Izzuddin
8 September 2024
A A
mahasiswa Singapura belajar masak di UNY Gunungkidul.MOJOK.CO

Para mahasiswa asal Singapura antusias belajar memasak (Dok.UNY)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

Rombongan mahasiswa dari Nanyang Polytechnic of Singapore (NYP) belajar membuat klepon, combro, dan nagasari di Fakultas Vokasi UNY yang berlokasi di Gunungkidul. Mereka terlihat antusias dengan makanan-makakan tradisional Indonesia ini.

Kunjungan para mahasiswa dari Singapura ini dalam rangka Overseas Education and Learning Programme (OELP). Kunjungan ini diisi dengan workshop : ‘Indonesian Local Food Production’ yang dipimpin oleh Kurni Marifa M.Pd. dan Ngabdul Munif M.Pd. Keduanya merupakan Dosen Tata Boga, Departemen Busana dan Rias Kecantikan Fakultas Vokasi UNY, Jumat (6/9).

Mahasiswa NYP dibagi menjadi 2 group dan melakukan praktek memasak makanan di ruangan laboratorium pastry dan laboratorium KWU tata boga yang berada di gedung baru utara Fakultas Vokasi UNY. Mahasiswa NYP dipandu untuk memasak makanan khas indonesia klepon, combro dan nagasari.

Sebelum praktik, mahasiswa NYP dibekali dengan resep makanan khas indonesia yang ingin dibuat dan perlengkapan masak seperti celemek dan topi koki. Proses praktik memasak juga didampingi oleh kedua dosen dari NYP, Mr. Tan Tsu Soo dan Mr. David Koh KW.

Mahasiswa Singapura suka makanan Gunungkidul

Mahasiswa NYP terlihat antusias dan bersemangat dalam praktek memasak. Praktik ini dipenuhi pertanyaan-pertanyaan dari peserta karena rasa penasaran mereka terhadap kuliner tradisional Indonesia.

“Saya tidak pernah mencoba membuat klepon dan combro. Saya tidak tahu bahwa onde-onde memiliki cara penyebutan nama yang berbeda. Karena di Singapura, kami menyebut klepon sebagai onde-onde, jadi sangat menarik, ujar Qisthina Raudhah, salah satu mahasiswa NYP, melansir laman resmi UNY.

Sat memasaknya, Qisthina mengaku teringat kembali kenangan saat melakukannya bersama ibu dan nenek saya. Lebih lanjut, Qisthina juga menyampaikan bahwa dia ingin memasak makanan ini lagi di Singapura. Resep yang didapat dari sesi ini ingin ia praktikkan sendiri.

“Saya pasti akan memasak cemilan ini lagi karena ibu saya suka tempe dan adik saya suka kue, jadi saya akan membuatnya untuk mereka” jelas Qisthina.

Setelah sesi memasak selesai, para mahasiswa NYP mencicipi hasil masakan mereka sendiri dengan kebanggaan. Kegiatan ditutup dengan makan siang dan dokumentasi bersama.

Penulis: Hammam Izzuddin

Editor: Aly Reza

BACA JUGA: Jogja Tak Pernah Lengkap Tanpa Buku, Musik, dan Seni Rupa

Ikuti berita dan artikel Mojok lainnya di Google News

Terakhir diperbarui pada 8 September 2024 oleh

Tags: combrogunungkidulkuliner tradisionalmahasiswa UNYuny
Hammam Izzuddin

Hammam Izzuddin

Reporter Mojok.co.

Artikel Terkait

Yamaha Jupiter Z, Motor Sakral yang Hadirkan Rasa Takut MOJOK.CO
Otomojok

Yamaha Jupiter Z, Motor Sakral yang Menghadirkan Rasa Takut tapi Ternyata Menjadi Simbol Perjuangan yang Tak Pernah Diceritakan

7 Mei 2026
4 Oleh-Oleh “Red Flag” Gunungkidul yang Sebaiknya Dipertimbangkan Ulang sebagai Buah Tangan Mojok.co
Pojokan

4 Oleh-Oleh Gunungkidul yang Sebaiknya Dipertimbangkan Berkali-kali sebelum Dibeli

29 Maret 2026
PGPAUD, Guru PAUD.MOJOK.CO
Sekolahan

Nekat Kuliah di Jurusan PGPAUD UNY demi Wujudkan Mimpi Ibu, Setelah Lulus Harus ‘Kubur Mimpi’ karena Prospek Kerja Suram

19 Februari 2026
Ulfi Rahmawati, penerima beasiswa LPDP alumnus UNY. MOJOK.CO
Kampus

Tak Melihat Masa Depan Cerah sebagai Guru Honorer di Ponorogo, Pilih Kuliah S2 dengan LPDP hingga Kerja di Perusahaan Internasional

21 Januari 2026
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Fitur "Pilih Kursi" di KAI Access terasa percuma karena penumpang di kereta api ekonomi tidak tahu diri MOJOK.CO

Fitur “Pilih Kursi” KAI Access Terasa Percuma, Mau Duduk Nyaman di Kursi Incaran tapi Malah Makin Kesal

8 Juni 2026
Lima daerah di Jawa Tengah jadi pilot project BPOM Pusat untuk produk jamu aman demi menjaga citra obat tanaman herbal warisan UNESCO MOJOK.CO

Merawat Citra Jamu di Jateng sebagai Warisan Sehat dan Aman, Campuran Bahan Kimia Bisa Merusaknya

9 Juni 2026
Pengalaman Kuliah di Polandia, Eropa Sambil Jadi Tour Guide. MOJOK.CO

Pengalaman Kuliah di Eropa Sambil Jadi Tour Guide bikin Enggan Kembali ke Tanah Air, tapi Tak Ada Jalan Lain Selain Pulang

4 Juni 2026
Ketika Hukum Mandul dan Sang Jenderal Jagal Terus "Menyangkal", Hantu Masa Lalu Datang Memberi Keadilan.MOJOK.CO

Ketika Hukum Mandul dan Sang Jenderal Jagal Terus “Menyangkal”, Hantu Masa Lalu Datang Memberi Keadilan

10 Juni 2026
pekerja kantoran.MOJOK.CO

Akal-akalan “Kantor adalah Keluarga”, Menguras Mental dan Menggerogoti Karier

4 Juni 2026
Cara Jawa Tengah (Jateng) menjaga inflasi dan ketersediaan pangan MOJOK.CO

Cara Jawa Tengah Jaga Inflasi dan Ketersediaan Pangan agar Harga Terkendali dan Keterjangkauan Pangan bagi Masyarakat Terjamin

10 Juni 2026

Video Terbaru

Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

31 Mei 2026
Smarai, Konten Organik dan Cara Promosi Band tanpa Panik Ngejar Viral

Smarai, Konten Organik dan Cara Promosi Band tanpa Panik Ngejar Viral

21 Mei 2026
Mbah Tejo: Gen Z Mungkin Lembek, tapi Tantangan Hidup Mereka Jauh Lebih Berat

Mbah Tejo: Gen Z Mungkin Lembek, tapi Tantangan Hidup Mereka Jauh Lebih Berat

17 Mei 2026


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.