Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Kilas Olah Raga

Uruguay dan 3 Negara Amerika Latin Lainnya Ajukan Diri Jadi Tuan Rumah Bersama Piala Dunia 2030

Purnawan Setyo Adi oleh Purnawan Setyo Adi
3 Agustus 2022
A A
piala dunia mojok.co

Presiden Konfederasi Sepak Bola Amerika Selatan (CONMEBOL) Alejandro Dominguez saat menghadiri jumpa pers pencalonan Argentina, Chile, Uruguay, dan Paraguay sebagai tuan rumah bersama Piala Dunia 2030 di Stadion Centenario, Montevideo, Uruguay, Selasa (2/8/2022) waktu setempat. (ANTARA/AFP/Pablo Porciuncula)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Empat negara Amerika Latin resmi mengajukan pencalonan diri sebagai tuan rumah bersama Piala Dunia 2030. Mereka adalah Argentina, Chile, Uruguay, dan Paraguay.

Apabila pencalonan ini sukses maka akan jadi sejarah. Pasalnya tepat satu abad setelah edisi perdana pada 1930, Piala Dunia kembali ke Uruguay.

Iklan

Uruguay merupakan tuan rumah pertama Piala Dunia 100 tahun yang lalu. Semua pertandingan dilaksanakan di Kota Montevideo. Ada 3 stadion yang digunakan: Stadion Centenario, Stadion Pocitos, dan Stadion Parque Central.

Tuan rumah Uruguay keluar sebagai pemenang dalam turnamen piala dunia perdana ini. Mereka berhasil memenangkan laga final melawan Argentina dengan Skor 4-2. Hasil ini menambah dominasi Uruguay karena sebelumnya menjadi jawara di Olimpiade 1928.

Setelah Uruguay pada 1930, Argentina dan Chile juga sudah pernah menjadi tuan rumah Piala Dunia, masing-masing pada 1978 dan 1962. Maka dari itu jika permohonan ini dikabulkan oleh FIFA, maka sejarah akan terulang.
“Ini adalah mimpi sebuah benua,” kata Presiden Konfederasi Sepak Bola Amerika Selatan (CONMEBOL) Alejandro Dominguez seperti dilansir oleh Reuters, Rabu (3/2/2022).

“Tentu masih akan ada Piala Dunia berikutnya, tapi ajang itu hanya berusia 100 tahun satu kali saja, dan turnamen itu perlu pulang ke rumah,” kata Dominguez dalam sebuah acara di Stadion Centenario Montevideo.

“Ini agar Piala Dunia kembali diselenggarakan lagi di tempat ia bermula 100 tahun kemudian,” kata Presiden Asosiasi Sepak Bola Uruguay (UFA) Ignacio Alonso menambahi.

Dominguez meyakini ada lebih dari cukup alasan bagi FIFA untuk menerima pencalonan tuan rumah bersama keempat negara.

Piala Dunia 2030 digelar empat tahun setelah edisi 2026 yang diselenggarakan di Kanada, Meksiko, dan Amerika Serikat. Saat ini dalam pencalonan tuan rumah Piala Dunia 2030 keempat negara Amerika Latin itu punya pesaing berat dalam Spanyol dan Portugal yang juga sudah resmi mengajukan tuan rumah bersama pada bulan lalu.

Sumber: Antara
Editor: Purnawan Setyo Adi

XXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXX

BACA JUGA Mari Berandai-andai Jika Timnas Indonesia Lolos Piala Dunia 

 

Terakhir diperbarui pada 3 Agustus 2022 oleh

Tags: FIFAPiala duniasepakbola
Purnawan Setyo Adi

Purnawan Setyo Adi

Redaktur Liputan Mojok.co

Artikel Terkait

Piala Dunia, Joachim Klement yang Tak Pernah Salah Ramal dan Skenario-Skenario Ajaib.MOJOK.CO
Fragmen

Joachim Klement yang Tak Pernah Salah Ramal dan Skenario-Skenario Ajaib Pildun

25 Juni 2026
Gotong Royong ala Serigala Putih: Napas Kultural Uzbekistan di Pentas Piala Dunia.MOJOK.CO
Fragmen

Sepak Bola Gotong Royong Bernama Mahalla, Senjata Taktis Uzbekistan di Piala Dunia

17 Juni 2026
Timnas Kongo dan Wajah Baru Kolonialisme di Sepak Bola Afrika.MOJOK.CO
Fragmen

Timnas Kongo dan Wajah Baru Kolonialisme di Sepak Bola Afrika

12 Juni 2026
JIS Panggung Sirkus Erick Thohir dan Presiden Jokowi MOJOK.CO
Esai

JIS: Panggung Sirkus Erick Thohir dan Presiden Jokowi

10 Juli 2023
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Polyworking (mencari pekerjaan tambahan atau sampingan) jadi pilihan rasional in this economy karena satu pemasukan gaji tak beri rasa aman MOJOK.CO

Polyworking: Pekerja Kurangi Waktu Luang demi Pekerjaan Tambahan dan Pesan untuk Lulusan Baru jika Sumber Gaji Tak Cukup 1

8 Juli 2026
kebun sayur di kota jogja.MOJOK.CO

Cara Warga Wirobrajan Hadapi Keterbatasan Lahan: Mengubah Tembok Kampung Menjadi Kebun Sayur

8 Juli 2026
SSB MAS merawat bibit-bibit muda sepak bola Kota Jogja meski dari Lapangan Minggiran yang tidak rata MOJOK.CO

SSB Tertua di Kota Jogja Merawat Bibit-bibit Muda Meski dari Lapangan Bola Tidak Rata

11 Juli 2026
Jumirah dan suami merupakan pemulung di TPA Troketon, Klaten. MOJOK.CO

“Nrimo ing Pandum” ala Ibu Jumirah: Berteman dengan Belatung dan Diabetes di Tengah 150 Ton Sampah Residu Warga Klaten

12 Juli 2026
Bagi Najwa Shihab, gagasan liar anak muda seperti dalam esai para penerima Djarum Beasiswa Plus dalam Final Nasional Essay Contest Beswan Djarum 2026 harus diberi ruang MOJOK.CO

“Gagasan Liar” Anak Muda Harus Diberi Ruang, Terdengar Tak Lazim tapi Penting Dibicarakan

6 Juli 2026
Petugas Sensus Ekonomi ditolak masyarakat karena sudah sulit percaya dengan pemerintah MOJOK.CO

Yang Harus Dibenahi dari Sensus Ekonomi usai Petugas Ditolak di Mana-mana, Karena Masyarakat Makin Sulit Percaya sebab Sering Dibuat Kecewa

6 Juli 2026

Video Terbaru

Di Balik Panggung "Sebat Dulu Live on Stage": Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

Di Balik Panggung “Sebat Dulu Live on Stage”: Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

23 Juni 2026
Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

6 Juni 2026
Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

31 Mei 2026


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

XXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXX
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.