Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Kilas

Mengenal UMAM, Kampus Muhammadiyah Pertama di Luar Negeri

Hammam Izzuddin oleh Hammam Izzuddin
16 Mei 2023
A A
Universiti Muhammadiyah Malaysia, kampus pertama Muhammadiyah di luar negeri. MOJOK.CO

Kampus Universiti Muhammadiyah Malaysia. (Istimewa)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Universiti Muhammadiyah Malaysia (UMAM) menjadi kampus Muhammadiyah pertama di luar negeri. Resmi berdiri sejak 2021 lalu, perguruan tinggi yang terletak di Perlis, Malaysia ini terus berkembang.

UMAM mendapat izin pendirian lewat Jabatan Pendidikan Tinggi Kementerian Pengajian Tinggi Malaysia pada 5 Agustus silam. Melalui laman resminya, saat ini UMAM membuka beberapa program PhD (S3) di beberapa bidang seperti information technology, social science, business and management, education, dan Islamic studies.

Pada masa awal resmi, Ketua Badan Pimpinan Harian (BPH) UMAM, Prof Bambang Setiadji mengungkapkan kampus ini berpredikat research university. Hal itu lantaran jumlah mahasiswa program doktornya mendominasi.

Bambang menyebut UMAM hadir untuk membantu menambah doktor bagi sejumlah Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan Aisyiah (PTMA). Kehadiran doktor merupakan aspek penting bagi perkembangan akademis kampus.

“Dihitung oleh Prof Edy Suandi Hamid itu masih ada 15.000 yang belum doktor. Kapasitas UMAM ini hanya 150 sampai 200 (mahasiswa) setahun. Jadi kalau 15.000 ribu itu 75 tahun baru habis,” ungkap Bambang kala itu.

Pada laman umam.edu.my tercantum beberapa keunggulan universitas ini. Fokus utamanya adalah penerapan nilai-nilai Islam pada perkembangan ilmu pengetahuan dengan pendidikan berkualitas tinggi. Selain itu, kampus ini memiliki dosen-dosen yang telah menempuh PhD di bidang yang sesuai.

Proses panjang pendirian kampus Muhammadiyah di luar negeri

Muhammadiyah memulai proses pendirian UMAM sejak 2017 silam. Kehadirannya menjadi upaya organisasi Islam tersebut dalam memperluas dakwah.

“Kelahiran Universiti Muhammadiyah Malaysia merupakan wujud dari program internasionalisasi Muhammadiyah yang diamanatkan oleh muktamar Muhammadiyah dalam wujud membangun center of excellent di luar negeri,” kata Ketua Umum PP Muhammadiyah Haedar Nashir pada 2021 silam.

Proses pendirian UMAM dengan membentuk perseroan terbatas (sendirian berhad) di Negeri Jiran pada 8 Februari 2017. Perseroan tersebut bernama UCMM Konsortium Sdn. Bhd. dengan Lembaga Pengarah Syarikat atas nama Haedar Nashir, Mohd Noh Bin Dalimin, Ahmad Dahlan Rais, dan Marpuji Ali Muanam.

Setelah itu, proses melengkapi berkas di bawah ketentuan yang berlaku di Malaysia berlangsung secara bertahap. Pengurus Muhammadiyah juga bertemu langsung bersama Menteri Pendidikan Malaysia saat itu yakni DR Maszlee Malik.

Proses panjang lebih dari tiga tahun akhirnya menuai hasilnya pada 10 Agustus 2021. Kala itu, Ketua Pengarah Jabatan Pendidikan Tinggi Malaysia, Prof Dato Dr Husaini Bin Omar resmi membacakan surat izin kelulusan dan persetujuan pendirian UMAM. Sehari berselang, universitas ini resmi berdiri.

Reporter: Hammam Izzuddin
Editor: Agung Purwandono

BACA JUGA Kehilangan Guru-guru Terbaik, Muhammadiyah Protes Pemerintah

Cek berita dan artikel lainnya di Google News.

Terakhir diperbarui pada 16 Mei 2023 oleh

Tags: kampus luar negerikampus malaysiaMuhammadiyahPendidikanUMAM
Hammam Izzuddin

Hammam Izzuddin

Reporter Mojok.co.

Artikel Terkait

Mengajar di Wamena: Dari Perang Suku hingga Jalan Kaki 7 Hari demi Menjadi Sarjana
Esai

Mengajar di Wamena: Dari Perang Suku hingga Jalan Kaki 7 Hari demi Menjadi Sarjana

10 Juni 2026
Ambisnya Orang Tua di Jogja Demi Sekolah Favorit untuk Anaknya MOJOK.CO
Tajuk

Ambisnya Orang Tua di Jogja demi Sekolah Favorit untuk Anaknya

1 Juni 2026
Skandal Kopenhagen dan Travel Grant: Mengapa Sistem Akademik Indonesia Justru Melahirkan Conference Hunter Palsu? MOJOK.CO
Esai

Skandal Kopenhagen dan Travel Grant: Mengapa Sistem Akademik Indonesia Justru Melahirkan Conference Hunter Palsu?

29 Mei 2026
Horor Pendidikan di Jogja: Balita Dianiaya, Mahasiswa Dilecehkan MOJOK.CO
Tajuk

Horor Pendidikan di Jogja: Balita Dianiaya, Mahasiswa Dilecehkan

25 Mei 2026
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Lima daerah di Jawa Tengah jadi pilot project BPOM Pusat untuk produk jamu aman demi menjaga citra obat tanaman herbal warisan UNESCO MOJOK.CO

Merawat Citra Jamu di Jateng sebagai Warisan Sehat dan Aman, Campuran Bahan Kimia Bisa Merusaknya

9 Juni 2026
Santri asal Sumatra masuk Jurusan Arsitektur di Universiti Malaya, Malaysia. MOJOK.CO

Kisah Aisyah, Gadis Sumatra yang Nekat Merantau untuk Raih Gelar Sarjana “Jurusan Seni” di Kampus Top Pertama Malaysia

11 Juni 2026
Solusi agar lansia di Indonesia tidak rentan miskin tanpa dana pensiun untuk putus siksaaan finansial sandwich generation MOJOK.CO

Lansia Indonesia Rentan Miskin Tanpa Dana Pensiun bikin Anak Muda Tersiksa Finansial Jadi Sandwich Generation, Harus Diputus

11 Juni 2026
Jawa Tengah dan Bappenas bersinergi dalam percepatan pembangunan infrastruktur di Pantura dan Pansela MOJOK.CO

Pembangunan Infrastruktur Pantura dan Pansela Jadi Prioritas karena Jateng Punya Banyak Potensi Ekonomi

9 Juni 2026
Sunflower Angel di Candi Prambanan saat pagi. MOJOK.CO

Simbol Perjalanan Cinta Sepasang Kekasih asal Jakarta-Jogja dalam Karya Seni “Sunflower Angel” di Candi Prambanan

11 Juni 2026
Gaji 2 juta hasil kerja di Jogja habis buat ngasih makan naga (judi slot) karena ilusi jackpot MOJOK.CO

Gaji 2 Juta Jogja Selalu Lenyap buat Ngasih Makan Naga: Rela Kelaparan dan Susahkan Ortu-Teman demi Jackpot, Tapi Tak Mau Sadar

14 Juni 2026

Video Terbaru

Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

31 Mei 2026
Smarai, Konten Organik dan Cara Promosi Band tanpa Panik Ngejar Viral

Smarai, Konten Organik dan Cara Promosi Band tanpa Panik Ngejar Viral

21 Mei 2026
Mbah Tejo: Gen Z Mungkin Lembek, tapi Tantangan Hidup Mereka Jauh Lebih Berat

Mbah Tejo: Gen Z Mungkin Lembek, tapi Tantangan Hidup Mereka Jauh Lebih Berat

17 Mei 2026


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.