Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Kilas

Mahfud MD Kritik KPU Terkait Polemik Penghitungan Suara Pemilu

Redaksi oleh Redaksi
22 April 2019
A A
mahfud md
Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Menurut Mahfud MD, kisruh terkait penrhitungan suara pemilu kali ini salah satunya karena KPU kurang antisipatif.


Polemik terkait penghitungan suara Pemilu 2019 yang oleh banyak pihak dinilai kacau mau tak mau memang membuat KPU sebagai penyelenggara pemilu banyak dihujani kritik. Bannyaknya korban yang jatuh selama proses penyelenggaraan pemilu tak lantas meredam Arus kritik terhadap proses penghitungan suara oleh KPU yang dianggap lambat dan banyak kesalahan.

Iklan

Satu dari sekian banyak kritik yang dialamatkan untuk KPU datang dari Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Prof DR Moh Mahfud MD.

Mahfud MD mengeluarkan kritik dan uneg-unegnya terkait kinerja KPU melalui serangkaian twit yang ia buat kemarin malam.

Mahfud MD mengatakan bahwa dirinya sudah lama memperingatkan KPU tentang adanya potensi serangan yang dialamatkan kepada lembaga tersebut.

“Pada awal Januari 2019, saya sudah ingatkan, setelah pencoblosan KPU akan diserang dengan berbagai isu: kecurangan, unprofesional, memihak, diintervensi dan sebagainya. Waktu itu saya ingatkan, KPU Indonesia harus profesional. Yang saya sampaikan di ILC Itu sekarang benar terjadi.” Tulis Mahfud.

Lebih lanjut, Mahfud MD menganggap bahwa kekisruhan yang terjadi terkait dengan penghitungan suara Pemilu kali ini salah satunya karena KPU kurang antisipasif dalam penanganan teknologi informasi.

Hal tersebut menurut Mahfud sangat berbahaya, sebab bisa membuat kepercayaan masyarakat terhadap KPU menurun sangat drastis.

“Kekisruhan yang sekarang terjadi, antara lain, disebabkan juga oleh kurang antisipatifnya KPU dalam penanganan IT sehingga terkesan kurang profesional. Masak, salah input data sampai di 9 daerah? Masak dalam 3 hari baru terinput 5%? Penghitung swasta/perseorangan saja sudah lebih di atas 50%.” lanjut Mahfud.

Akibat yang paling parah atas kekisruhan penghitungan suara ini menurut Mahfud adalah adanya dugaan oleh masyarakat bahwa KPU tidak netral.

“Keadaan seperti ini menimbulkan banyaj spekulasi negatif dan semakin memperpanas suasana. Ada yang curiga, KPU kesusupan orang IT yang tidak netral. KPU harus memastikan bahwa awak IT-nya benar-benar profesional dan netral. Bawaslu dan civil society harus diberi akses yang luas untuk langsung mengawasi.”

Kritik Mahfud MD terhadap KPU ini menjadi salah satu kritik yang paling menarik perhatian banyak masyarakat. Maklum saja, sebab yang ngomong Mahfud MD, sosok yang dianggap punya kecakapan di bidang hukum dan tata negara, sehingga kritiknya dianggap sangat otoritatif. Beda soal kalau yang ngasih kritik adalah, misalnya, Arief Poyuono. Jatuhnya bukan kritik, tapi malah monolog komedi nanti.

Kritik Mahfud tersebut tak pelak langsung disambut meriah oleh para pendukung Prabowo. Mereka jadi punya semacam tameng atas kekalahan perolehan suara Prabowo dari Jokowi di website resmi KPU.

Yah, Mantap Pak Mahfud. Kapan lagi kan dibelain rame-rame sama pendukung Prabowo. Hehehe.

Iklan

mahfud md

Terakhir diperbarui pada 22 April 2019 oleh

Tags: kpumahfud mdprabowo
Redaksi

Redaksi

Artikel Terkait

Instruksi Belajar Bahasa Prancis: Taktik Genius Mengenal Perjuangan Rakyat Prancis MOJOK,CO
Esai

Instruksi Belajar Bahasa Prancis: Taktik Genius untuk Mengenal Perlawanan Rakyat Prancis

1 Juni 2026
Museum Ibu Marsinah jangan berhenti sebagai simbol, tapi negara harus serius pikirkan kesejahteraan kaum buruh MOJOK.CO
Tajuk

Museum Ibu Marsinah Jangan Berhenti sebagai Simbol, Tapi Kesejahteraan Buruh Harus Benar-benar Dipikirkan

18 Mei 2026
Mens Rea, Panji Pragiwaksono sebagai Anak Abah, dan Bahaya Logika Fanatisme MOJOK.CO
Esai

Mens Rea, Pandji Pragiwaksono sebagai Anak Abah, dan Bahaya Logika Fanatisme

12 Januari 2026
kapitalisme terpimpin.MOJOK.CO
Ragam

Bahaya Laten “Kapitalisme Terpimpin” ala Prabowonomics

21 Oktober 2025
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Naik BYD Menyusuri Jalanan Jakarta Bikin Saya Jadi Kampungan MOJOK.CO

Pengalaman Menahan Rasa Penasaran di Dalam Kabin Mewah BYD demi Tidak Terlihat Kampungan ketika Menyusuri Jalanan Jakarta

30 Juni 2026
Tahlilan jadi acara yang tidak empati pada perempuan. Tak punya jeda untuk berduka karena harus mikir suguhan hingga amplop kiai-tamu undangan MOJOK.CO

Tahlilan Jadi Beban Fisik dan Mental bagi Perempuan: Tidak Diberi Ruang Berduka karena Tuntutan Amplop hingga Suguhan

1 Juli 2026
Modus judi online makin canggih. MOJOK.CO

Marak Akun Spam Berkedok Foto Wanita, Waspada Promosikan Judi Online Tanpa Sengaja

3 Juli 2026
Banyak Sekolah Menahan Ijazah Siswa, Masalah Sistemik yang Bisa Hancurkan Masa Depan Anak.MOJOK.CO

Banyak Sekolah Menahan Ijazah Siswa, Masalah Sistemik yang Bisa Hancurkan Masa Depan Anak

3 Juli 2026
Lulus dari Universitas Mataram lanjut ke University of Queensland Australia. MOJOK.CO

Kisah Awardee LPDP yang Tak Ingkar Janji: Dulu Hanya Bocah Penggembala Kuda, Kini Jadi Asisten Gubernur NTB

6 Juli 2026
Nasib Yamaha Byson Baru yang Dicintai Setelah Tak Bisa Dimiliki MOJOK.CO

Nasib Yamaha Byson dan Paradoks Benda yang Baru Dicintai Setelah Berhenti Diproduksi dan Tak Bisa Dimiliki Lagi

2 Juli 2026

Video Terbaru

Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

6 Juni 2026
Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

31 Mei 2026
Smarai, Konten Organik dan Cara Promosi Band tanpa Panik Ngejar Viral

Smarai, Konten Organik dan Cara Promosi Band tanpa Panik Ngejar Viral

21 Mei 2026


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.