Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Kilas

Kementerian Keuangan Tolak Usulan Pembebasan Pajak Mobil Baru 0 Persen

Redaksi oleh Redaksi
20 Oktober 2020
A A
pajak mobil
Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Rencana pembebasan pajak mobil menjadi 0 persen yang diusulkan oleh Kementerian Perindustrian ditolak oleh Kementerian Keuangan.

Orang-orang yang bulan lalu pengin beli mobil namun kemudian sengaja menunda karena adanya wacana relaksasi pemangkasan pajak mobil baru menjadi 0 persen dan berharap bisa membeli mobil dengan harga yang jauh lebih murah tampaknya harus menerima kenyataan bahwa penundaannya sia-sia.

Iklan

Menteri Keuangan Sri Mulyani secara tegas menolak usulan pembebasan atau penghapusan pajak untuk mobil baru menjadi 0 persen. Penolakan terhadap usulan tersebut disampaikan langsung oleh Sri Mulyani saat menggelar pemaparan kinerja APBN sampai dengan September 2020, pada Senin, 10 Oktober 2020 kemarin.

“Kami saat ini tidak mempertimbangkan untuk memberikan pajak mobil baru sebesar 0 persen seperti yang disampaikan oleh industri dan Kementerian Perindustrian,” terang Sri Mulyani.

Menurut Sri Mulyani, insentif pajak seharusnya diberikan kepada banyak sektor, bukan hanya satu sektor tertentu saja.

“Kami akan terus coba untuk berikan dukungan-dukungan kepada sektor industri keseluruhan melalui insentif-insentif yang kami sudah berikan,” lanjutnya.

Seperti diketahui, wacana tentang penghapusan pajak mobil baru menjadi 0 persen diusulkan oleh Menteri Perindustrian Agus Gumiwang. Usulan tersebut mengemuka setelah melihat kondisi industri otomotif yang benar-benar lesu karena dihantam oleh pandemi. Relaksasi pajak mobil baru tersebut diharapkan bisa menjadi stimulus untuk meningkatkan kembali penjualan mobil baru yang memang turun drastis akibat pandemi.

Penjualan mobil dalam kurun waktu Januari-Agustus tahun 2020 ini memang turun sangat signifikan dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu. Tahun 2019 lalu, selama periode 8 bulan, jumlah mobil yang terjual sebanyak 677.085, sedangkan di tahun 2020, hanya sebesar 364.034. Itu artinya, penurunan yang terjadi mencapai 40 persen.

Hal itulah yang membuat Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) berharap agar usulan relaksasi pajak mobil baru menjadi 0 persen bisa menjadi penolong.

“Kami berharap kalau bisa di kuartal keempat ini (diberlakukan). Harusnya sih September, tapi sekarang ini kan sudah pertengahan bulan, nanti kalau baru keluar akhir September harapannya ya Oktober, November, Desember, paling nggak (pajak mobil baru 0 persen) sudah jalan,” terang Ketua Umum Gaikindo, Yohannes Nangoi kepada DetikOto pertengahan September lalu.

Pada akhirnya, harapan tinggal harapan. Usulan tersebut pada akhirnya ditolak. Kementerian Keuangan menyatakan bahwa insentif berupa pembebasan pajak mobil baru menjadi 0 persen berpotensi memberikan dampak negatif pada sektor industri lainnya.

“Setiap insentif yang diberikan kami akan evaluasi lengkap sehingga kami tidak akan berikan insentif yang di satu sisi bisa memberikan dampak negatif ke kegiatan ekonomi lain,” jelas Sri Mulyani.

Yah, begitulah. Buat yang kecewa karena nggak jadi beli mobil dengan harga murah, bersabar saja. Mungkin itu adalah cara Tuhan untuk menyiapkan rezeki yang lebih besar sehingga bisa membuat kalian membeli mobil dengan harga yang pajaknya full, nggak setengah-setengah.

pajak mobil 0 persen

Iklan

BACA JUGA Pengalaman Menjadi Penumpang Mobil-Mobil Bekas Kaleng Khong Guan dan artikel KILAS lainnya. 

Terakhir diperbarui pada 20 Oktober 2020 oleh

Tags: kementerian keuanganmobilpajak mobil
Redaksi

Redaksi

Artikel Terkait

Ribetnya punya mobil di desa. Bisa menjadi musuh masyarakat perkara parkir. Rawan jadi korban iseng bocil-bocil nakal MOJOK.CO
Catatan

Repotnya Punya Mobil di Desa: Bisa Jadi “Musuh Masyarakat” Perkara Parkir dan Garasi, Masih Rawan Jadi Korban Kenakalan Bocil-bocil

15 April 2026
Toyota Fortuner, Mobil yang Saya Harap Lenyap dari Jalanan Jogja Mojok.co
Pojokan

Toyota Fortuner, Mobil yang Saya Harap Lenyap dari Jalanan Jogja

14 September 2025
dana film animasi Merah Putih: One for All lebih baik untuk guru honorer. MOJOK.CO
Kabar

Daripada Dipakai untuk Produksi Film Animasi “Merah Putih: One for All”, Uang Rp6,7 Miliar Bisa Dipakai untuk Menyejahterakan Guru dan Rumah Subsidi

14 Agustus 2025
Pertama kali punya mobil pribadi. Niat pamer dan bikin panas tetangga di Pati malah jadi repot sendiri MOJOK.CO
Ragam

Pertama Kali Punya Mobil Pribadi buat Pamer ke Tetangga, Malah Berujung Repot Sendiri hingga Dijual Lagi

16 Juni 2025
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

cari kerja, UGM.MOJOK.CO

300 Lamaran Kerja Ditolak, Lulusan UGM Pilih “Turunkan Standard”: Sadar Bursa Kerja Sedang Tak Baik-Baik Saja

15 Juli 2026
Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) kerja sama dengan Australia. MOJOK.CO

Satu Dekade Jogja dengan Melbourne Symphony Orchestra: Bukti Orkestra Nggak Melulu Kaku bahkan Bisa Dinikmati Sambil Lesehan

15 Juli 2026
Emas 74 Kilo, Sumatra Gelap Gulita, dan Aparat Hukum yang Berperan Ganda MOJOK.CO

Emas 74 Kilo, Sumatra Gelap Gulita, dan Aparat Hukum yang Berperan Ganda

10 Juli 2026
Menertawakan Polemik Sosial, Arie Kriting Siap Bawa "Mungkin Ada Benarnya" ke Jogja.mojok.co

Menertawakan Polemik Sosial, Arie Kriting Siap Bawa “Mungkin Ada Benarnya” ke Jogja

16 Juli 2026
Warga makin malas bayar pajak bukan berarti membangkang, tapi karena ulah pemerintah sendiri MOJOK.CO

Makin Malas Bayar Pajak Bukan Semata Membangkang tapi Akumulasi Kekecewaan, Pemerintah Bisanya Nagih Doang

10 Juli 2026
Cari kerja, lamaran kerja, Mahasiswa gap year kuliah di Unila. MOJOK.CO

Kesalahan Bikin CV dan Hal-Hal Sepele Lain yang Justru Bikin Jobseeker Ditolak Saat Melamar Kerja

16 Juli 2026

Video Terbaru

Di Balik Panggung "Sebat Dulu Live on Stage": Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

Di Balik Panggung “Sebat Dulu Live on Stage”: Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

23 Juni 2026
Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

6 Juni 2026
Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

31 Mei 2026


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.