Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Kilas Hiburan

Ada Unsur LGBT, Indonesia dan 13 Negara Tolak Tayangkan Lightyear

Shinta Sigit Agustina oleh Shinta Sigit Agustina
14 Juni 2022
A A
Lightyear

Film Lightyear dilarang tayang di Arab Saudi (ANTARA:instagram/pixarslightyear)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – ‘Lightyear’, film terbaru besutan Disney-Pixar resmi dilarang tayang di Indonesia. Tak hanya itu, film ini juga mendapatkan penolakan serupa dari 13 negara lain. Usut punya usut, penyebabnya adalah adanya adegan LGBT dalam film tersebut.

Negara-negara lainyang mengonfirmasi penolakan film ‘Lightyear’ antara lain Uni Emirat Arab, Arab Saudi, Kuwait, Lebanon, Mesir, dan Malaysia.

Tak hanya negara-negara muslim, China juga dikabarkan menolak penayangan film tentang kehidupan astronot ini. Laporan ini berdasarkan media South China Morning Post yang dikutip dari Antaranews.

Alasan yang diajukan pun sama, yakni karena film ini mengandung adegan LGBT. Disney sendiri tak berkenan memotong adegan berciuman antara Alisha Hawthome dan pasangan wanitanya. Hawthome diceritakan merupakan seorang astronot wanita yang diperankan oleh aktris Uzo Aduba.

Senin (13/6), film ‘Lightyear’ sudah terlebih dahulu diputar di London. Galyn Susman selaku produser film tersebut mengatakan tak memotong apapun dari film animasi tersebut.

“Kami tidak akan memotong (adegan) apapun, terutama adegan yang penting seperti hubungan yang penuh cinta dan menginspirasi yang menunjukkan Buzz apa yang telah dia lewatkan dengan memilih pilihan yang ia buat. Jadi, tidak ada pemotongan (adegan),” ucap Susman dalam acara gala premiere tersebut dikutip dari Reuters.

‘Lightyear’ merupakan film yang berfokus menceritakan kehidupan Buzz Lightyear, seorang astronot yang sangat terkenal. Bisa dibilang, film ini merupakan spin off dari franchise ‘Toy Story’ yang lebih dulu diluncurkan Disney hingga lima seri.

Di film ‘Toy Story’, tokoh Buzz Lightyear merupakan boneka yang digambarkan dapat bicara dan bergerak seperti manusia. Namun, ia tidak mengakui dirinya sebagai mainan, melainkan space ranger sungguhan.

Di film ini lah, sosok Buzz Lightyear yang asli dikupas kehidupannya. Aktor kawakan Chris Evans didapuk sebagai pengisi suara karakter utama tersebut.

Rencananya, ‘Lightyear’ akan dirilis serentak di Amerika Serikat dan Kanada pada Jumat (17/6) mendatang.

‘Lightyear’ bukan film pertama Disney yang ditolak publik pada tahun ini. Sebelumnya, film ‘Doctor Strange in the Multiverse of Madness’ juga mendapat penolakan serupa di negara-negara islam. Penyebabnya masih sama, karena dinilai mengandung adegan LGBT.

Beberapa film besutan rumah produksi lain yang juga ditolak di beberapa negara antara lain ‘Call Me by Your Name’, ‘Alien: Covenant’, hingga ‘Fantastic Beast 3’. Jalan tengah yang akhirnya ditempuh adalah penghilangan adegan eksplisit yang mengandung unsur LGBT.

Penulis: Shinta Sigit Agustina

Editor: Agung Purwandono

BACA JUGA Vkusno & Tochka Mulai Debut sebagai ‘McDonald’s Rusia’ dan kabar terbaru lainnya di KILAS.

Terakhir diperbarui pada 14 Juni 2022 oleh

Tags: LGBTLightyear
Shinta Sigit Agustina

Shinta Sigit Agustina

Kontributor

Artikel Terkait

Dubes RI untuk Vatikan: Gereja Katolik Tidak Akan Mengakui Perkawinan Sejenis MOJOK.CO
Kabar

Dubes RI untuk Vatikan: Gereja Katolik Tidak Akan Mengakui Perkawinan Sejenis

21 Desember 2023
The 1975 mojok.co
Hiburan

Luapan Kekecewaan Fans The 1975: ‘Please Jangan Aneh-aneh, Orang tuh Nggak Segampang Itu Ketemu Kamu’

4 Agustus 2023
Pelaku Zina Tak Dipenjara karena Tak Semua Dosa Bisa Dipidana
Esai

Pelaku Zina Tak Dipenjara karena Tak Semua Dosa Bisa Dipidana

5 November 2021
Arsenal, Mesut Ozil, dan Kita Semua Selalu Punya Sisi Munafik MOJOK.CO
Balbalan

Arsenal, Mesut Ozil, dan Kita Semua Selalu Punya Sisi Munafik

29 Oktober 2021
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Milenial di Job Fair Yogyakarta 2026 cari peluang kerja di luar negeri. MOJOK.CO

Muak dengan Syarat Kerja di Indonesia: Gaji Numpang Lewat hingga Terbatas Usia, Milenial Pilih Cari Kerja ke Luar Negeri

16 Juli 2026
cari kerja, UGM.MOJOK.CO

300 Lamaran Kerja Ditolak, Lulusan UGM Pilih “Turunkan Standard”: Sadar Bursa Kerja Sedang Tak Baik-Baik Saja

15 Juli 2026
Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) kerja sama dengan Australia. MOJOK.CO

Satu Dekade Jogja dengan Melbourne Symphony Orchestra: Bukti Orkestra Nggak Melulu Kaku bahkan Bisa Dinikmati Sambil Lesehan

15 Juli 2026
Kita Membeli Sabun karena Wanginya, Bukan karena Tahu Kandungannya MOJOK.CO

Kita Membeli Sabun karena Wanginya, Bukan karena Tahu Kandungannya

18 Juli 2026
donasi ekonomi.MOJOK.CO

“Rakyat Bantu Rakyat” Menguat, tapi Jangan Jadi Alasan Pemerintah Lepas Tangan dan Abai Pada Nasib Masyarakat

14 Juli 2026
Koperasi Kelurahan di Banjarsari, Surakarta, bukukan omzet ratusan juta MOJOK.CO

Cerita Koperasi di Banjarsari Surakarta: Berawal dari Garasi, Bukukan Omzet Ratusan Juta?

12 Juli 2026

Video Terbaru

Di Balik Panggung "Sebat Dulu Live on Stage": Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

Di Balik Panggung “Sebat Dulu Live on Stage”: Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

23 Juni 2026
Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

6 Juni 2026
Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

31 Mei 2026


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.