Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Kilas

Libur Nataru: Ragam Spot Wisata di Semarang Beri Daya Tarik Event Seni-Budaya

Redaksi oleh Redaksi
26 Desember 2025
A A
Event seni budaya jadi daya tarik lain wisata ke Kota Semarang selama libur Nataru MOJOK.CO

Event seni budaya jadi daya tarik lain wisata ke Kota Semarang selama libur Nataru. (Pemkot)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK – Wisata di Kota Semarang makin diminati, setidaknya begitu tren yang tercatat di sepanjang 2025 ini. Event seni-budaya menjadi daya tarik lain di momen libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) ini. 

Ada banyak destinasi wisata di Kota Semarang. Baik dalam kategori unggulan maupun destinasi-destinasi yang yang tersebar.

Merujuk catatan resmi Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang, tren kunjungan wisatawan di kota ini terbilang positif. Hingga November 2025, jumlah wisatawan tercatat telah mencapai 7,6 juta orang, mendekati target tahunan sebesar 7,9 juta wisatawan.

“Data wisatawan ini berasal dari akumulasi kunjungan di daya tarik wisata dan desa wisata. Dengan posisi sekarang, kami optimistis jumlah wisatawan akan melampaui target hingga akhir tahun,” ujar Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng, belum lama ini.

Memastikan wisatawan aman dan nyaman selama wisata di Kota Semarang

Agustina menilai, tren kunjungan wisatawan yang terus meningkat menjadi indikator positif kebangkitan pariwisata Kota Semarang. Oleh karena itu, ia menarget pertumbuhan periwisata tahun ini naik dari tahun sebelumnya.

“Target pertumbuhan pariwisata tahun 2025 kami tetapkan 8,5 persen dibandingkan 2024. Melihat tren kunjungan wisatawan sampai November, target itu sangat realistis untuk tercapai,” bebernya.

Maka, menyambut momen libur Nataru, Agustina menekankan agar seluruh stakeholder pariwisata dilibatkan untuk memastikan keamanan dan kenyamanan wisatawan. Kesiapan layanan, infrastruktur, serta mitigasi potensi bencana akibat faktor cuaca dan kepadatan pengunjung, juga harus disiapkan sebaik-baiknya.

“Kami mengajak seluruh pelaku pariwisata untuk bersama-sama memastikan wisatawan merasa aman dan nyaman selama Nataru, mulai dari kesiapan layanan, infrastruktur, hingga koordinasi lintas pihak untuk mengantisipasi cuaca dan kepadatan pengunjung,” kata Agustina.

Event seni-budaya jadi pilihan aktivitas di destinasi wisata Kota Semarang

Untuk mendukung pergerakan wisatawan selama libur Nataru, Pemkot Semarang juga mendorong penyelenggaraan event seni dan budaya di sejumlah destinasi wisata.

Kegiatan tersebut digelar di Lawang Sewu, Sam Poo Kong, Semarang Zoo, UPTD Taman Lele, serta Goa Kreo. Sebab, dalam perkiraan Agustina, sejumlah destinasi wisata tersebut bakal dipadati wisatawan selama libur Nataru.

Event seni budaya jadi daya tarik lain wisata ke Kota Semarang selama libur Nataru MOJOK.CO
Event seni budaya jadi daya tarik lain wisata ke Kota Semarang selama libur Nataru. (Pemkot)

“Kami tetap menyiapkan hiburan dan event seni budaya di beberapa destinasi agar wisatawan memiliki pilihan aktivitas yang menarik selama libur Nataru,” ujarnya.

Di titik yang diprediksi padat itu, akan ada pemantauan langsung juga oleh petugas dinas, agar aktivitas pariwisata tetap tertib, aman, dan nyaman.

Yang penting aktivitas pariwisata berjalan optimal dan berkualitas

Meski demikian, untuk libur Nataru ini, Agustina menegaskan tidak ada target khusus perihal jumlah wisatawan di Kota Semarang. Fokus utama Pemkot adalah memastikan aktivitas pariwisata berjalan optimal, berkualitas, dan memberi dampak positif bagi kota.

Ia menambahkan, jumlah wisatawan dan tingkat okupansi hotel menjadi indikator utama keberhasilan sektor pariwisata selama Nataru.

Iklan

Data wisatawan tersebut nantinya akan disinkronkan di tingkat provinsi melalui forum statistik yang melibatkan dinas pariwisata kabupaten/kota se-Jawa Tengah, Disporapar Provinsi Jawa Tengah, BPS, serta stakeholder terkait.

“Data wisatawan akan kami sinkronkan di tingkat provinsi agar valid dan akurat. Ini penting sebagai dasar perencanaan pariwisata ke depan,” pungkas Agustina.***(Adv)

BACA JUGA: Kartu Pos Sejak 1890-an Jadi Saksi Sejarah Perjalanan Kota Semarang atau liputan Mojok lainnya di rubrik Liputan

Terakhir diperbarui pada 26 Desember 2025 oleh

Tags: libur nataruliburan di semarangSemarangwisata semarang
Redaksi

Redaksi

Artikel Terkait

Daripada Acungkan Senjata di Jalan, Remaja Kreak Semarang Lebih Baik Naik Ring Adu Pukulan MOJOK.CO
Esai

Daripada Acungkan Senjata di Jalan, Remaja Kreak Semarang Lebih Baik Naik Ring Adu Pukulan

16 Juli 2026
MLSC, Yogyakarta.MOJOK.CO
Eksplor

Redemsi Yogyakarta All Stars, Menolak Pulang Lebih Awal

26 Juni 2026
Peluncuran logo dan maskot MTQ Nasional XXXI di Semarang, Jawa Tengah MOJOK.CO
Kilas

MTQ Nasional XXXI Jateng: Warna Baru Festival Al-Qur’an Terbesar dan Adem Ayem di Semarang

25 Juni 2026
Wisata air Rawa Pening, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah akan dikembangkan. Ada investasi dari Cilacap hingga Jepang MOJOK.CO
Kilas

Rawa Pening Kabupaten Semarang bakal Jadi Wisata Unggulan Jateng, Tawarkan Rumah Makan Apung-Keramba

25 Juni 2026
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Kerjabilitas, Jembatan bagi Pencari Kerja Difabel Menembus Tembok Diskriminasi Industri.MOJOK.CO

Kerjabilitas, Jembatan bagi Pencari Kerja Difabel Menembus Tembok Diskriminasi Industri

17 Juli 2026
Menertawakan Polemik Sosial, Arie Kriting Siap Bawa "Mungkin Ada Benarnya" ke Jogja.mojok.co

Menertawakan Polemik Sosial, Arie Kriting Siap Bawa “Mungkin Ada Benarnya” ke Jogja

16 Juli 2026
Yang Melelahkan bagi Disabilitas Tak Tampak Bukan Penyakitnya, tetapi Harus Terus Membuktikan Diri Sakit MOJOK.CO

Yang Melelahkan bagi Disabilitas Tak Tampak Bukan Penyakitnya, tetapi Harus Terus Membuktikan Diri Sakit

13 Juli 2026
TikTok Bukan Psikolog atau Psikiater, tetapi Gen Z Mencari Diagnosis Kesehatan Mental di Sana MOJOK.CO

TikTok Bukan Psikolog atau Psikiater, tetapi Gen Z Mencari Diagnosis Kesehatan Mental di Sana

17 Juli 2026
Derita Orang Rembang, Makan Mie Gacoan Harus ke Tuban MOJOK.CO

Makan Mie Gacoan adalah Kemewahan bagi Anak Muda Desa, Rela Motoran 2 Jam Demi Makanan yang “Menyiksa” Mulut Mereka

14 Juli 2026
Pemuda asal Garut sukses jadi konten kreator perjalanan dengan modal ijazah SD. MOJOK.CO

Nekat Keliling Indonesia Bermodal Ijazah SD, Mantan Pedagang Es Krim Asal Garut Ini Malah Sukses Jadi Konten Kreator Perjalanan

17 Juli 2026

Video Terbaru

Di Balik Panggung "Sebat Dulu Live on Stage": Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

Di Balik Panggung “Sebat Dulu Live on Stage”: Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

23 Juni 2026
Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

6 Juni 2026
Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

31 Mei 2026


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.