Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Kilas

MTQ Nasional XXXI Jateng: Warna Baru Festival Al-Qur’an Terbesar dan Adem Ayem di Semarang

Redaksi oleh Redaksi
25 Juni 2026
A A
Peluncuran logo dan maskot MTQ Nasional XXXI di Semarang, Jawa Tengah MOJOK.CO

Peluncuran logo dan maskot MTQ Nasional XXXI di Semarang, Jawa Tengah. (Dok. Pemprov Jateng)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO, SEMARANG — Festival dan kompetisi Al-Qur’an terbesar di Indonesia, Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Nasional, di Semarang, Jawa Tengah (Jateng), tahun ini menjadi simbol harapan bagi generasi Indonesia Emas yang berkeadaban. 

Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi bersama Menteri Agama Nasaruddin Umar baru saja meluncurkan logo, maskot, dan tema Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Nasional XXXI di Convention Hall Masjid Agung Jawa Tengah (MAJT), Kamis (25/6/2026).

Iklan

Peluncuran tersebut menandai kesiapan Jawa Tengah sebagai menjadi tuan rumah festival dan kompetisi Al-Qur’an terbesar di Indonesia yang akan berlangsung di Semarang pada 11-20 September 2026 mendatang.

Turut hadir dalam acara peluncuran yaitu Wakil Gubernur sekaligus Ketua LPTQ Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen, Sekda Jawa Tengah Sumarno, Walikota Semarang Agustina Wilujeng Pramestuti, Wakil Walikota Semarang Iswar Aminuddin, Ketua Baznas Jawa Tengah Ahmad Darodji, Ketua MUI Jawa Tengah Noor Achmad, serta sejumlah tokoh ulama dan masyarakat lainnya.

Menebar cahaya Al-Qur’an menuju Indonesia Emas

MTQ Nasional XXXI di Jawa Tengah ini mengusung teman “Menebar Cahaya Al-Qur’an dalam Harmoni Menuju Indonesia Emas yang Berkeadaban”. Tema tersebut mencerminkan harapan agar nilai-nilai Al-Qur’an menjadi pedoman dalam membangun kehidupan yang harmonis, toleran, berkeadilan, dan berkeadaban menuju Indonesia Emas.

Adapun logo dan maskot MTQ Nasional XXXI merupakan hasil sayembara terbuka. Logo berbentuk gunungan wayang berwarna putih-hijau dengan beberapa ikon Kota Semarang sebagai tempat pelaksanaan. Makna dari logo tersebut merepresentasikan nilai budaya, keberagaman, serta harmoni yang menjadi karakter Jawa Tengah.

Sementara maskot MTQ Nasional XXXI diberi nama Saqur (Sahabat Qur’an). Menggambarkan generasi muda Indonesia yang religius, cerdas, kreatif, bersemangat, dan memiliki akhlak mulia. Maskot ini diharapkan menjadi simbol semangat generasi penerus dalam mengamalkan nilai-nilai Al-Qur’an.

Peluncuran logo dan maskot MTQ Nasional XXXI di Semarang, Jawa Tengah MOJOK.CO
Peluncuran logo dan maskot MTQ Nasional XXXI di Semarang, Jawa Tengah. (Dok. Pemprov Jateng)

Warna baru MTQ Nasional XXXI di Semarang, Jawa Tengah

Nasaruddin menjelaskan, banyak yang berkembang dari penyelenggaraan MTQ di berbagai daerah. Kali ini di Semarang, Jawa Tengah, ada warna baru yang digagas oleh panitia. Termasuk menyiapkan sejumlah acara tambahan yang memadukan antara kesemarakan dan pendalaman penghayatan makna.

MTQ di Semarang nanti juga akan dipadukan dengan berbagai kegiatan seperti seminar, expo dan pameran, lomba rebana, fesyen, job fair, city tour, dan lainnya.

“Saya menggarisbawahi ada banyak hal istimewa di sini yang belum pernah bkita lihat pada MTQ sebelumnya. Juga nanti akan ada dewan hakim, ahli-ahli Al-Qur’an, dan scholars dari luar negeri yang akan kita manfaatkan untuk memberikan kontribusi,” katanya.

Peluncuran logo dan maskot MTQ Nasional XXXI di Semarang, Jawa Tengah MOJOK.CO
Peluncuran logo dan maskot MTQ Nasional XXXI di Semarang, Jawa Tengah. (Dok. Pemprov Jateng)

Menurut Nasaruddin, MTQ merupakan salah satu festival Al-Qur’an terbesar dan paling ramai di dunia. MTQ juga memiliki banyak fungsi, di antaranya adalah salah satu wadah toleransi yang penting di Indonesia. Kesemarakan MTQ sangat penting untuk kerekatan bangsa Indonesia.

“Secara ekonomi juga menguntungkan bagi daerah yang menjadi tuan rumah. Puluhan hingga ratusan ribu orang akan datang, berwisata, dan berbelanja. Bukan hanya hotelnya, tapi juga kuliner, transportasi, bazar dan sebagainya. MTQ adalah pesta rakyat terbesar,” ujarnya.

Memastikan peserta MTQ Nasional XXXI di Semarang Jawa Tengah adem ayem

Sementara itu Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menyampaikan rasa bangga dan terima kasih karena wilayahnya telah dipilih menjadi tuan rumah MTQ Nasional XXXI. Jawa Tengah merupakan provinsi yang menjunjung tinggi toleransi.

“Kami ingin memastikan para peserta nanti merasakan adem ayem di Jawa Tengah. Bupati dan walikota saya minta ikut menyengkuyung, dengan cara hadir dan menyaksikan langsung saat pelaksanaan nanti,” ujarnya.

Iklan

Ia menyatakan, Jawa Tengah sangat siap untuk menyelenggarakan gelaran tersebut. Segala persiapan telah dilakukan oleh panitia yang dipimpin oleh Wakil Gubernur Taj Yasin Maimoen. Evaluasi akan terus dilakukan sehingga nanti saat pelaksanaan dapat maksimal.

Kepercayaan yang diberikan kepada Jawa Tengah sebagai tuan rumah ini menunjukkan bahwa provinsi ini menjadi destinasi untuk kegiatan skala nasional dan internasional. Kegiatan tersebut diharapkan dapat memberikan multi-efek yang luar biasa.

“Tidak hanya religi, tapi ada UMKM dan pertukaran budaya, sehingga dapat mengangkat Kota Semarang dan Jawa Tengah,” tuturnya.***(Adv)

BACA JUGA: Kesadaran Sertifikasi Tanah Wakaf Warga Jateng Tertinggi Nasional, Karena Sertifikat Tempat Ibadah Penting agar Tak Jadi Masalah atau liputan Mojok lainnya di rubrik Liputan

Terakhir diperbarui pada 25 Juni 2026 oleh

Tags: festival al qur'anjatengjawa tengahMTQmtq jatengmtq nasionalSemarang
Redaksi

Redaksi

Artikel Terkait

Daripada Acungkan Senjata di Jalan, Remaja Kreak Semarang Lebih Baik Naik Ring Adu Pukulan MOJOK.CO
Esai

Daripada Acungkan Senjata di Jalan, Remaja Kreak Semarang Lebih Baik Naik Ring Adu Pukulan

16 Juli 2026
Kisah sebuah desa di Kebumen, Jawa Tengah, yang bangkit dari kemiskinan MOJOK.CO
Kilas

Cerita Desa di Kebumen Bangkit dari Kemiskinan: Punya Rumah Layak Huni, Modal Usaha, hingga Pengembangan Peternakan

14 Juli 2026
Koperasi Kelurahan di Banjarsari, Surakarta, bukukan omzet ratusan juta MOJOK.CO
Kilas

Cerita Koperasi di Banjarsari Surakarta: Berawal dari Garasi, Bukukan Omzet Ratusan Juta?

12 Juli 2026
Refleksi untuk orang tua di Jawa Tengah (Jateng): punya peran penting awasi anak agar tidak sibuk main gadget MOJOK.CO
Kilas

Refleksi untuk Orang Tua di Jateng agar Gadget Tak Kuasai Rumah hingga Anak Lebih Sibuk Tenggelam dalam Layar

29 Juni 2026
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Ruang Publik dan Hak untuk Tidak Dijadikan Konten Influencer MOJOK.CO

Ruang Publik dan Hak untuk Tidak Dijadikan Konten Influencer

3 Agustus 2026
Derita lansia pakai cashless seperti QRIS. MOJOK.CO

Derita Lansia Tak Bisa Beli Roti Hanya karena QRIS yang Menghantui

4 Agustus 2026
Dari Kebun Binatang Surabaya, Kita Belajar Cara Penguasa Melakukan Social Murder MOJOK.CO

Dari Kebun Binatang Surabaya, Kita Belajar Cara Penguasa Melakukan Social Murder

31 Juli 2026
kekerasan di matraman, kos di jakarta.MOJOK.CO

10 Tahun Merantau Bikin Sadar, Kita Benar-benar Sendiri di Kota Orang: Adanya Teman “Benalu” dan Kalau Susah pun Haram Diketahui Ortu

3 Agustus 2026
Alasan seorang ibu tak ragu kuliahkan anak di Universitas Terbuka (UT). Perjalanan dan pencapaian anak jadi jawabannya MOJOK.CO

Saat Ibu Dukung Anak Kuliah di Universitas Terbuka (UT): Berbuah Pencapaian Membanggakan

30 Juli 2026
Ngenesnya Jadi Dosen di Rezim Formalistik: Ikut Menyusun Regulasi Negara, Malah Dianggap Tak Bekerja MOJOK.CO

Ngenesnya Jadi Dosen di Rezim Formalistik: Ikut Menyusun Regulasi Negara, Malah Dianggap Tak Bekerja

5 Agustus 2026

Video Terbaru

Di Balik Panggung "Sebat Dulu Live on Stage": Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

Di Balik Panggung “Sebat Dulu Live on Stage”: Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

23 Juni 2026
Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

6 Juni 2026
Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

31 Mei 2026


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.