Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Kilas Ekonomi

Lawan Keterbatasan Anggaran, Sultan HB X Pacu Digitalisasi dan Pembiayaan Kreatif di DIY

Ahmad Effendi oleh Ahmad Effendi
29 Januari 2026
A A
Lawan Keterbatasan Anggaran, Sultan HB X Pacu Digitalisasi dan Pembiayaan Kreatif di DIY.MOJOK.CO

Ilustrasi - Lawan Keterbatasan Anggaran, Sultan HB X Pacu Digitalisasi dan Pembiayaan Kreatif di DIY (Mojok.co/Ega Fansuri)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Sri Sultan Hamengku Buwono X, menginstruksikan jajarannya untuk tidak lagi bergantung sepenuhnya pada dana transfer dari pemerintah pusat.

Dalam Rapat Koordinasi Pengendalian Pembangunan Daerah (Rakordal) di Kepatihan, Kamis (29/1/2026), Sultan menegaskan pentingnya strategi creative financing atau pembiayaan kreatif sebagai tameng menghadapi tekanan fiskal yang kian nyata.

Langkah ini diambil mengingat kapasitas anggaran daerah yang terbatas, sementara kebutuhan pembangunan masyarakat terus meningkat.

Sultan menekankan bahwa inovasi bukan lagi sekadar pilihan, melainkan keharusan agar pelayanan publik tidak lumpuh di tengah ketatnya ikat pinggang anggaran.

Digitalisasi Jadi Kunci Mandiri

Salah satu strategi utama yang diusung adalah percepatan digitalisasi sistem keuangan. Sultan meyakini bahwa dengan sistem yang transparan dan berbasis teknologi, kebocoran anggaran dapat ditekan dan Pendapatan Asli Daerah (PAD) bisa dipacu lebih maksimal.

Keberhasilan ini dibuktikan dengan raihan prestasi DIY di tingkat nasional. Melalui program AJI MANDAYA (Aksesibilitas Jaringan Internet untuk Keberdayaan Masyarakat Jogja), DIY dinobatkan sebagai salah satu provinsi terbaik dalam perluasan digitalisasi daerah.

Program ini tidak hanya menyediakan internet gratis, tetapi juga membangun infrastruktur agar masyarakat bisa berinteraksi dengan layanan pemerintah secara lebih efisien.

“Keterbatasan fiskal harus kita atasi secara adaptif dan kolaboratif. Pemanfaatan teknologi adalah cara terbaik untuk meningkatkan efisiensi belanja sekaligus memperluas dampak pembangunan bagi warga,” ujar Sultan.

Pertumbuhan Ekonomi DIY di Atas Nasional

Di tengah bayang-bayang krisis, ekonomi DIY justru menunjukkan performa yang tangguh. Kepala Bapperida DIY, Danang Setiadi, melaporkan bahwa pada triwulan III 2025, ekonomi Jogja tumbuh sebesar 5,40 persen (yoy).

Angka ini tercatat lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan ekonomi rata-rata di Pulau Jawa maupun nasional.

Meski demikian, Danang mengakui adanya tantangan berupa penurunan dana transfer dari pusat. Oleh karena itu, konsep creative financing diposisikan sebagai sumber dana alternatif.

Strategi ini mencakup optimalisasi aset-aset milik daerah yang selama ini belum produktif, penguatan Badan Layanan Umum Daerah (BLUD), hingga kerja sama ekstensifikasi pajak tanpa harus menaikkan beban pajak kepada rakyat kecil.

“Kami mencari jalan keluar agar pembangunan tetap jalan, infrastruktur tetap diperbaiki, namun tanpa menambah beban pajak atau retribusi baru bagi masyarakat. Diversifikasi sumber biaya adalah mitigasi risiko kami,” jelas Danang.

Hingga akhir 2025, realisasi fisik pembangunan di DIY mencapai angka hampir sempurna, yakni 99,38 persen. Dengan inflasi yang terjaga di level 3,11 persen, Pemda DIY optimistis bahwa strategi kemandirian ekonomi ini akan menjaga stabilitas wilayah Yogyakarta sepanjang tahun 2026, meski situasi ekonomi global masih penuh ketidakpastian.

Iklan

Penulis: Ahmad Effendi

Editor: Muchamad Aly Reza

BACA JUGA: Working Poor dalam Bayang-Bayang UMP DIY 2026 dan Biaya Hidup yang Semakin Tinggi

Terakhir diperbarui pada 31 Januari 2026 oleh

Tags: DIYJogjaperekonomian jogjasri sultan HB X
Ahmad Effendi

Ahmad Effendi

Jurnalis Mojok.co asal Yogyakarta. Pernah belajar di S1 Ilmu Sejarah Universitas Negeri Yogyakarta (UNY). Banyak menulis sejarah, sepak bola, isu urban, budaya pop, dan setiap yang menyangkut kepentingan publik. Kerap menepi di konser band metal, festival film, dan mengasuh anabul.

Artikel Terkait

Milenial di Job Fair Yogyakarta 2026 cari peluang kerja di luar negeri. MOJOK.CO
Sehari-hari

Muak dengan Syarat Kerja di Indonesia: Gaji Numpang Lewat hingga Terbatas Usia, Milenial Pilih Cari Kerja ke Luar Negeri

16 Juli 2026
Menertawakan Polemik Sosial, Arie Kriting Siap Bawa "Mungkin Ada Benarnya" ke Jogja.mojok.co
Hiburan

Menertawakan Polemik Sosial, Arie Kriting Siap Bawa “Mungkin Ada Benarnya” ke Jogja

16 Juli 2026
Kerajinan lokal Yogyakarta di INACRAFT. MOJOK.CO
Kabar

INACRAFT Jogja: Jembatan bagi Perajin Lokal Menembus Pasar Global Lewat Karya yang Tak Biasa

15 Juli 2026
Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) kerja sama dengan Australia. MOJOK.CO
Kabar

Satu Dekade Jogja dengan Melbourne Symphony Orchestra: Bukti Orkestra Nggak Melulu Kaku bahkan Bisa Dinikmati Sambil Lesehan

15 Juli 2026
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Beralih dari profesi dokter ke petani di Klaten. MOJOK.CO

Resah Jadi Dokter: Tangani Pasien Petani dengan Keluhan Sama, Pilih Turun ke Sawah demi “Menyembuhkan” Tanah

13 Juli 2026
Derita Orang Rembang, Makan Mie Gacoan Harus ke Tuban MOJOK.CO

Makan Mie Gacoan adalah Kemewahan bagi Anak Muda Desa, Rela Motoran 2 Jam Demi Makanan yang “Menyiksa” Mulut Mereka

14 Juli 2026
Jumirah dan suami merupakan pemulung di TPA Troketon, Klaten. MOJOK.CO

“Nrimo ing Pandum” ala Ibu Jumirah: Berteman dengan Belatung dan Diabetes di Tengah 150 Ton Sampah Residu Warga Klaten

12 Juli 2026
TikTok Bukan Psikolog atau Psikiater, tetapi Gen Z Mencari Diagnosis Kesehatan Mental di Sana MOJOK.CO

TikTok Bukan Psikolog atau Psikiater, tetapi Gen Z Mencari Diagnosis Kesehatan Mental di Sana

17 Juli 2026
Daripada Acungkan Senjata di Jalan, Remaja Kreak Semarang Lebih Baik Naik Ring Adu Pukulan MOJOK.CO

Daripada Acungkan Senjata di Jalan, Remaja Kreak Semarang Lebih Baik Naik Ring Adu Pukulan

16 Juli 2026
Dugaan Korupsi Bupati Sukoharjo: Warisan Bernama Korupsi MOJOK.CO

Dugaan Korupsi Bupati Sukoharjo: Warisan Bernama Korupsi 

13 Juli 2026

Video Terbaru

Di Balik Panggung "Sebat Dulu Live on Stage": Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

Di Balik Panggung “Sebat Dulu Live on Stage”: Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

23 Juni 2026
Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

6 Juni 2026
Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

31 Mei 2026


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.