Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Kilas

Mari Belajar Ngirit Sama Ibu Sri Mulyani

Redaksi oleh Redaksi
28 September 2017
A A
Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

Seperti hari-hari biasanya, Karjo memulai aktivitas dengan sarapan yang selalu dihidangkan oleh Romlah, Istri tercintanya. Karjo selalu memanfaatkan momen menunggu sarapan dengan membaca status-status temannya di facebook. Sesekali juga sambil membaca situs mojok.co, tentu saja.

“Dik Romlah sayang, sarapan apa kita pagi ini?” tanya Karjo ketika Romlah keluar dari dapur dan berjalan menuju ruang makan.

Iklan

“Sop ayam spesial!” Jawab Romlah tegas.

“Hmmm, baunyaaa…”

“Maknyus toh, Mas? Sini aku ambilkan,” ujar Romlah sambil menuangkan nasi dan sop ayam di piring Karjo, yang tanpa menunggu waktu lama langsung dilahap dengan sangat sporadis.

Belum lama Karjo menikmati sop ayamnya, ia merasa ada yang tak beres dengan apa yang barusan ia santap.

“Sik, sik, toh, Lah. Kamu tadi bilangnya ini sop ayam, tapi kok dari tadi aku nggak secuil pun nemu daging ayam?”

“Iya, memang nggak ada, Mas. Lha wong aku pakai sari-sari ayamnya aja.”

“Heh? Sari-sari ayam gimana maksudnya?”

“Kaldu ayam instan. Hemat tapi tetap syedap kan?”

“Weeeladaalaaah… Ini bukan hemat, tapi medhit. Ini kan masih awal bulan, Romlah. Nggak perlu ngirit seekstrem kayak gini.”

“Ealah, aku ini lagi belajar mengelola keuangan kayak Bu Sri Mulyani loh, Mas. Aku harus menjadi perempuan yang visioner. Iya sih, ini emang awal bulan, tapi jangan lupa, utang kita juga numpuk. Kalau kita nggak ngirit, kapan kita bisa ngelunasinya?”

“Kamu ini, ngomong aja suruh aku kerja keras bagai kuda. Pakai sok bawa-bawa nama Bu Sri Mulyani segala.”

“Aku itu serius, Mas.”

Iklan

“Emange kenapa toh kok tiba-tiba kamu sok macak Bu Sri kayak gini?”

“Nganu, Mas. Aku kemarin itu kan baca berita toh. Nah, Bu Sri Mulyani itu habis nyurati Menteri ESDM dan BUMN karena khawatir sama keuangannya PLN.”

“Khawatir gimana? Emang listrik udah mau punah?”

“Jadi toh Mas, PLN itu punya utang guede banget. Ratusan triliun kalau nggak salah. Dan ngutang sebanyak itu dijamin sama negara. Nah ternyata, kata Bu Sri, PLN nya sendiri belum bisa ngelola uangnya dengan baik.”

“Lah terus?”

“Ya kan serem, Mas. Padahal sekarang apa-apa, pasti butuh listrik. Lha kalau sampai PLN bangkrut, listrik bisa punah kayak yang sampeyan bilang tadi. Kalo listrik punah, nanti gimana aku nonton acara microphone pelunas utangnya, TV iku juga butuh listrik lho mas, sampeyan kira cuma pake tenaga wit kates.”

“Kamu tuh kok cuma nonton TV aja yang dipikirin. Jadi hubungannya sama ngirit tadi itu apa?”

“Ya, Bu Sri minta supaya PLN ngirit. Minta mereka bisa melakukan efisiensi biaya operasi untuk mengantisipasi, biar bisa bayar utang. Gitu, Mas.”

“Aduuuh, memang ya, perempuan kalau sudah jadi ibu rumah tangga itu pelitnya bukan main.”

“Bukan pelit, Mas. Itu namanya tegas dan berpikir secara detail. Nek aku selama ini gak belajar dari Bu Sri, bisa-bisa rumah tangga kita pailit lho.”

“Hmm…” Karjo enggan menjawab lagi karena ketar-ketir juga dengan ancaman kepailitan rumah tangganya.

“Wis, Mas. Aku sekarang tak nyuci piring sik. Sampeyan tolong ke toko buah, beliin buah jeruk.”

Tanpa menjawab panjang lebar, Karjo langsung keluar menjalankan perintah Romlah. Tidak sampai 15 menit Karjo kembali pulang dan membawakan pesanan Romlah.

“Loh, tadi kan tak suruh beli buah jeruk, kok ini malah sampeyan beli nutrisari?”

“Lah iya sama aja, Romlah. Itu kan ada sari-sari jeruknya juga. Lebih hemat kan? Katanya mau ngirit”

Jawab Karjo sambil buru-buru masuk ke kamar mandi sebelum ditempeleng oleh Romlah.

Terakhir diperbarui pada 28 September 2017 oleh

Tags: NgiritPLNsri mulyani
Redaksi

Redaksi

Artikel Terkait

Untuk Jogja Menjadi Kota Wisata Rendah Emisi Karbon.MOJOK.CO
Eksplor

Untuk Jogja Menjadi Kota Wisata Rendah Emisi Karbon

15 Juni 2026
Purbaya Hendak Selamatkan Petani, tapi Malah Dijegal (Rokok Indonesia:Ekosaint)
Pojokan

Niat Mulia Purbaya Mencegah Kematian Industri Tembakau Malah Dihalangi, Sementara Aksi Premanisme Sri Mulyani Memeras Keringat Petani Dibela

1 Oktober 2025
Sebaiknya Kita Berhenti Menganggap Guru Itu Profesi Mulia, agar Mereka Bisa Digaji Jauh Lebih Layak
Pojokan

Sebaiknya Kita Berhenti Menganggap Guru Itu Profesi Mulia, agar Mereka Bisa Digaji Jauh Lebih Layak

4 September 2025
sri mulyani, guru beban negara.MOJOK.CO
Ragam

Video Sri Mulyani soal “Guru Beban Negara” Memang Hoaks, tapi Isinya adalah Fakta

21 Agustus 2025
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Konsolidasi InJourney dengan Hotel BUMN untuk perkuat ekosistem pariwisata dan perhotelan nasional MOJOK.CO

Konsolidasi InJourney dengan Hotel BUMN: Perkuat Ekosistem Pariwisata Indonesia agar Lebih Kompetitif di Tingkat Global

28 Juni 2026
Kisah pengusahaan binaan program UMiMAX dari Pertamina. MOJOK.CO

Kisah Para Ibu Jual Kopi Keliling usai Suami Kena PHK, Relakan “Cincin Terakhir” agar Anak Bisa Sekolah

26 Juni 2026
Tahlilan jadi acara yang tidak empati pada perempuan. Tak punya jeda untuk berduka karena harus mikir suguhan hingga amplop kiai-tamu undangan MOJOK.CO

Tahlilan Jadi Beban Fisik dan Mental bagi Perempuan: Tidak Diberi Ruang Berduka karena Tuntutan Amplop hingga Suguhan

1 Juli 2026
Coach Jacksen F. Tiago: Pendekatan Psikologis di Sepak Bola Remaja Putri Harus Didahulukan Ketimbang Fisik dan Taktik.MOJOK.CO

Coach Jacksen F. Tiago: Pendekatan Psikologis Pemain Muda Putri Harus Didahulukan Ketimbang Fisik dan Taktik

28 Juni 2026
Gojek Hadirkan Kurasi Jalan Jajan di Aplikasi dan Latih 500 Mitra Driver Lewat Program Sadar Wisata Bersama Pemkot Jogja MOJOK.CO

Gojek Hadirkan Kurasi Jalan Jajan di Aplikasi dan Latih 500 Mitra Driver Lewat Program Sadar Wisata Bersama Pemkot Jogja

24 Juni 2026
Peluncuran logo dan maskot MTQ Nasional XXXI di Semarang, Jawa Tengah MOJOK.CO

MTQ Nasional XXXI Jateng: Warna Baru Festival Al-Qur’an Terbesar dan Adem Ayem di Semarang

25 Juni 2026

Video Terbaru

Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

6 Juni 2026
Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

31 Mei 2026
Smarai, Konten Organik dan Cara Promosi Band tanpa Panik Ngejar Viral

Smarai, Konten Organik dan Cara Promosi Band tanpa Panik Ngejar Viral

21 Mei 2026


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.