Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Esai

Sudahkah Anda Sarapan Sehat Hari Ini?

Kokok Dirgantoro oleh Kokok Dirgantoro
19 Februari 2016
A A
sarapan-sehat-mojok
Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

Sarapan tiba-tiba menyeruak dalam pikiran saya ketika iklan sarapan tentang sereal untuk anak-anak muncul di TV dalam program Pekan Sarapan. Berbagai produk makanan instan untuk sarapan muncul sebagai alternatif sarapan anak-anak yang memang sangat penting untuk menunjang kegiatan harian mereka: belajar, bermain yang menguras tenaga, dan segepok kegiatan fisik harian. Layaknya anak-anak yang aktif, kebutuhan nutrisi dan kalori mereka perlu dicukupi.

Tapi mengapa hanya anak-anak yang diingatkan pentingnya sarapan? Untuk yang dewasa dan bekerja tentu juga perlu. Apalagi kalau yang dewasa itu kebetulan jomblo atau fans Manchester United. Pura-pura kuat dan bahagia itu butuh energi banyak dari pagi lho, jangan salah. Dan demi mengantisipasi hal ini, sangat krusial bagi presiden untuk mengingatkan pentingnya sarapan untuk orang dewasa. Tentu bukan hanya sekadar sarapan, tapi sarapan yang sehat.

Berikut beberapa hal mengenai pentingnya sarapan bagi orang dewasa:

1. Tidak sarapan adalah salah

Hal pertama yang harus dicamkan: tidak sarapan adalah kesalahan. Perut kosong lalu menempuh perjalanan melelahkan ke kantor dan langsung bekerja sangat membahayakan kesehatan. Rawan gangguan lambung. Sudah begitu malah ditambal makan siang yang luar biasa banyak sebagai ajang balas dendam, malah makin tidak sehat. Jadi, jika Anda tidak biasa sarapan, ubah kebiasaan tersebut.

Memang tidak mudah sarapan jika tidak ada yang mengingatkan. Makanya carilah pasangan! Hahaha… Mati kau, Arman Dhani!

2. Sarapan banyak bagi Pekerja Kantoran adalah salah

Selain tidak sarapan, sarapan yang terlalu banyak kalori dan garam sangat tidak tepat bagi para pekerja. Kadang karena suka sekali makan, sarapan pun sampai tambah. Apalagi kalau sudah dibelain begadang nonton tim bola kesayangan yang akhirnya kalah. Rasa lapar bercampur kesal dilampiaskan dalam bentuk sarapan yang sangat banyak sebelum berangkat kerja.

Perlu diketahui, jika Anda pekerja kantoran yang pekerjaannya duduk di meja dan tidak banyak aktivitas fisik yang memeras tenaga, kalori per menit yang dibakar hanya 1-2 kalori. Jika sarapan besar dengan mie instan dua bungkus, telor dadar dua butir, masih pula ditambah nasi, akan ada seribu lebih kalori yang masuk. Sementara saat jam kerja dari jam 9 hingga makan siang, kalori yang terbakar hanya 180-360 kalori. Itu artinya, badan sudah kelebihan kalori. Lalu ketika makan siang, ditambah lagi kalori sebanyak 800 hingga 1000. Balik kantor sampai jam 5 sore hanya terbakar paling banyak 500 kalori lagi. Saat kalori bertumpuk dari sarapan dan makan siang, masih ditambah pula makan malam. Makin banyak kalori berlebihan yang tertimbun setiap harinya. Selain memerlukan tenaga untuk mencerna, tubuh juga membutuhkan oksigen. Maka dari itu, Anda akan sering menguap atau bahkan tidur karena memang itulah cara tubuh menyerap oksigen lebih banyak.

Jangan terus-menerus memenuhi tubuh anda dengan kalori, penuhilah tubuh anda dengan cinta.

Sementara itu, bagaimana cara untuk menyerap kasih sayang lebih banyak? Jadilah kaya dan punya banyak uang. Sebab jika kasih sayang bisa diserap cukup lewat tulisan atau membuat buku, Agus Mulyadi pasti sudah gonta ganti pacar. Tapi kenyataannya kan tidak, hingga saat ini Agus masih saja menderita tuna asmara.

3. Pilih sarapan sehat untuk Indonesia yang lebih baik

Poin ketiga ini mungkin agak lebay, tapi, saya sedang tidak bercanda. Sarapan sehat cukup sepotong roti, minum teh manis atau shake nutrisi. Ringan, cepat, tidak merepotkan, dan kalorinya mencukupi. Shake layak dijadikan pilihan karena rendah kalori dan berimbang protein serta serat. Per sajian mungkin hanya 200 kalori. Pas dengan kebutuhan sampai makan siang. Silakan makan siang secukupnya, hindari ngemil dan minum yang manis-manis terlalu banyak. Jika memang terpaksa butuh yang manis-manis, pandangi saja avatar anggota JKT48. Tapi ingat, jangan lama-lama, takutnya nanti anda malah kena diabetes karena saking manisnya.

Sarapan sehat bagi orang dewasa sungguh penting. Terutama bagi mereka yang hidup di kerasnya metropolitan. Musti pintar bersiasat dalam juggling menjaga kesehatan, manajemen waktu, serta keseimbangan hidup. Makan, bekerja, olahraga, dan bahagia harus seimbang. Jangan isi hidup Anda dengan benci atau cinta berlebihan (halah!). Tidak terlalu perlu juga memiliki perut kotak-kotak atau membentuk badan menjadi kekar seperti Cristiano Ronaldo. Menjadi sehat dan bahagia dengan apa yang dimiliki sudah lebih dari cukup. Kebahagiaan-kebahagiaan kecil itulah yang semestinya kita jaga dan peluk seeratnya.

Iklan

Dan bisa jadi, semuanya itu bermula dari pilihan sarapan.

 

Disclaimer: Tulisan ini termasuk dalam #MojokSore. Mojok Sore adalah semacam advertorial yang disajikan oleh tim kreatif Mojok yang dikenal asyik, jenaka, dan membahagiakan. Bagi Anda yang mau mempromosikan produk-produk tertentu, silakan menghubungi [email protected].

Terakhir diperbarui pada 15 Februari 2019 oleh

Tags: AdvertorialCristiano RonaldoMojokSorepekera kantoransarapansarapan sehat
Kokok Dirgantoro

Kokok Dirgantoro

Artikel Terkait

Orang Jogja Syok Merantau ke Jakarta karena Nggak Bisa Sarapan Soto Bening yang Enak Mojok.co
Pojokan

Orang Jogja Syok Nggak Bisa Sarapan Soto Bening yang Enak di Jakarta

16 April 2026
Jelajah Nusa Penida, Pulau Eksotis yang Menghipnotis di Sebelah Tenggara Bali MOJOK.CO
Kilas

Jelajah Nusa Penida, Pulau Eksotis yang Menghipnotis di Sebelah Tenggara Bali

31 Oktober 2023
Seperti Cristiano Ronaldo, Elon Musk Itu Megalomania Sinting! RIP Twitter!
Konter

Seperti Cristiano Ronaldo, Elon Musk Itu Megalomania Sinting! RIP Twitter!

19 November 2022
Vindes Tiba-Tiba Tenis Dan Cr7 Tiba-Tiba Vs Everybody
Video

Vindes Tiba-Tiba Tenis dan CR7 Tiba-Tiba VS Everybody

16 November 2022
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Pelari kalcer, fenomena olahraga lari

Bagi Pelari Kalcer, Kesehatan Tak Penting: Gengsi dan Diterima Sirkel Elite Jadi Prioritas Mereka

27 April 2026
Semifinal Kompetisi Basket Campus League musim perdana Regional Surabaya hujan skor. Universitas Surabaya (Ubaya) jadi raja Jawa Timur MOJOK.CO

Basket Campus League 2026: Jadi Pembuktian Kesolidan Tim Timur dan Label Ubaya sebagai “Raja Basket Jawa Timur”

29 April 2026
Hajatan, Resepsi Mewah, Resepsi Sederhana, Nikah.MOJOK.CO

Hajatan Itu Nggak Penting: Tabungan 50 Juta Melayang Cuma Buat Ngasih Makan Ego Keluarga, Setelah Nikah Hidup Makin Susah

26 April 2026
Tips Makan Soto Bening Jogja bagi Para Pendatang yang Selalu Gagal Menikmatinya Mojok.co

Tips Makan Soto Bening Jogja bagi Para Pendatang yang Selalu Gagal Menikmatinya

24 April 2026
Lulusan S2 Jepang nggak mau jadi dosen, pilih kerja di Australia. MOJOK.CO

Lulusan S2 di Jepang, Pilih Kerja sebagai Koki di Australia daripada Jadi Dosen di Indonesia karena Terlalu Senioritas

29 April 2026
Wali Kota Yogyakarta, Hasto Wardoyo, akan beri pendampingan korban daycare Little Aresha dan akan lakukan sweeping MOJOK.CO

Sweeping Daycare di Kota Yogyakarta, Langkah Emergency yang Harus Dilakukan agar Kasus Serupa Little Aresha Tak Terulang

27 April 2026

Video Terbaru

Kalis Mardiasih: Parenting di Negara Gagal, Nasib Anak Jadi Taruhan

Kalis Mardiasih: Parenting di Negara Gagal, Nasib Anak Jadi Taruhan

11 April 2026
Keropak Ferrara dan Warisan Islam Jawa yang Tumbuh dari Kedalaman Batin

Keropak Ferrara dan Warisan Islam Jawa yang Tumbuh dari Kedalaman Batin

9 April 2026
Prof. Al Makin: Persia, Islam, dan Warisan Intelektual yang Terancam Konflik

Prof. Al Makin: Persia, Islam, dan Warisan Intelektual yang Terancam Konflik

6 April 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.