Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Esai

Kenapa Harus Mutusin Sepihak?

Riyanni Djangkaru oleh Riyanni Djangkaru
1 Maret 2017
A A
Kenapa Harus Mutusin Sepihak?

Kenapa Harus Mutusin Sepihak?

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

Pagi-pagi baca di timeline Twitter bikin aku kaget berat: Mojok.co mutusin aku sepihak! APA-APAAN INIII!!!

Oke, saya mulai ya catatan singkat ini, yang saya tuliskan dengan sedikit emosi. Lha wong Mojok doyannya menggelitik sanubari tersembunyi dengan tulisan-tulisannya, jadi saya sebagai pembaca berhak dong menulis dengan sedikit bumbu baper ….

Iklan

Pertama, saya naksir Mojok karena namanya. Kok mirip dengan kelakuan saya yang suka duduk manis di pojokan ruang sambil menyeruput kopi dan nonton manusia lalu lalang beserta interaksinya. Kadang Mojok membingungkan (karena perbendaharaan bahasa Jawa saya superminim). Kadang bikin dahi mengernyit kalau sedang kumat nyinyirnya. Tapi, lebih seringnya cekikikan sendiri sampai ketumpahan kopi panas.

Kedua, saya ini kan orang awam, isu-isu berbau politik atau terlalu berat kadang sulit dicerna, apalagi IQ saya pas-pasan, sekadar berguna buat lulus Ebtanas dengan nilai seadanya. Konduktor saya ya warung kopi. Masalahnya, sebagai perempuan pemalas mandi, saya sering diomelin suami kalau nongkrong di warung kopi belakang untuk nimbrung ngobrol. Akhirnya ya Mojok jadi warung kopi virtual saya. Kalau bahasa bangsa Barat sana, soul food. Kalau bahasa saya, “remah peyek: biar kecil, sudah dingin pula, tapi tetap jadi rebutan.”

Ketiga, ketika hati saya sudah terpaut, ketika Twitter semakin menajam dan tak lagi hanya diisi foto-foto makanan nikmat hasil berburu di Pasar Santa tulisan-tulisan di Mojok selalu saya sambangi satu per satu hampir setiap hari. Peluk hangat saya untuk para penulis yang sudah berbagi sudut pandangnya. Saya menyukai gaya penuturan yang karismatik—yang ala Kabayan kalau di akar budaya saya.

Keempat, saya jatuh cinta. Gayung bersambut setiap ada tulisan baru yang muncul di timeline Twitter. Hiburan sekaligus renungan. Saya memang begitu anaknya, gimana dong ….

Kelima, lalu datanglah 28 Februari: saya diputuskan sepihak oleh Mojok lewat Twitter. Sama seperti pacar-pacar Mojok lainnya yang patah hati, bahkan tulisan ini pun masih dibuat dengan kumparan emosi yang tidak jelas. Lha, orang lagi gemes-gemesnya, tahu-tahu diselepet kolor disuruh pulang. KZL BAT.

Keenam, dalam keadaan kecewa, saya tiba-tiba curiga. Jangan-jangan di balik semua ini, Puthut EA sebenarnya diam-diam sudah menandatangani kontrak presenter Jejak Petualang sinetron stripping bareng Aliando Syarief.

Dan sebagaimana mantan yang tak berdaya meski nggak terima, saya tak bisa apa-apa. Ya sudahlah … mau gimana lagi. Harapan saya, suatu hari nanti Mojok kembali ke haribaan pacar-pacarnya yang sedang pada tahap baper ini. Tolong nanti kalau kembali, bawa serta juga keluarga dan penghulu, jadi minimal, ada harapan bahwa usia hubungan kita bisa semakin lebih dalam dan panjang.

Tapi tetap, Mojok ngehek. Sebel aku.

Terakhir diperbarui pada 1 November 2018 oleh

Tags: featuredGoodByeMojok
Riyanni Djangkaru

Riyanni Djangkaru

Artikel Terkait

penyekapan karena kritik seragam mojok.co
Prejengan

Hari-Hari Seragam PNS Kementerian Keuangan

16 Mei 2017
Es Goreng Rasa Mellow van Yogyakarta
Smokol

Es Goreng Rasa Mellow van Yogyakarta

15 Mei 2017
Membubarkan NU Lebih Mudah daripada Membubarkan HTI
Status

Membubarkan NU Lebih Mudah daripada Membubarkan HTI

15 Mei 2017
Musique

Mixtape untuk Ahok

14 Mei 2017
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

PNS di desa.MOJOK.CO

Jadi PNS di Desa Memang Hidup Makmur, tapi Bikin Tak Berkembang karena Budayanya Toksik dan Membosankan

22 Juni 2026
Angkringan di Stasiun Lempuyangan Jogja jadi tempat meleram kegelisahan MOJOK.CO

Angkringan Lempuyangan Jogja Berisi Rindu, Kegagalan, dan Beban Finansial Para Pejuang Perantauan

22 Juni 2026
Perjalanan Kopikina menjadi kedai kopi populer di Jakarta yang dirintis oleh alumni Beasiswa LPDP MOJOK.CO

Jalan Kopikina dari Kedai Kopi Kecil dan Bukan untuk Bisnis Serius Jadi Brand Besar di Jakarta, Terapkan Ilmu dari Inggris

19 Juni 2026
Mas Uceng sebagai narasumber Festival Melawan-Melawan. Ia menyampaikan perlawanan masyarakat sipil perlahan telah terbunuh oleh rezim.

Zainal Arifin Mochtar: Perlawanan Masyarakat Sipil Perlahan Telah Dibunuh

18 Juni 2026
Kirab pusaka malam 1 Suro di kawasan Pura Mangkunegaran, Surakarta, Jawa Tengah, tidak hanya upaya menjaga warisan budaya-tradisi turun-temurun. Tapi juga jadi penggerak ekonomi daerah MOJOK.CO

Nilai Lain Kirab Malam 1 Suro di Surakarta: Jadi Daya Tarik Lintas Zaman, Penggerak Pariwisata dan Ekonomi Daerah Jateng

17 Juni 2026
AUBMO Selamatkan Hidup Mahasiswa penerima KIP-K di Unair. MOJOK.CO

Di Balik Skandal Korupsi Rp103 Juta, AUBMO Menyelamatkan Hidup Mahasiswa Penerima Beasiswa yang Merantau

23 Juni 2026

Video Terbaru

Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

31 Mei 2026
Smarai, Konten Organik dan Cara Promosi Band tanpa Panik Ngejar Viral

Smarai, Konten Organik dan Cara Promosi Band tanpa Panik Ngejar Viral

21 Mei 2026
Mbah Tejo: Gen Z Mungkin Lembek, tapi Tantangan Hidup Mereka Jauh Lebih Berat

Mbah Tejo: Gen Z Mungkin Lembek, tapi Tantangan Hidup Mereka Jauh Lebih Berat

17 Mei 2026


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.