Pekerja Surabaya Pindah Kerja di Jogja: Bingung sama Kebiasaan “Buang-buang Uang”, Repot karena Budaya Traktir Teman
Pekerja Surabaya pindah kerja di Jogja dibuat kaget dan repot dengan kebiasaan "menghibur-hamburkan uang" pekerja Jogja.
Jurnalis Mojok.co asal Rembang, Jawa Tengah. Pernah belajar di S1 Sejarah Peradaban Islam Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Ampel Surabaya. Banyak menulis isu sosial, keislaman dan spiritualitas, pendidikan kritis, dan realitas sehari-hari. Mengisi waktu dengan membaca buku, nonton film, dan traveling.
Pekerja Surabaya pindah kerja di Jogja dibuat kaget dan repot dengan kebiasaan "menghibur-hamburkan uang" pekerja Jogja.
Mahasiswa Malaysia menyesal kuliah di Universitas Islam Negeri di Indonesia karena murah. Eh lulusan UIN mentok gitu-gitu aja.
Utang bank menjadi penyakit kronis pemuda di desa yang susahkan hidup sendiri. Punya uang tak pasti tapi cicilan pikir keri.
Ortu dihina karena miskin. Anak kuliah sebagai mahasiswa jurusan Psikologi UIN buktikan kalau lulusan PTN yang dicap ecek-ecek malah punya...
Kerja di Jakarta gaji 5 juta sebenarnya cukup saja bagi perantau. Tapi yang dirampas dari mereka jauh lebih banyak.
Duka merantau lama: nelangsa dengan pertanyaan dan permintaan ibu yang sebenarnya sangat sederhana dan tidak banyak menuntut.
Motoran di Jawa Timur dibuat sadar kalau plat S adalah motor dengan pengendara paling rusuh di jalan.
Jadi gembel di perantauan tapi berlagak tajir pas pulang kampung. Jadi siasat pura-pura baik-baik saja agar orang tua tidak kepikiran.
Rela utang bank buat beli mobil keluarga Suzuki Ertiga demi puaskan mertua. Ujungnya ribet dan sia-sia karena ekspektasi.
PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta
55581
[email protected]
+62-851-6282-0147
© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.