• 67
    Shares

MOJOK.CO Perkara utang itu sensitif. Menagih utang ke teman setelah lewat jangka waktu yang dijanjikan pun menjadi hal yang membingungkan!

Di dunia ini, ada tiga hal yang menyebalkan: diselingkuhi, dicampakkan, dan didatangi teman untuk minjem uang alias ngutang. Perkara terakhir adalah yang paling sering ditemui dalam kehidupan kita (hah, kita???), sekaligus paling sering berujung nggrundel tak karuan. Loh, loh, loh, kenapa begitu?

Orang yang datang meminjam uang pada kita (hah, kita???) biasanya menggunakan alasan kepentingan dengan urgensi yang tinggi demi meningkatkan kemungkinan untuk mendapat sejumlah uang yang diminta. Berbekal senyum memikat dan mata memelas, pertahanan kita pun runtuh, lalu berujung pada segepok dana yang berpindah tangan. Rasanya hati senang: bisa membantu teman sendiri dalam masalah finansial. Toh, si teman sudah berjanji akan mengembalikannya. Tapi, benarkah semudah itu, Ferguso?

Nyatanya, perkara utang itu sensitif. Menagih utang ke teman setelah lewat jangka waktu yang dijanjikan pun menjadi hal yang membingungkan: gimana cara terbaik melakukan ini tanpa harus menyakiti hatinya? Apakah nanti kita bisa tetep temenan???

Mojok Institute telah melakukan survei kecil-kecilan perihal utang dan pinjaman uang. Tercatat, setidaknya ada 5 cara yang bisa kita gunakan demi menagih utang ke teman untuk hidup yang lebih baik, tanpa harus mendaftar tampil di acara Mikrofon Pelunas Utang yang kadang waktu untuk komentarnya lebih banyak daripada waktu nyanyinya:

1. Beri Kode

Sebagaimana seorang perempuan yang sebenarnya pengin bilang, “Kamu kapan ngelamar aku?” tapi malah bilang, “Temen aku barusan kirim undangan, loh. Dia udah mau nikah. Dia sebaya sama aku,” ke pacarnya, berilah kode-kode unik dan menarik kepada teman yang berutang pada kita. Tatap matanya erat-erat dan mengeluhlah dengan kesedihan yang meyakinkan,

Baca juga:  Tips Manajemen Keuangan untuk Mahasiswa Tajir tapi Boros

“Duh, bajuku sobek, nih, lusuh banget! Pengin beli baju baru yang kemarin aku lihat, deh, tapi uangku lagi habis. Huhu.”

Kalau dia peka, dia pasti langsung membuka dompet dan menyodorkan uang yang dipinjamnya. Tapi, yaaaa, itu kalau dia peka, loh, ya. Nggak usah ngarep berlebihan—kalau gagal, coba langkah selanjutnya.

2. Minta Bayarin Ini-Itu

Menagih utang ke teman dengan cara ini sesungguhnya sama dengan memaksa mereka untuk “mencicil” pembayaran. Maksimalkanlah waktu janjian kalian dengan pesan seperti: “Eh, kamu lewat Indomaret nggak? Aku titip Teh Kotak, dong, sekardus. Haus banget nih!” atau “Eh, kamu lewat toko baju nggak? Aku titip daster tiga, kemeja putih dua, sama celana jeans boyfriend empat belas, ya.”

Bisa juga, saat makan bersama, kamu berkata, “Duh, uangku nggak cukup, nih. Boleh, ya, kamu bayarin dulu?”

Lalu, setelah menitip ini dan itu, sekaligus minta dibayari, pasanglah muka (atau suara) terkejut sambil berkata, “Eh, iya, uangku kan masih ada yang di kamu! Nanti dipotong aja buat bayarin ini. Hehe.”

3 Kasih Deadline

Cara menagih utang ke teman selanjutnya terdengar klise, tapi penting dilaksanakan: beri batas waktu terakhir.

Sebagai contoh, kamu bisa berkata, “Maaf, boleh nggak uang yang kamu pinjam 13 tahun yang lalu itu dibayar tiga hari lagi? Soalnya tiga hari lagi hari Minggu. Yah, nggak ada apa-apa, sih, hari Minggu. Aku cuma pengen libur dan bersantai sambil kipasan pakai uang aja.”

Baca juga:  7 Kesedihan Sobat Misqueen yang Nggak Dirasakan Raline Shah

Tapi, bagaimana kalau deadline ini masih dilewatkan oleh si peminjam utang? Gampang: kasih deadline lagi yang jatuh temponya tiga jam kemudian. Mamam~

4. Balas Berutang

Su.dah dibilang blak-blakan, dikode halus, dan diberi deadline tapi temanmu masih belum tergerak untuk bayar utang juga? Lakukan cara ini, Saudara-saudara!!!

Menagih utang ke teman bisa jadi menyenangkan ketika kamu berencana menampilkan diri sebagai sobat misqueen yang tak punya uang banyak. Kini, dekatilah temanmu, lalu bisikkan kalimat ini: “Aku lagi nggak punya uang, nih. Boleh pinjemu duitmu dulu, nggak?”

Sebutkan nominal uang sebesar yang ia pinjam padamu, atau—kalau kamu nggak tega dan nggak enak—sebutkan sebagian saja (dengan konsekuensi kamu harus menagih jumlah separuhnya dari langkah pertama), dan tertawalah saat ia menyanggupi.

Ya, kamu nggak perlu membayar utangmu ini—toh dia juga ngutang sama kamu duluan :(((

5. Share Artikel Ini

Kalau kamu udah desperate untuk menemukan langkah paling mujarab untuk menagih utang ke teman, ikuti saran kami yang sederhana: klik share atau reply di media sosialmu. Biarkan si teman dibanjiri notifikasimu kali ini.

Semoga, hatinya tersentuh dan mengirimimu uang. Segera. Amin!

  • 67
    Shares


Tirto.ID
Loading...

No more articles