Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Pojokan

Dunia Didominasi Golongan Darah O, dan Ini Menyebalkan

Aprilia Kumala oleh Aprilia Kumala
6 Desember 2018
A A
Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Golongan darah terbanyak di dunia adalah golongan darah O yang pemiliknya terkenal easy-going. Tapi, apakah mereka juga easy-to-love? Oh, tidak semudah itu, Ferguso!

Berdasarkan sebuah penelitian, golongan darah O didapuk sebagai golongan darah terbanyak yang dimiliki penduduk dunia, yaitu mencapai 40 persen dari keseluruhan populasi. Di Amerika, persentasenya bahkan nyaris mencapai 100 persen!

Berturut-turut, golongan darah A, B, dan AB mengisi daftar jumlah “pemeluk” golongan darah di dunia. Golongan darah A unggul di Eropa Timur dan Tengah, golongan darah B di Asia, sedangkan golongan darah AB di Asia Timur. Makanya, chingu, banyak idol KPop yang dijuluki 4D (istilah lain untuk unik dan absurd) yang juga dianggap sebagai karakter golongan darah AB, kan?

Ya, ya, ya, wahai orang-orang bergolongan darah O, bersombong-sombonglah sekarang karena kamu telah mendominasi planet ini~

Fakta ini, meski membanggakan bagi pemilik golongan darah O (tentu saja mereka bakal merasa superbangga dan menepuk dada keras-keras, ckckck), bagi saya cukup mengesalkan. Kenapa mengesalkan?

Hmmm, situ belum pernah berhubungan intens sama orang bergolongan darah O, ya??? Belum tahu mereka aslinya itu gimana, ya???

Baiklah, rileks. Tenang. Mari kita mulai dari nol hal-hal positif yang bisa kita pelajari dari orang-orang dengan golongan darah O.

Pertama, di masa-masa sekolah dan belajar Biologi atau IPA, tentu kita paham bahwa orang-orang bergolongan darah O bisa mendonorkan darah untuk siapa saja. Hal ini menunjukkan sikap murah hati yang patut dijunjung tinggi dan ditiru, apalagi ternyata mereka hanya bisa menerima donor dari sesama golongan darah O. Hal ini juga mengajarkan kita sikap untuk tidak mengharapkan imbalan, which is bagus banget untuk diteladani.

Sudah begitu, patutlah kita akui bahwa “kedermawanan” golongan darah O ini bukan hanya sebatas perkara donor-mendonorkan darah saja. Nyatanya, pemilik golongan darah ini terkenal suka mencurahkan perhatiannya habis-habisan ke orang terdekatnya. Itulah sebabnya pacaran sama orang golongan darah O bakal bikin kamu baper tingkat internasional, sampai-sampai kalau putus rasanya susah move on, persis kayak orang golongan darah A.

Terus, di mana  sisi menyebalkan dari fakta penuh manfaat di atas?

Jawabannya: tentu saja pada reaksi orang-orang bergolongan darah O itu sendiri. Merasa paling baik dan dermawan, mereka justru jadi besar kepala dan suka nggak nyambung. Kalau dijahilin dikit, balesnya cuma, “Jangan nakalin aku, aku ini bisa jadi penyelamatmu, loh.” Kalau ditolak cintanya, malah lebih parah: “Kamu yakin nolak aku? Nanti kalau kamu kejedot tembok sampai pendarahan dan darahmu mau habis, aku bisa loh donorin ke kamu, bukannya si Suripto anak kelas sebelah yang golongan darahnya AB—paling langka di dunia, cuma empet persen dari populasi.”

Singkatnya, orang-orang dengan golongan darah O pun terbiasa merasa dibutuhkan. Merasa paling asyik sekampung. Merasa paling penting, gitu, deh. Hadeeeeh~

Tapiiii, heyyy, tunggu dulu! Berdasarkan penelitian yang berkembang, pendonoran darah golongan O ke siapa saja ini tak lagi dianjurkan. Soalnya, selain golongan darah, ada perkara rhesus yang harus diperhatikan. Golongan darah O dengan rhesus negatif dianggap memiliki antibodi yang bakal mengakibatkan reaksi serius dalam transfusi darah, sedangkan golongan darah O rhesus positif hanya bisa didonorkan dalam situasi darurat, yaitu jika pasien terancam jiwanya atau persedian golongan darah yang sesuai tidak mencukupi.

Mamam, noh, golongan darah O!!!!!1!!!1!!

Iklan

Kedua, orang-orang dengan golongan darah O dianggap sebagai orang yang tidak mudah terkena stres. Ini merupakan hasil penelitian yang menyebutkan mereka-mereka dengan golongan darah O adalah orang yang tidak kaku, energik, fleksibel, dan easy-going.

Naaah, ke-easy-going-an inilah yang membuat mereka kian menyebalkan. Eh, memangnya kenapa?

Yha gimana yha, orang-orang bergolongan darah O ini memang mudah akrab dengan orang lain. Ia bahkan bisa langsung diterima dalam sebuah circle karena kehangatan kompor yang dibawanya. Sayangnya, kadang dia lupa menyetel tingkat kehangatan dirinya sendiri. Berawal dari sok asyik, eeeeh tahu-tahu udah kelewat akrab sama orang lain dan mudah jatuh cinta tanpa peduli situasi dan kondisi.

[!!!!!!!1!!!!1!!!!]

Ya, Saudara-saudara, orang-orang dengan golongan darah O adalah makhluk-makhluk yang mudah jatuh cinta. Berbekal dengan sikapnya yang fleksibel dan mudah akrab, kadang ia kelupaan membatasi dirinya sendiri. Sebodo amat kalau dia jomblo dan jatuh cinta sama orang—lah kalau udah punya partner asmara, terus asyik-asyikan jatuh cinta lagi, apa nggak bikin ngilu???

Sungguh, kalau orang golongan darah O ini juga berzodiak Gemini, ya siap-siapin mentalmu aja dalam urusan cinta, mylov.

Tapi, tentu tidak semua pemilik golongan darah O brengsek begitu. Yang terjadi bisa saja begini—meski tetap sama menyebalkannya: mereka menjadi terlampau akrab dengan orang lain, sampai-sampai si orang lain ini baper sendiri dan membuat orang terdekat golongan darah O cemburu-cemburu nggak jelas.

Hadeeeeh, ngeselin pokoknya.

Ketiga, dalam urusan karier, orang bergolongan darah O cukup cemerlang. Sering kali, ia menjabat sebagai direktur atau pemimpin karena berjiwa problem-solver. Apalagi, ia juga memiliki daya ingat yang kuat. Itulah sebabnya ia—lagi-lagi—juga bisa menjadi pasangan ideal bagi banyak orang karena mampu mengingat banyak hal: tanggal kenalan pertama kali, tanggal pertama kali chatting di WhatsApp, tanggal pertama kali panggil Sayang, tanggal pertama kali nge-like foto di Instagram, tanggal pertama kali bikin Instagram Story pakai efek boomerang berdua, dan lain sebagainya.

Sayang beribu sayang , kepalanya keras dan suka ngeyel. Konon, sikap antikritiknya inilah yang membuat orang-orang di sekitarnya merasa tak nyaman.

Tapi dasar golongan darah O—kalaupun salah, mana sudi dia ngaku salah??? Nanti ujung-ujungnya paling juga bilang: “Kamu yakin nyalah-nyalahin aku? Nanti kalau kamu kejedot tembok sampai pendarahan dan darahmu mau habis, aku bisa loh donorin darah ke kamu, bukan si manajer yang baru itu, soalnya aku golongan darah rhesus positif dan dia negatif.”

Halah, bodo amat, Bosque!

Terakhir diperbarui pada 12 Agustus 2021 oleh

Tags: golongan darah Oinstagram storykarakterramalan kepribadianzodiak Gemini
Aprilia Kumala

Aprilia Kumala

Penulis lepas. Pemain tebak-tebakan. Tinggal di Cilegon, jiwa Banyumasan.

Artikel Terkait

ilustrasi Iklim WhatsApp Story Jauh Lebih Gayeng ketimbang Instagram Story yang Isinya Pamer-pamer mojok.co
Pojokan

Iklim WhatsApp Story Jauh Lebih Gayeng ketimbang Instagram Story yang Isinya Pamer-pamer

16 September 2021
Klasemen 5 Teratas Pengguna Instagram Story Paling Memuakkan MOJOK.CO
Pojokan

Instagram Reel yang Terlalu Mirip TikTok Bikin App Ini kayak Tukang Caplok Ide

26 Juni 2021
Pojokan

Mengenal Zodiak Aquarius yang Suka Mager Serius

10 Februari 2019
Pojokan

Panduan Singkat Hadapi Golongan Darah B yang Nggak Sabaran

2 Februari 2019
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Kenapa Hidup di Jogja Membuat Saya Terlalu Santai Menghadapi Tagihan yang Seharusnya Bikin Panik MOJOK.CO

Kenapa Hidup di Jogja Membuat Saya Terlalu Santai Menghadapi Tagihan yang Seharusnya Bikin Panik

3 Juni 2026
Dhia Hana Putri Saraswati mahasiswa Umsura dan Unair. MOJOK.CO

Kena Mental Kuliah di Umsura dan Unair Sekaligus, Puluhan Kali Ingin Menyerah tapi Kuat karena Ajaran Muhammadiyah

5 Juni 2026
Dompet digital selamatkan pedagang UMKM. MOJOK.CO

4 Kiat Pedagang Es Campur dan Roti Kukus yang Tetap Laris di Tengah Situasi Pelik

3 Juni 2026
Riset, Peneliti, Guru Besar Abal-Abal.MOJOK.CO

Sekte “Pemuja Kargo” di Ekosistem Kampus Indonesia yang Mencetak Peneliti Palsu dan Ilmuwan Abal-Abal

3 Juni 2026
Pengalaman Merusak Astrea Grand Jadi Motor Racing Kampung MOJOK.CO

Pengalaman Saya “Merusak” Astrea Grand Milik Bapak Menjadi Motor Racing Kampung: Jebakan Menyenangkan dari Motor Honda yang Menjerat Saya Sampai Tua

2 Juni 2026
Godaan modifikasi motor Honda Vario 125 demi sinematik kebodohan soal harga jual di Facebook, berakhir jadi motor sampah dan jamet MOJOK.CO

Modifikasi Motor Honda Vario 125 Hasil Tabungan Ibu-Kakak demi Sinematik dan Kebodohan Harga Jual di FB, Berakhir Jadi Motor Jamet dan Sampah

7 Juni 2026

Video Terbaru

Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

31 Mei 2026
Smarai, Konten Organik dan Cara Promosi Band tanpa Panik Ngejar Viral

Smarai, Konten Organik dan Cara Promosi Band tanpa Panik Ngejar Viral

21 Mei 2026
Mbah Tejo: Gen Z Mungkin Lembek, tapi Tantangan Hidup Mereka Jauh Lebih Berat

Mbah Tejo: Gen Z Mungkin Lembek, tapi Tantangan Hidup Mereka Jauh Lebih Berat

17 Mei 2026


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.