Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Video

Petung Jawa dan Seni Berdamai dengan Hidup

Redaksi oleh Redaksi
23 Desember 2025
Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

Bagai sebagian orang, waktu adalah tanggal gajian. Bagi sebagian yang lain, waktu adalah emas. Tapi bagi orang Jawa waktu adalah puting atau hitungan yang tidak hanya menandai haru tapi juga membaca nasib bahkan umur manusia.

Itulah yang terasa pada episode sebat dulu kali ini. Dari soal pentingnya perubahan soal waktu, kenapa bulan-bulan tertentu sering dihindari, sampai kenapa saat malam anak-anak tidak boleh keluar.

Iklan

Obrolan ini yang dibawakan pada episode ini sebenarnya sederhana. Bermula dari kepercayaan masyarakat desa soal mitos-mitos zaman dulu. tapi seperti lazimnya obrolan Jawa, ia tak pernah berhenti di permukaan. Pembicaraan pelan-pelan masuk ke wilayah yang lebih dalam mulai dari hubungan manusia, alam, dan waktu.

Waktu Bulan Suro

Dalam banyak pandangan masyarakat, bulan suro sering kali dianggap angker dan banyak larangan. Tapi ternyata, larangan ini tidak sesederhana dan tanpa alasan.

Misalnya jangan membuat hajatan saat bulan suro. Secara historis suro bertepatan dengan muharram-tahun baru Jawa dan Islam. Pada masa ini negara sedang menarik napas bukan berpesta atau juga dikenal dengan bulan tanpa panen. Jika seseorang nekat menggelar hajatan, konsekuensinya jelas adalah hutang

Dalam logika Jawa lama, hajatan tanpa panen adalah jalan menuju kesulitan. Maka lahirlah laku prihatin—menahan diri bukan karena takut bala, tapi karena sadar kondisi.

Parnotomongso kalender dari sawah

Dari Suro, obrolan masuk ke Pranotomongso, sebuah sistem penanggalan musim Jawa. Bukan 12 bulan kalender, melainkan 12 Wongso dengan umur hari yang berbeda-beda.

Ada mongo ketiga yang panas maksimal, tanah kekeringan. Ada rendeng, musim hujan penuh tambahan pangan serta ada mareng dan labuh, masa peralihan yang sering dilupakan orang,

Petani Jawa dulu tahu betul tentang alam dan menjadikan alam sebagai teman untuk dibaca bukan dilawan.

Petung Jawa sebagai Cara Mengerti Hidup

Pada akhirnya, petung bukan soal angka mistik atau hari sial, ia adalah bahasa jawa untuk membaca pola hidup. Kapan menahan diri, kaan bekerja kera dan kapan mundur.

Melihat tahun ini dengan petung terasa masuk akal. Kita berhitung bukan untuk meramal masa depan, tetapi mengevaluasi diri. Apa yang sudah kita tanam, itu yang kita panen.

Karena dalam pandangan Jawa, hidup yang selaras bukan hidup yang paling cepat, tapi hidup yang tahu kapan harus berjalan, kapan harus berhenti dan kapan harus prihatin pada orang lain maupun diri sendiri.

 

Tags: mitos jawapetung jawasebatdulusistem penanggalan jawa

Terpopuler Sepekan

Kampung Menari Hasta Budaya, Wadah Gratis Warga Gowongan Lestarikan Tari Klasik Jogja.MOJOK.CO

Kampung Menari Hasta Budaya, Wadah Gratis Warga Gowongan Lestarikan Tari Klasik Jogja

6 Agustus 2026
Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X bertemu dengan tim KKP membahas program budi daya ikan tematik. (Sumber: Humas Pemda DIY)

64 Lokasi di Kalurahan DIY Kecipratan Jatah Program Budi Daya Ikan Tematik dari KKP

5 Agustus 2026
Kemiskinan DIY menurun. MOJOK.CO

Jumlah Orang Miskin di Yogyakarta Berkurang, Penurunannya Jadi yang Tertinggi di Jawa pada Maret 2026

6 Agustus 2026
Perjuangan orang haven't ingin jadi mahasiswa baru (maba) tanpa sponsor orang tua melalui beasiswa KIP Kuliah MOJOK.CO

Nasib Orang Haven’t: Ingin Jadi Maba Tanpa Sponsor Orang Tua, Harus Alami Kerja di Warung Mie Ayam 16 Jam Upah 30 Ribu

7 Agustus 2026
Derita lansia pakai cashless seperti QRIS. MOJOK.CO

Derita Lansia Tak Bisa Beli Roti Hanya karena QRIS yang Menghantui

4 Agustus 2026
Saat cerita/sambat ke teman berujung adu nasib dengan kalimat maut "Kamu masih mending". Meresponsnya dengan pura-pura tolol ternyata menyenangkan MOJOK.CO

Niat Cerita ke Teman Berujung Adu Nasib: Pura-pura Tolol saat Teman Bilang “Kamu Masih Mending” Ternyata Menyenangkan

6 Agustus 2026

Video Terbaru

Di Balik Panggung "Sebat Dulu Live on Stage": Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

Di Balik Panggung “Sebat Dulu Live on Stage”: Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

23 Juni 2026
Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

6 Juni 2026
Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

31 Mei 2026


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.