Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Uneg-uneg

Untuk Dosen di Surabaya: Kalau Dosen Senior Memangnya Boleh Seenaknya Sendiri?

Redaksi oleh Redaksi
29 Januari 2023
A A
Untuk Dosen di Surabaya: Kalau Dosen Senior Memangnya Boleh Seenaknya Sendiri? MOJOK.CO

Untuk Dosen di Surabaya: Kalau Dosen Senior Memangnya Boleh Seenaknya Sendiri? MOJOK.CO

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

Saya adalah seorang mahasiswa asal Sidoarjo yang sedang berkuliah di salah satu kampus swasta di Kota Surabaya. Saya mengambil Jurusan Teknik Informatika kelas pagi dan sekarang saya sudah berada di semester 8 (Alhamdulillah, semoga selesai dengan baik). Saya hanya ingin menyampaikan apa yang saya dan teman saya keluhkan selama kuliah di sini yaitu mengenai dosen senior.

Dosen senior ini bersikap seenaknya saja baik itu dalam menentukan jam kuliah, saat memberikan materi di dalam kelas, dan juga ketika memberikan tugas. Apa kalian sudah merasa hebat sebagai dosen sampai kalian seenaknya saja kepada mahasiswa?

Saat menentukan jam perkuliahan, dosen selalu meminta untuk datang sekitar jam 1 atau jam 2 siang, padahal itu kelas pagi tapi okelah saya masih memaklumi, mungkin sebagai dosen senior ada kerjaan tambahan di luar kampus.

Saat memberikan materi di kelas, materinya terlalu sedikit dan bahkan ketika ditanya oleh mahasiswa dosen ini selalu bilang, “Coba kamu cari di Google tentang ini, biasa materi ini blah, blah, blah”. Jawabannya kadang membuat saya menyesal sudah mengambil mata kuliahnya. Tapi dosen senior seperti ini sering jadi pengajar untuk mata kuliah wajib. Mau gak mau mata kuliahnya harus diambil, hadeh.

Lalu saat memberikan tugas kuliah, nah ini yang paling menjengkelkan. Kami pernah disuruh membuat sebuah website e-commerce untuk nilai Ujian Akhir Semester. Bilangnya kepada kami tugas itu akan dipresentasikan. Memang dipresentasikan, namun ujungnya apa? Sumber kode dari website itu harus dikumpulkan. Kok enak ya bisa jual kode terus dosen senior dapet cuan tapi mahasiswanya cuma dapet angka? Kadang kayak ngerasa, gini banget jadi mahasiswa..

Kadang juga dapet tugas yang out of context dari mata kuliah yang dibawa. Mata kuliahnya apa, tugasnya apa. Terus pas tanya ke dosen senior soal gimana langkah pengerjaannya malah jawabannya gini, “Ya terserah, pokoknya saya maunya gini, gini, gini”. 

Lah gimana sih pak? Malah jadinya kayak bos dan anak buah ketimbang dosen dan mahasiswa, jadi inget lirik lagunya 5SOS yang “My friend Left College ‘Cause it Felt Like a Job”, Persis dah…

Itu tadi uneg-uneg saya mengenai dosen yang seenaknya saja terhadap mahasiswa. Semoga kedepannya tidak ada lagi dosen seperti itu. Karena jika dibiarkan maka tidak menutup kemungkinan, nantinya banyak yang memutuskan untuk berhenti kuliah. Alasannya, karena sikap dari dosen yang seenaknya saja terhadap mahasiswanya.

Al Shandy Priyatama Surabaya, Jawa Timur [email protected]

Uneg-uneg, keluh kesah, dan tanggapan untuk Surat Orang Biasa bisa dikirim di sini.

BACA JUGA Uneg-uneg untuk Masjid yang Tutup di Luar Jadwal Salat dan curhat menarik lainnya di Uneg-uneg.

Terakhir diperbarui pada 29 Januari 2023 oleh

Tags: dosen seniordosen surabayaMahasiswaSurabayauneg-uneg
Redaksi

Redaksi

Artikel Terkait

Mahasiswa gen Z kuliah malas baca jadi brain rot
Sekolahan

Mahasiswa Gen Z Bukan Tak Bisa Membaca, tapi “Brain Rot” karena Sering Disuapi dan Kecanduan AI

23 April 2026
Alasan Gelar Sarjana Tak Lagi Jadi Jaminan Mudah Dapat Kerja MOJOK.CO
Esai

Alasan Gelar Sarjana Tak Lagi Jadi Jaminan Mudah Dapat Kerja

20 April 2026
Tabiat penumpang KA Sri Tanjung yang bikin jengkel KA Sancaka. MOJOK.CO
Catatan

User Kereta Eksekutif Jengkel dengan Tingkah Random User Kereta Ekonomi, Turun di Stasiun Langsung Dibikin “Prengat-prengut”

14 April 2026
Meminta Dosen-Mahasiswa Jalan Kaki ke Kampus ala Eropa: Antara Visi Elit dan Realitas yang Sulit MOJOK.CO
Esai

Meminta Dosen-Mahasiswa Jalan Kaki ke Kampus ala Eropa: Antara Visi Elite dan Realitas yang Sulit

10 April 2026
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Beli produk hp Apple, iPhone

Pengguna iPhone Ingin “Naik Kelas” Bikin Muak, Gaya Elite padahal Dompet Sulit

22 April 2026
Omong kosong berkebun untuk slow living di desa. Punya kebun di desa justru menderita karena tanaman dirampok warga MOJOK.CO

Kena Mental Punya Kebun di Desa: Hasil Berkebun Tak Bisa Dinikmati Sendiri, Sudah Dirampok dan Dirusuhi Masih Digalaki

23 April 2026
Amplop nikahan jadi kebingungan untuk fresh graduate di Jakarta

Dilema Hadiri Nikahan Rekan Kerja di Jakarta, Gaji Tak Seberapa tapi Gengsi kalau Isi Amplop Sekadarnya

24 April 2026
Sulitnya menjadi orang dengan attachment style avoidant. MOJOK.CO

Sulitnya Menjadi “Avoidant” Menjelang Usia 25, Takut Terlalu Dekat dengan Orang Lain hingga Pesimis Menikah

24 April 2026
Wali Kota Yogyakarta, Hasto Wardoyo, akan beri pendampingan korban daycare Little Aresha dan akan lakukan sweeping MOJOK.CO

Sweeping Daycare di Kota Yogyakarta, Langkah Emergency yang Harus Dilakukan agar Kasus Serupa Little Aresha Tak Terulang

27 April 2026
Konten “Ke Jogja tapi Nggak Ke Malioboro” Adalah Kabar Baik MOJOK.CO

Konten “Ke Jogja tapi Nggak Ke Malioboro” Adalah Kabar Baik, Membuat Derak Roda Ekonomi Bergerak ke Seluruh Pelosok DIY

26 April 2026

Video Terbaru

Kalis Mardiasih: Parenting di Negara Gagal, Nasib Anak Jadi Taruhan

Kalis Mardiasih: Parenting di Negara Gagal, Nasib Anak Jadi Taruhan

11 April 2026
Keropak Ferrara dan Warisan Islam Jawa yang Tumbuh dari Kedalaman Batin

Keropak Ferrara dan Warisan Islam Jawa yang Tumbuh dari Kedalaman Batin

9 April 2026
Prof. Al Makin: Persia, Islam, dan Warisan Intelektual yang Terancam Konflik

Prof. Al Makin: Persia, Islam, dan Warisan Intelektual yang Terancam Konflik

6 April 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.