Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Pojokan

Libur Kerja itu Penting, Sesibuk Apa pun Pekerjaanmu

Rizky Prasetya oleh Rizky Prasetya
2 Desember 2019
A A
5 Cuti Tambahan yang Seharusnya Ada untuk Mendukung Jiwa-jiwa Pekerja Rapuh cuti bersama cti haid hak cuti pekerja
Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Bekerja adalah sebuah kewajiban penting yang harus kita penuhi agar kebutuhan terpenuhi. Namun, liburan sejenak dari perkerjaan juga penting untuk kesehatan mental.

Demi mengais rupiah, terkadang kita bekerja melebih batas dan melupakan keinginan libur kerja. Batasnya bisa apa saja. Bisa batas fisik, bisa batas mental. Jika sudah melebihi batas fisik, kita masih bisa memilih untuk beristirahat sejenak dan metode untuk melakukan itu sudah banyak. Tapi kalau batas mental sudah tercapai, akhir minggu dipakai cuma buat tiduran pun nggak akan membantu.

Yang membuat pikiran kita terkuras saat bekerja itu bisa disebabkan banyak hal. Bisa lingkungan kerja yang tidak menyenangkan, bisa rekan kerja yang nyebahi, bisa juga karena memang kita memaksa diri kita melampaui batas. Terkadang rasa bosan karena digaji rendah menyebabkan kesehatan mental kita terganggu.

Seringnya kita mengabaikan tanda-tanda yang diberikan tubuh kita kalau kita sudah melewati batas. Tanda-tanda kita melewati batas biasanya adalaha performa kerja kita menurun, emosi tidak terkontrol dan badan mulai terasa lebih linu dari biasanya. Ujung-ujungnya, kita malah rugi sendiri karena kita ngoyo dalam bekerja.

Jepang mengenal istilah karoshi atau mati karena kerja berlebihan. Orang Jepang memang terkenal amat giat bekerja dan jarang mengambil libur kerja, hingga melupakan batas-batas mereka sendiri. Etos kerja seperti itu memang bagus, tapi nggak harus ditiru mentah-mentah juga.

Menyelamatkan diri dari kejamnya UMR hidup sebagai pekerja bisa dilakukan dengan berbagai cara. Ada yang memilih dugem, ada yang memilih karaoke, ada yang rela merogoh kocek dalam untuk berlibur ke luar negeri. Nah, deskripsi cara melarikan diri itu tadi kan terlihat perkotaan banget, lalu cara pekerja kota kecil dan pinggiran seperti apa?

Belakangan kita mendengar istilah staycation, yang berarti liburan tidak jauh dari rumah. Contohnya, bagi orang Jogja mereka bisa berlibur dengan mengunjungi Gembiraloka, untuk orang Klaten bisa mengunjungi Umbul Ponggok. Jadi intinya liburan yang dekat-dekat saja, namun tujuan utama tetap tersalurkan, yaitu melepaskan penat setelah sibuk dihajar realitas kehidupan.

Tapi, cara lain bisa juga digunakan untuk menyalurkan kepenatan, memancing contohnya. Walau kegiatan mancing ini adalah pisau bermata ganda karena jika ujungnya ngga dapet ikan ya emosi juga, tapi memancing cukup efektif untuk menghilangkan kepenatan.

Memang mancing itu cuma duduk memandangi air sembari harap-harap cemas, namun sensasinya cukup untuk membuat hati senang. Tapi saya sarankan mancing di danau atau di sungai saja, jangan di pemancingan. Memang Anda dijamin strike, masalahnya tagihannya juga lumayan bikin pening.

Kalau buat para pekerja yang masih bujang, melepas kepenatan dengan nongkrong dan rasan-rasan bersama kawan lama itu cukup efektif. Tak bisa dimungkiri, dunia kerja merenggut waktu bersosialisasi yang lumayan banyak. Pulang kerja kita sudah cukup penat, belum lagi kalau kerjaan dibawa ke rumah. Membuat rencana meet up dengan teman teman masa kuliah atau teman teman masa kecil dan mengalokasikan satu hari untuk cuti cukup efektif untuk melemaskan pikiran.

Asal temennya nggak diprospek untuk gabung Qnet, bertemu kawan lama sangat disarankan.

Pekerja yang sudah berkeluarga bisa mengambil libur untuk menghabiskan waktu bersama keluarga. Bisa liburan, bisa di rumah saja, bebas. Yang sudah punya anak bisa menghabiskan waktu lebih bersama anak. Yang belum bisa menghabiskan quality time bersama istri/suami dan ngobrolin banyak hal, bisa maraton One Piece, atau jalan-jalan ke mal bareng.

Bagi pekerja yang sudah punya cucu, libur kerja biasanya dipakai bertemu cucu mereka sanggup menyegarkan pikiran dan meningkatkan kebahagiaan, kalau ga percaya silahkan coba. Lha kalau belum bisa ngasih cucu gimana? Ya deritamu.

Cara yang sedang hits dari melepaskan penat dari kerja adalah nonton dangdutan. Naik daunnya Didi Kempot-sama membuat jumlah konser dangdut meningkat drastis. Tapi sing penting ojo jotos-jotosan yo.

Iklan

Banyak cara untuk melepas penat dari kerja, dan masih banyak cara lain. Kerja boleh keras, tapi kesehatan fisik dan mental tetap harus dijaga. Libur kerja sekali-kali juga nggak apa-apa kok, jangan terlalu kaffah jadi budak kapitalis.

BACA JUGA Cara Merencanakan Liburan Akhir Tahun Tanpa Buang Tenaga atau artikel menarik lainnya di rubrik POJOKAN.

Terakhir diperbarui pada 2 Desember 2019 oleh

Tags: karoshilibur kerjaliburanstaycation
Rizky Prasetya

Rizky Prasetya

Redaktur Mojok. Hobi main game dan suka nulis otomotif.

Artikel Terkait

Frugal Living, healing, MOJOK.CO
Sehari-hari

Salah Kaprah soal Healing: Anak Muda Terjebak Keborosan, padahal “Penyembuhan Sejati” Itu Gratis dan Sering Kali Tak Estetik

26 Mei 2026
Ada potensi anomali ketika wisata Jogja diserbu 8,2 juta wisatawan. Daya beli rendah, tapi ada ancaman masalah MOJOK.CO
Urban

Anomali Wisata Jogja saat Diserbu 8,2 Juta Wisatawan: Daya Beli Tak Mesti Tinggi, Tapi Masalah Membayangi

19 Maret 2026
Nyaris dicurigai kumpul kebo di penginapan Jogja saat Valentine. MOJOK.CO
Suara Bawah Tanah

Sisi Gelap Penginapan “Murah” di Jogja, Ramai dan Untung Saat Valentine Berkat Anak Mudanya yang Hobi Kumpul Kebo

14 Februari 2026
Safari Christmas Joy jadi program spesial Solo Safari di masa liburan Natal dan Tahun Baru (libur Nataru) MOJOK.CO
Kilas

Liburan Nataru di Solo Safari: Ada “Safari Christmas Joy” yang Bakal Manjakan Pengunjung dengan Beragam Sensasi

20 Desember 2025
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Campus League Basketball 2026 Regional Jakarta Season 1 tidak hanya jadi panggung prestasi basket, tapi juga warna baru solusi mobilitas masa depan anak muda dengan motor listrik Polytron MOJOK.CO

Puncak Campus League Basketball 2026 Jakarta S1: Tak Hanya Jadi Panggung Basket tapi Juga Hadirkan Solusi Mobilitas Masa Depan Anak Muda

2 Juni 2026
Salah paham terhadap paket intimate wedding di wedding organizer (WO) MOJOK.CO

Salah Paham pada Paket Intimate Wedding di WO: Dikira Tekan Biaya padahal Bisa Tetap Mahal, Karena Intimate dan Biaya Itu Dua Hal Berbeda

4 Juni 2026
Derita Bisnis Laundry: Cuan 15 Juta Hilang karena Kebodohan MOJOK.CO

Pengalaman Bisnis Laundry yang Cukup Menyedihkan, Berharap Cuan Besar 15 Juta per Bulan tapi Cuma Dapat 3 Juta: Boncos karena Kebocoran-Kebocoran Sepele

4 Juni 2026
Fun Football, Cara Pria Dewasa untuk Tetap Waras dan Punya Alasan untuk Hidup Lebih Lama

Fun Football, Cara Pria Dewasa untuk Tetap Waras dan Punya Alasan untuk Hidup Lebih Lama

2 Juni 2026
Pengalaman Merusak Astrea Grand Jadi Motor Racing Kampung MOJOK.CO

Pengalaman Saya “Merusak” Astrea Grand Milik Bapak Menjadi Motor Racing Kampung: Jebakan Menyenangkan dari Motor Honda yang Menjerat Saya Sampai Tua

2 Juni 2026
Katanya Sekolah Itu Tiket VIP Hidup Mapan, Ternyata Jadi Ibu Rumah Tangga yang Bikin Goyah Negara MOJOK.CO

Katanya Sekolah Itu Tiket VIP Hidup Mapan, Ternyata Jadi Ibu Rumah Tangga yang Bikin Goyah Negara

5 Juni 2026

Video Terbaru

Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

31 Mei 2026
Smarai, Konten Organik dan Cara Promosi Band tanpa Panik Ngejar Viral

Smarai, Konten Organik dan Cara Promosi Band tanpa Panik Ngejar Viral

21 Mei 2026
Mbah Tejo: Gen Z Mungkin Lembek, tapi Tantangan Hidup Mereka Jauh Lebih Berat

Mbah Tejo: Gen Z Mungkin Lembek, tapi Tantangan Hidup Mereka Jauh Lebih Berat

17 Mei 2026


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.