fbpx
  • 312
    Shares

MOJOK.CO – Bagaimana caranya supaya bisa mamam prasmanan secara gratis di acara resepsi nikahan orang yang nggak kita kenal? Kuncinya satu: setel wajah santai. Mamam!

Mamam dengan model prasmanan saat ini sudah sangat lazim kita jumpai di berbagai tempat. Untuk mamam dengan lebih memuaskan, diperlukan kiat khusus yang harus dikuasai, apalagi beda acara prasmanan beda pula teknik dan cara yang digunakan.

Bagi orang yang jarang mamam enak, prasmanan bisa disebut sebagai program PMT alias Pemberian Makanan Tambahan untuk perbaikan gizi buruk lambung mahasiswa bokek. Bahkan selain gizinya terjamin mamam di prasmanan pasti melibatkan banyak makanan enak.

Tren resepsi nikahan berbudget tinggi yang sedang menggelora, tampaknya dimanfaatkan pihak katering dengan baik. Mereka bisa menyajikan berbagai hidangan yang jarang ditemukan dan dimamam khalayak berkantong pas-pasan (sebut saja kere).

Nah, bagi kamu mahasiswa yang suka menyelinap di acara resepsi nikahan orang sebagai intel kelaparan, perlu kiranya untuk mempelajari teknik yang tepat agar bisa mamam dengan puas tanpa biaya.

Sebab acara resepsi nikah di gedung memungkinkan jenis tamu yang lebih beragam. Oleh karena itu, bisa dipastikan mempelai laki-laki dan perempuan (plus keluarga besar mereka tentu saja) tidak akan mengenal semua tamu yang hadir.

Jangan khawatir, bagi kamu yang suka menyelinap modal pakaian batik. Kalau ada yang curiga karena kamu tidak ngobrol dengan satu pun tamu lain, biasanya kamu juga hanya akan dituduh sebagai kru perias, fotografer, tukang sound system, atau mungkin supir rombongan tamu.

Poinnya: yang penting tenang. Jangan grusa-grusu.

Sebagai mantan asisten fotografer resepsi nikahan bagian lighting, saya cukup berpengalaman soal mamam gratis prasmanan begini. Berdasarkan pengalaman bertahun-tahun, saya bisa membagi teknik mamam di prasmanan resepsi nikah di berbagai tempat yang pernah saya kunjungi.

Jadi begini. Sebagai asisten bagian lighting, kerjaan saya cuma di awal: pasang lampu, dan diakhir: bongkar lampu. Lalu ketika di tengah-tengah acara, saya sering kali tidak pegang kamera sama sekali. Pekerjaan tambahan paling hanya pasang lakban kabel biar nggak bikin orang kesandung dan ngecas baterai kamera secara berkala.

Sisa waktu yang saya miliki sebagai asisten fotografer di acara resepsi nikah biasanya saya habiskan untuk wisata kuliner di area prasmanan. Dan hal itu membuat saya menjadi cukup berpengalaman dalam hal mamam gratis beginian.

Baca juga:  Saya Pengin Bikin Resepsi Pernikahan Sederhana tapi Orangtua Penginnya Sebaliknya

Secara umum, ada dua jenis orang yang mamam prasmanan resepsi nikahan. Hal ini ditinjau dari skala prioritas kebutuhan mulut atau perut. Jenis yang pertama adalah orang yang ingin mamam banyak dan kenyang. Sedangkan jenis yang kedua adalah orang yang pingin nyoba banyak makanan sambil berharap nggak kenyang-kenyang biar bisa terus mamam.

Untuk tipe yang pertama, saya sarankan untuk bertahan pada stan makanan favorit berulang kali sampai kenyang. Tak perlu malu atau merasa tidak enak dengan penjaga stan. Lagian, bisa jadi orang yang kamu kira penjaga stan itu jebul orang kayak kamu. Jadi, dibawa tenang aja. Santai.

Lagian, di prasmanan resepsi nikahan, terkadang katering diambil dari penyedia layanan yang terpisah. Jadi setiap stan akan berharap dagangannya habis lebih dulu sehingga bisa cepat beres-beres dan pulang.

Justru dengan keberadaanmu menghabiskan makanan di stan tersebut, tanpa sadar kamu telah berperan besar terhadap kehidupan orang yang jaga stan.

Lho iya dong, si penjaga stan jadi bisa pulang lebih cepat, bisa ketemu anaknya lebih dini, dan keluarganya pun jadi lebih bahagia. Harapan hidupnya pun jadi lebih panjang. Keren kan? Udah kenyang, mamam gratis, menyelamatkan hidup orang lagi.

Sedangkan buat kamu yang pingin mamam banyak jenis tapi nggak ingin terlalu kekenyangan tipsnya beda lagi. Pertama mamamlah dalam durasi setengah jam sejak acara dimulai dan satu jam sebelum acara bubar.

Sebab, saat acara baru mulai, biasanya belum semua stan lengkap menyajikan makanan. Dan saat satu jam sebelum acara habis, makanan yang paling enak biasanya udah laris manis.

Nah, makanan habis itu kadang juga bukan karena dimamam tamu saja. Kru dari panitia yang biasanya tenaga honorer kadang ikut mamam juga—bahkan ada juga yang ikut bungkus buat orang rumah. Jadi memilih waktu mamam yang tepat adalah hal yang signifikan.

Selain pemilihan waktu, urutan hidangan yang dimamam juga akan menentukan banyaknya jenis dan kuantitas makanan yang kamu konsumsi. Untuk awal mamam, hindari nasi. Itu hukum alam. Sebab, jenis makanan satu ini memang cepet banget bikin perut penuh. Apalagi kalau pakai lauk mie instan. Wah, bisa jebol dah.

Baca juga:  Bersiap Dengan Pertanyaan “Kapan nikah?” di Arisan Keluarga

Namun jangan lengah, ada juga menu lain yang lebih cepet bikin kenyang selain nasi, mie instan, atau gabungan keduanya.

Jadi dulu ketika saya pernah nyelinap kondangan di resepsi nikahan, makanan yang pertama saya ambil adalah makanan yang mengandung cokelat. Jebul cemilan sedikit itu mampu membuat saya kenyang. Hedeh, kayaknya itu makanan dicampur sama kacang ajaib deh bisa awet gitu kenyangnya.

Akhirnya dengan penyelidikan kualitatif, saya baru menyadari kenapa stan coklat didesain sangat indah dan berada di jalur stan makanan pertama untuk para tamu.

Jebul hal itu dilakukan supaya tamu ambil duluan sehingga kita akan cepat kenyang. Jadi ketika udah kenyang, si tamu nggak bakal ambil menu di stan lain banyak-banyak. Seperlunya aja. Hm, bgzt juga itu panitia kateringnya.

Selain menu cokelat, menu makanan berminyak juga mendapat perhatian khusus karena ternyata juga bisa membuat cepat kenyang. Sehingga bikin makanan di prasmanan resepsi sering banyak sisanya.

Kalau pemilik kateringnya baik hati, biasanya ia akan membungkus makanan sisa dan diberikan kepada klien atau petugas lapangan. Meski ada juga sih yang agak nakal, makanan sisa ulang lalu dibawa pulang, dikemas ulang lalu dijual kembali. Makanan prasmanan daur ulang ceritanya. Biasa, produk recycle.

Di sisi lain, prasmanan resepsi di gedung itu punya ciri yang berbeda dengan prasmanan resepsi di rumah. Kalau acara resepsi di rumah, makanan cenderung lebih banyak karena acara biasanya tidak dibatasi waktu.

Ini jelas tak sama dengan acara resepsi di gedung, yang pasti ada durasi sewa gedungnya. Karena itu, kamu bisa bertamu seharian dari mulai sarapan sampai mamam malam kalau acara resepsinya di rumah. Tapi itu buat kamu yang bisa tahan malu tapi nggak bisa tahan lapar lho ya.

Nah, buat kamu yang datang ke acara resepsi nikahan dengan konsep prasmanan tapi nggak mampu ngisi amplop, sebaiknya tidak perlu memaksakan kasih amplop. Apalagi kalau cuma amplop kosong. Sebab, tujuan dari resepsi nikah atau hajatan itu kan acara berbagi kebahagiaan.

Jadi sebagai sosok penyambut pahala orang lain, tak baik kalau apa-apa harus diganti dengan nominal uang. Itu namanya mengejek niat ikhlas orang lain. Camkan baek-baek itu, Kisanak.

  • 312
    Shares


Tirto.ID
Loading...

No more articles