Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Rame Moknyus

Setya Novanto Atau Airlangga Hartanto, Siapa yang Terima Suap Seperti Pengakuan Eni Maulani?

Redaksi oleh Redaksi
29 Agustus 2018
A A
Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Siapa Ketum Golkar yang memberi instruksi kepada Eni Mauliani untuk menerima suap proyek PLTU-1 Riau? Setya Novanto atau Airlangga Hartanto?

Beberapa hari yang lalu, Idrus Marham, mantan Menteri Sosial Indonesia, ditetapkan sebagai tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Idrus Marham, bersama Eni Maulani, disangka menerima suap proyek PLTU-1 Riau.

Iklan

Tidak berhenti di sana, bola panas kasus suap PLTU-1 Riau menggelinding dengan deras. Terutama setelah Eni Maulani angkat bicara. Mantan Wakil Ketua Komisi VII DPR Fraksi Golkar itu mengakui bahwa uang yang diterima terkait suap proyek PLTU-1 Riau punya kaitan dengan Ketua Umum Partai Golkar.

Jeng…jeng…jeng…

Namun sayang, Eni enggan memperinci pernyataannya. Eni Maulani tidak mau menyebutkan nama Ketum Golkar yang memerintahkan dirinya menerima uang haram tersebut. pernyataan Eni Maulani ini disampaikan setelah diperiksa di Gedung KPK, Jakarta, pada Rabu, 29 Agustus 2018, seperti dikutip oleh kompas.com.

“Karena saya petugas partai, ya pasti semua itu, saya ada perintah ketua umum,” kata Eni setelah diperiksa. Jadi, Ketum Golkar mana yang memberi instruksi kepada Eni Mailiani untuk menerima uang panas tersebut? Kalau menyebut Ketum Golkar, tentu yang muncul di dalam benak adalah Setya Novanto dan Airlangga Hartanto.

Eni Mauliani sendiri mengungkapkkan bahwa semua yang berkaitan dengan proyek dan uang suap sudah disampaikan kepada penyidik KPK. Tentu, yang dimaksud Eni adalah uang suap yang digunakan untuk membiayai Musyawarah Nasional Luar Biasa (Munaslub) Golkar. Hayo, Munaslub yang mana, nih?

Eni Mauliani berkata, “Saya kan bendahara Munaslub. Semua yang mas dan mbak tanya, saya sudah sampaikan semua ke penyidik dengan detail. Nanti kalau saya sampaikan sedikit, takutnyta dipelintir menjadi yang lain.” Sebuah pernyataan yang mengundang seribu pertanyaan. Jadi, Setya Novanto atau Airlangga Hartanto?

Menanggapi bola panas yang disepak Eni Mauliani ke arah partai berlambang pohon beringin itu, Freidrich Paulus, Sekretaris Jenderal Partai Golkar menantang untuk dilakukan audit. Aksi itu untuk membuktikan ada atau tidak aliran dana uang panas PLTU-1 Riau senilai dua muliar yang diberikan Eni untuk membiayai Munaslub Golkar 2017.

Di tempat terpisah, Ketum Golkar saat ini, Airlangga Hartanto membantah pernyataan Eni terkait aliran suap ke tubuh partainya.

“Terkait dana ke Partai Golkar, dari hasil informasi dan pernyataan ketua OC Pak Agus Gumiwang, mengatakan tidak ada. Dan dari ketua panitia penyelenggara tidak ada, dan dari bendahara Golkar juga tidak ada,” tegas Airlangga Hartanto ketika ditemui wartawan di Kantor DPP Partai Golkar, Jakarta. Jadi Setya Novanto, nih yang menerima aliran suap?

Sayang, ketika ditanya oleh wartawan terkait kesiapan dirinya apabila dilakukan audit, Airlangga Hartanto enggan menjawab. Ia justru berterima kasih kepada wartawan untuk kemudian melangkah pergi meninggalkan wartawan dengan seribu pertanyaan. Siapa Ketum Golkar yang menerima suap? Setya Novanto atau Airlangga Hartanto?

Kalian pilih mana? Eh, maaf, ini bukan polling Twitter.

Terakhir diperbarui pada 29 Agustus 2018 oleh

Tags: airlangga hartartoGolkaridrus marhamSetya Novantosuap golkarsuap pltu riau
Redaksi

Redaksi

Artikel Terkait

Jingle MBG Mas Bahlil Ganteng: ejekan ke figur politik tapi jadi alat reproduksi popularitas, buktinya Partai Golkar senang MOJOK.CO
Kabar

MBG Mas Bahlil Ganteng Sudah Over-eksposur: Bahasa Kritik tapi Jadi Alat Reproduksi Popularitas, Bikin Golkar Senang

28 Mei 2026
Sekar Krisnauli Tandjung politisi muda golkar solo
Video

Sekar Krisnauli Tandjung: Memilih Karier Politik Setelah Mendalami Jurnalistik

8 November 2023
Kecamatan Butuh Purworejo: Dari Lokasi KKN Airlangga Hartarto, Tradisi Kuda Jingkrak, Hingga Es Dawet Jembut mojok.co
Sosial

Kecamatan Butuh Purworejo: dari Lokasi KKN Airlangga Hartarto, Kuda Jingkrak, hingga Es Dawet Jembut

11 Agustus 2023
penurunan suara partai golkar mojok.co
Podium

Melihat 5 Babak Penurunan Suara Golkar dalam Pemilu, 2024 Bakal Anjlok Lagi?

4 Agustus 2023
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

kerja, lulusan SMA di keluarga penuh sarjana.MOJOK.CO

Cerita Lulusan SMA yang Berhasil Mapan Tanpa Ijazah S1, tapi Diam-Diam Menyesalinya dan Merasa Iri pada Sarjana

21 Juli 2026
KOMSAH: Sejahterakan petani di Klaten. MOJOK.CO

Tinggalkan Profesi Dokter untuk Jadi Penasihat Kelompok Tani, Optimalkan Anugerah Tanah Klaten yang Subur

20 Juli 2026
Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) kerja sama dengan Australia. MOJOK.CO

Satu Dekade Jogja dengan Melbourne Symphony Orchestra: Bukti Orkestra Nggak Melulu Kaku bahkan Bisa Dinikmati Sambil Lesehan

15 Juli 2026
Jaga Momentum Emas di Mandalika, Mario Aji dan Veda Ega Siap Unjuk Gigi di Kandang Sendiri MOJOK.CO

Jaga Momentum Emas di Mandalika, Mario Aji dan Veda Ega Siap Unjuk Gigi di Kandang Sendiri

20 Juli 2026
cari kerja, UGM.MOJOK.CO

300 Lamaran Kerja Ditolak, Lulusan UGM Pilih “Turunkan Standard”: Sadar Bursa Kerja Sedang Tak Baik-Baik Saja

15 Juli 2026
Cari kerja, lamaran kerja, Mahasiswa gap year kuliah di Unila. MOJOK.CO

Kesalahan Bikin CV dan Hal-Hal Sepele Lain yang Justru Bikin Jobseeker Ditolak Saat Melamar Kerja

16 Juli 2026

Video Terbaru

Di Balik Panggung "Sebat Dulu Live on Stage": Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

Di Balik Panggung “Sebat Dulu Live on Stage”: Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

23 Juni 2026
Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

6 Juni 2026
Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

31 Mei 2026


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.