Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Rame Moknyus

Gaji PNS 2019 Naik, Jangan-Jangan Demi Pilpres 2019?

Redaksi oleh Redaksi
16 Agustus 2018
A A
Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Presiden Jokowi memutuskan menaikkan gaji PNS 2019 tahun depan. Mardani Ali Sera menanggapi kabar ini dengan menduga bahwa Jokowi tengah “merayu” menjelang Pilpres 2019.

Kenaikan gaji PNS 2019 (termasuk pensiunan PNS) agaknya bakal segera terealisasikan. Berkisar di angka rata-rata 5 persen, kenaikan gaji ini disebut mulai berlaku tahun depan, sebagaimana tertera dalam Rancangan Undang-Undang Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2019.

Kabar gembira tersebut disampaikan Presiden Jokowi dalam rangka pemberian keterangan pemerintah atas RAPBN 2019 dan Nota Keuangan di hadapan Paripurna DPR RI.

Kenaikan gaji PNS 2019 sebesar 5 persen ini disebut termasuk dalam hitungan gaji pokok dan pensiunan pokok. Angka ini kabarnya disesuaikan dengan pemasukan PNS yang tak mengalami perubahan sejak tahun 2015. Tak lupa, kualitas birokrasi pun akan terus ditingkatkan demi tercapainya tujuan aparat negara yang profesional, bersih, dan sejahtera.

Meski menjadi angin segar bagi para PNS Indonesia, Presiden Jokowi sendiri ternyata belum memberikan detail informasi mengenai anggaran belanja pegawai tahun depan. Tahun ini, angkanya disebut mencapai 227,46 triliun, jauh lebih tinggi dibandingkan dengan tahun lalu, yaitu 223,62 triliun rupiah.

Yang tak kalah menyenangkannya, Menteri Keuangan Sri Mulyani turut memberi keterangan mengenai THR. Disebutkannya, THR akan tetap menjadi hak PNS dengan nilai yang sama.

“Tahun depan masih sama, ada THR dan gaji ke-13 juga. Nanti di dalamnya termasuk tunjangan-tunjangan,” jelasnya.

Tapi, di mana ada kabar baik, di situ ada praduga-praduga muncul. Terbukti, Ketua DPP Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Mardani Ali Sera mulai mempertanyakan kebijakan ini. Kenapa gaji PNS 2019 harus dinaikkan? Kenapa tahun depan? Jangan-jangan, ini berkaitan dengan kedudukan Jokowi sebagai petahana di Pilpres 2019?

“Ajukan naik 5 persen pada 2019 bisa dinilai sebagai usaha menaikkan insentif elektoral bagi petahana,” cetus Mardani.

Lebih lanjut, Mardani berharap kenaikan gaji ini tak bakal merebut simpati para PNS dengan serta merta. Meski yakin bahwa kenaikan gaji PNS 2019 ini berkaitan dengan reputasi Presiden Jokowi yang bakal maju di Pilpres 2019, Mardani percaya bahwa masyarakat akan tetap memilih secara obyektif.

“Saya yakin masyarakat dan ASN akan cerdas untuk menilai bahwa tidak ada kaitan antara pilihan masyarakat dengan kenaikan gaji ini,” pungkas Mardani Ali Sera. (A/K)

Terakhir diperbarui pada 16 Agustus 2018 oleh

Tags: ASNGaji PNS 2019jokowikenaikan gajimardani ali seraPilpres 2019PKS
Redaksi

Redaksi

Artikel Terkait

Nasib Yamaha Byson Baru yang Dicintai Setelah Tak Bisa Dimiliki MOJOK.CO
Otomojok

Nasib Yamaha Byson dan Paradoks Benda yang Baru Dicintai Setelah Berhenti Diproduksi dan Tak Bisa Dimiliki Lagi

2 Juli 2026
PNS di desa.MOJOK.CO
Sehari-hari

Jadi PNS di Desa Memang Hidup Makmur, tapi Bikin Tak Berkembang karena Budayanya Toksik dan Membosankan

22 Juni 2026
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Tengah (Jateng) meraih penghargaan dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Program E-Learning Aparatur Negara (ASN) Berintegritas MOJOK.CO
Kilas

ASN Jateng Dididik agar Tidak Berperilaku Menyimpang untuk Jaga Marwah Instansi, KPK Beri Penghargaan

18 Juni 2026
ASN Lulus S2 UGM dengan IPK 4, Bahagia Wisuda tapi Miris Tanpa Kehadiran Ibu yang Berpulang karena Kanker MOJOK.CO
Sekolahan

ASN Lulus S2 UGM dengan IPK 4, Bahagia Wisuda tapi Miris Tanpa Kehadiran Ibu yang Berpulang karena Kanker

24 April 2026
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Koperasi Kelurahan di Banjarsari, Surakarta, bukukan omzet ratusan juta MOJOK.CO

Cerita Koperasi di Banjarsari Surakarta: Berawal dari Garasi, Bukukan Omzet Ratusan Juta?

12 Juli 2026
Kita Membeli Sabun karena Wanginya, Bukan karena Tahu Kandungannya MOJOK.CO

Kita Membeli Sabun karena Wanginya, Bukan karena Tahu Kandungannya

18 Juli 2026
Pengalaman buruk investasi saham habis 50 juta cuma untung 27 ribu MOJOK.CO

Pengalaman menyedihkan investasi saham habis 50 juta cuma untung 27 ribu per bulan bikin saya kapok dan memutuskan pindah ke deposito demi ketenangan hidup

16 Juli 2026
Milenial di Job Fair Yogyakarta 2026 cari peluang kerja di luar negeri. MOJOK.CO

Muak dengan Syarat Kerja di Indonesia: Gaji Numpang Lewat hingga Terbatas Usia, Milenial Pilih Cari Kerja ke Luar Negeri

16 Juli 2026
Cari kerja, lamaran kerja, Mahasiswa gap year kuliah di Unila. MOJOK.CO

Kesalahan Bikin CV dan Hal-Hal Sepele Lain yang Justru Bikin Jobseeker Ditolak Saat Melamar Kerja

16 Juli 2026
Caruban—sebagai ibu kota dari Madiun—barangkali terkesan tidak bagus-bagus amat. Tapi bikin jatuh hati lewat hal-hal sederhana MOJOK.CO

Caruban Madiun Memang Tidak Bagus-bagus Amat, Tapi bikin Jatuh Hati Lewat Hal-hal Sederhana

13 Juli 2026

Video Terbaru

Di Balik Panggung "Sebat Dulu Live on Stage": Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

Di Balik Panggung “Sebat Dulu Live on Stage”: Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

23 Juni 2026
Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

6 Juni 2026
Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

31 Mei 2026


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.