Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto pernah mengatakan bahwa hasil survei itu tergantung siapa yang bayar. Hal tersebut menanggapi hasil survei yang mengatakan bahwa elektabilitas Prabowo kalah jauh dibandingkan dengan Jokowi.

“Hasil survei yang mana? Survei itu tergantung siapa yang bayar. Kita punya lembaga survei sendiri yang bagus,” kata Prabowo.

Nah, apa kata Prabowo soal hasil survei ini agaknya memang ada benarnya. Sebab ternyata, beberapa hasil survei yang beredar memang seringkali berbeda satu sama lain, bahkan berkebalikan.

Nah, beberapa waktu yang lalu, salah satu lembaga survei politik Indonesia Network Election Survey (INES) merilis hasil survei mereka. Survei tersebut dihimpun 2.180 orang di 408 kabupaten dan kota dengan klaim tingkat kepercayaan 95 persen dan margin of error sebesar 2,1 persen.

Dalam hasil survei tersebut, Prabowo mendapatkan suara 50,2 persen, sementara Joko Widodo hanya mampu mengambil hati 27,7 persen.

Direktur Eksekutif INES Oskar Vitriano mengatakan Bahwa banyaknya masyarakat yang lebih memilih Prabowo ketimbang Jokowi karena banyak dari mereka yang menginginkan pemimpin baru, sebab pemimpin yang lama dianggap tidak bisa menepati janji-janji kaampanyenya.

Hasil survei INES ini tentu saja cukup menggemparkan, sebab sebelumnya, survei-survei yang dilakukan oleh lembaga survei lain hampir selalu menempatkan Jokowi sebagai sosok dengan elektabilitas tertinggi.

Hasil survei Indicator, misalnya, menunjukkan bahwa Jokowi bisa meraih suara 60,6 persen, sementara Prabowo ‘hanya’ mendapat suara 29 persen. Hasil ini sangat berkebalikan dengan hasil survei dari INES, padahal dua-duanya sama-sama mengklaim hasil surveinya punya tingkat kepercayaan yang tinggi.

Fenomena ini tentu menjadi bukti yang sahih, bahwa hasil survei memang tidak selayaknya seratus persen dipercaya. Sebab, beda lembaga surveinya, beda pula hasilnya.

Survei INES menunjukkan bahwa Prabowo unggul atas Jokowi. Survei Indicator menunjukkan Jokowi unggul atas Prabowo. Sementara menurut hasil Survei Family 100 menunjukkan sebagian besar rakyat tidak peduli dengan dua-duanya.

survei ines