Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Kilas

SBY Bertemu Prabowo: Ikhtiar Untuk Memenangkan Prabowo

Redaksi oleh Redaksi
22 Desember 2018
A A
SBY bertemu Prabowo MOJOK.CO
Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menegaskan bahwa Partai Demokrat akan mendukung Prabowo dan Sandiaga Uno secara penuh mulai Januari 2019.

Jumat (21/12), sekitar pukul 20.00, pertemuan antara Ketum Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dengan Ketum Gerindra, Prabowo, selesai dilakukan. Setelah tiga setengah bulan tidak bertemu, pertemuan SBY dan Prabowo merupakan tanda ikhtiar untuk memenangi dua kontestasi di depan mata.

Apakah arah angin di Pilpres 2019 akan mulai berubah setelah pertemuan ini?

Tentu memerlukan sebuah analisis yang komprehensif untuk menjawab pertanyaan di atas. Namun, dari beberapa pernyataan SBY setelah bertemu dengan Prabowo, kubu oposisi akan bekerja lebih keras mulai Januari mendatang. Gerindra, yang kerjanya selama ini sudah disokong oleh PAN dan PKS, akan mulai mendapatkan dorongan secara penuh dari Partai Demokrat.

Setidaknya ada tiga penekanan yang dikemukakan oleh SBY setelah pertemuan dengan Prabowo, antara lain:

Pertama, Susilo Bambang Yudhoyono dan Prabowo seiya sekata untuk memenangi dua kontestasi di depan mata, yaitu pemilihan legislatif dan pemilihan presiden. Bahkan, SBY menekankan bahwa ini sudah menjadi “pandangan politik” keduanya.

Selain Prabowo dan Sandiaga Uno akan didorong supaya menang, SBY juga menegaskan bahwa Partai Demokrat dan Gerindra harus mendapatkan suara yang lebih besar di parlemen.

“Kami memiliki pandangan yang sama bahwa tujuan politik dalam pemilu ini adalah suksesnya pemilihan presiden dan pemilihan legislatif. Kami tentu ingin Pak Prabowo menang, tetapi baik Partai Demokrat dan Gerindra sukses memiliki suara yang makin besar di parlemen kita.”

Kedua, Susilo Bambang Yudhoyono akan mendorong Prabowo untuk lebih intensif memaparkan visi, misi, dan tawaran kebijakan untuk rakyat mulai Januari hingga April mendatang. SBY memandang bahwa di tiga bulan yang lalu, tak banyak tawaran kebijakan yang rakyat dapatkan dari pihak oposisi, terutama Prabowo.

“Terkesan bagi rakyat yang sering mengemuka adalah gimik ataupun serang-menyerang yang bersifat pribadi atau personal. Kalau ada konten yang bersifat visi, misi, dan program dan kebijakan oleh mereka diangaplah belum memadai.”

Oleh sebab itu, SBY juga menegaskan kepada sejawatnya bahwa superstar di Pilpres 2019 adalah capres. Maka, sudah sewajarnya kalau Prabowo harus lebih aktif lagi berkampanye, yang kudu diintensifkan mulai Januari nanti. Nah, dimarahi, kan sama seniornya.

Ketiga, mantan presiden Indonesia tersebut kembali menegaskan bahwa Partai Demokrat akan bekerja lebih keras memenangkan Prabowo dan Sandiaga Uno, sembari tetap berkonsentrasi kepada pemilihan legislatif. Partai Demokrat menyebutnya sebagai “tujuan kembar”, atau “double track strategy”.

“Ya kami tetapkan tujuan kembar, double track strategy. Satu mememangkan pemilihan legislatif, kami ingin raih suara yang lebih tinggi, kami ingin sukseskan Pak Prabowo menjadi presiden mendatang. Itu tentu tugas dan kewajiban kami Partai Demokrat secara politik.”

Nah, lewat tiga poin penjelasan di atas, apakah arah angin di Pilpres 2019 mendatang akan berubah dan mulai berembus ke arah oposisi? (yms)

Iklan

Terakhir diperbarui pada 22 Desember 2018 oleh

Tags: Pilpres 2019prabowosby
Redaksi

Redaksi

Artikel Terkait

Mens Rea, Panji Pragiwaksono sebagai Anak Abah, dan Bahaya Logika Fanatisme MOJOK.CO
Esai

Mens Rea, Pandji Pragiwaksono sebagai Anak Abah, dan Bahaya Logika Fanatisme

12 Januari 2026
kapitalisme terpimpin.MOJOK.CO
Ragam

Bahaya Laten “Kapitalisme Terpimpin” ala Prabowonomics

21 Oktober 2025
Hentikan MBG! Tiru Keputusan Sleman Pakai Duit Rakyat (Unsplash)
Pojokan

Saatnya Meniru Sleman: Mengalihkan MBG, Mengembalikan Duit Rakyat kepada Rakyat

19 September 2025
Video Prabowo Tayang di Bioskop Itu Bikin Rakyat Muak! MOJOK.CO
Aktual

Tak Asyiknya Bioskop Belakangan Ini, Ruang Hiburan Jadi Alat Personal Branding Prabowo

16 September 2025
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Jurusan Antropologi Unair selamatkan saya usai ditolak UGM. MOJOK.CO

Ditolak UGM Jalur Undangan, Antropologi Unair Selamatkan Saya untuk Tetap Kuliah di Kampus Bergengsi dan Kerja di Bali

6 April 2026
Tirto Utomo, Aqua dan Kenapa Kita Tidak Bisa Minum Air Keran?

Tirto Utomo, Aqua dan Kenapa Kita Tidak Bisa Minum Air Keran?

4 April 2026
Lulusan farmasi PTS Jogja foto keluarga

Lulusan Farmasi PTS Jogja Bayar Mahal untuk Wisuda, tapi Gagal Foto Keluarga karena Ayah Harus Dirawat di Rumah Sakit Jiwa

7 April 2026
Ribetnya urusan sama pesilat. Rivalitas perguruan pencak silat seperti PSHT dan PSHW (SH Winongo) bikin masalah sepele jadi alasan rusuh MOJOK.CO

Makin Muak ke Ulah Pesilat: Perkara Tak Disapa Duluan dan Beda Perguruan Langsung Dihajar, Dikasih Fakta Terang Eh Denial

7 April 2026
Gen Z kerja di desa untuk merawat ibu. MOJOK.CO

Tinggalkan Pekerjaan Gaji Puluhan Juta demi Merawat Ibu di Desa, Dihina Tetangga tapi Tetap Bahagia

10 April 2026
Bekerja di Jakarta vs Jogja

Resign Kerja di Jakarta untuk Rehat di Jogja, Menyesal karena Hidup Tak Sesuai Ekspektasi dan Malah Kena Mental

10 April 2026

Video Terbaru

Keropak Ferrara dan Warisan Islam Jawa yang Tumbuh dari Kedalaman Batin

Keropak Ferrara dan Warisan Islam Jawa yang Tumbuh dari Kedalaman Batin

9 April 2026
Prof. Al Makin: Persia, Islam, dan Warisan Intelektual yang Terancam Konflik

Prof. Al Makin: Persia, Islam, dan Warisan Intelektual yang Terancam Konflik

6 April 2026
Tirto Utomo, Aqua dan Kenapa Kita Tidak Bisa Minum Air Keran?

Tirto Utomo, Aqua dan Kenapa Kita Tidak Bisa Minum Air Keran?

4 April 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.