Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Kilas

Anies Pertimbangkan Tanggal 22 Ramadan sebagai Hari Ulang Tahun Jakarta

Redaksi oleh Redaksi
27 Mei 2018
A A
ulang tahun jakarta
Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

Di bawah kepemimpinan Anies baswedan dan Sandiaga Uno, tak dapat dipungkiri bahwa Jakarta tumbuh menjadi kota yang semakin Islami. Monas yang tadinya murni hanya sebatas landmark, taman bermain, dan sarana rekreasi keluarga, kini mulai banyak diproyeksikan sebagai tempat ibadah.

Alexis yang selama ini dikenal sebagai salah satu pusat “olahraga” kini ditutup. Saham Pemerintah Provinsi DKI Jakarta di perusahaan bir juga secara bertahap akan mulai dijual. Pokoknya semakin Islami lah.

Iklan

Melengkapi nuansa Islami yang semakin melekat pada kota Jakarta ini, tak tanggung-tanggung, muncul wacana untuk menggunakan penanggalan hijriah sebagai penetapan hari ulang tahun Jakarta.

Wacana ini muncul setelah diusulkan oleh Wakil Ketua MPR RI Hidayat Nur Wahid. Ia mengusulkan agar Pemprov DKI Jakarta menetapkan 22 Ramadan sebagai hari peringatan kelahiran Jakarta. Tak disangka, usul tersebut mendapat respon yang baik dari Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.

“Jadi sejauh ini memang yang resmi peringatannya tanggal 22 Juni nanti kita kaji. Karena seperti juga peringatan 17 Agustus, 17 Agustus itu diperingati sebagai hari kemerdekaan. Tapi kita juga tahu bahwa 9 Ramadhan hari Jumat itu adalah juga hari kemerdekaan,” kata Anies saat berceramah sehabis tarawih di masjid Istiqlal tanggal 26 kemarin.

Seperti diketahui, hari lahir kota Jakarta adalah tanggal 22 Juni 1527, tanggal tersebut diambil berdasarkan peristiwa saat orang-orang Demak dan Cirebon di bawah pimpinan Fatahillah (Faletehan) menyerang dan menduduki pelabuhan Sunda Kelapa pada tanggal 22 Juni 1527.

Kebetulan, tanggal 22 Juni kala itu bertepatan dengan tanggal 22 Ramadan versi penanggalan hijriah. Itulah yang menjadi dasar wacana penggunaan tanggal 22 Ramadan sebagai tanggal peringatan hari lahir kota Jakarta.

“Jadi kota Jakarta diperingati ulang tahunnya tanggal 22 Juni, ya bagus saja itu sudah tradisi begitu. Tapi kalau kemudian umat Islam memperingati karena ini dikaitkan dengan Al Quran diperingati juga tahun Hijriyah-nya wajar atau tidak? Setuju kan Jakarta memperingati kelahirannya di tanggal 22 Ramadhan?” lanjut Anies Baswedan.

Apakah ide peringatan hari lahir menggunakan penanggalan hijriah ini akan bisa segera terwujud? Entahlah. Tapi yang jelas, Mojok dulu pernah melakukannya.

Mojok berulang tahun setiap tanggal 28 Agustus. Namun juga sering diperingati setiap tanggal 1 Ramadan.

ulang tahun jakarta

Terakhir diperbarui pada 27 Mei 2018 oleh

Tags: 22 ramadanAnies Baswedanhidayat nur wahidjakarta
Redaksi

Redaksi

Artikel Terkait

Lulus SMA nekat kerja ke Jakarta untuk jadi cleaning service. MOJOK.CO
Urban

Modal Ijazah SMA Kerja Jadi Cleaning Service di Jakarta demi Lulus Sarjana, Kini Pilih Resign untuk Keliling Indonesia

22 Juli 2026
kebayoran baru, jakarta selatan, jakarta.MOJOK.CO
Urban

Punya Kos Murah di Kebayoran Baru adalah Kemewahan, Biar Berisik tapi Setidaknya Menyelesaikan 3 Masalah Besar Perantau di Jakarta

3 Juli 2026
Naik BYD Menyusuri Jalanan Jakarta Bikin Saya Jadi Kampungan MOJOK.CO
Otomojok

Pengalaman Menahan Rasa Penasaran di Dalam Kabin Mewah BYD demi Tidak Terlihat Kampungan ketika Menyusuri Jalanan Jakarta

30 Juni 2026
Nasib desainer grafis di desa kabupaten: jasa desain logi dianggap gratisan, pindah Jakarta kaget ternyata cuannya menjanjikan MOJOK.CO
Sehari-hari

Jasa Desain Logo di Desa Kabupaten Dianggap Sepele hingga Jadi Gratisan, Pindah Jakarta Kaget 1 Logo Cuannya Menjanjikan

23 Juni 2026
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

TikTok Bukan Psikolog atau Psikiater, tetapi Gen Z Mencari Diagnosis Kesehatan Mental di Sana MOJOK.CO

TikTok Bukan Psikolog atau Psikiater, tetapi Gen Z Mencari Diagnosis Kesehatan Mental di Sana

17 Juli 2026
Ketika Syarat "Sehat Jasmani dan Rohani Menjadi Tembok Diskriminasi yang Menjegal Difabel di Bursa Kerja.MOJOK.CO

Ketika Syarat “Sehat Jasmani dan Rohani” Menjadi Tembok Diskriminasi yang Menjegal Difabel di Bursa Kerja

17 Juli 2026
Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) menjadi tuan rumah “1st Asian Gym for Life Challenge 2026” 1. MOJOK.CO

Jogja Jadi Tuan Rumah Lomba Gym se-Asia usai Thailand Mundur, Semua Kalangan Bebas Ikut Tanpa Beban Menang-Kalah

20 Juli 2026
Cari kerja, lamaran kerja, Mahasiswa gap year kuliah di Unila. MOJOK.CO

Kesalahan Bikin CV dan Hal-Hal Sepele Lain yang Justru Bikin Jobseeker Ditolak Saat Melamar Kerja

16 Juli 2026
Anak miskin di Yogyakarta masuk Sekolah Rakyat. MOJOK.CO

Saat Kemiskinan Memaksa Anak Lebih Dewasa sebelum Waktunya, Sekolah Rakyat Jadi Pilihan Satu-satunya

20 Juli 2026
Kerjabilitas, Jembatan bagi Pencari Kerja Difabel Menembus Tembok Diskriminasi Industri.MOJOK.CO

Kerjabilitas, Jembatan bagi Pencari Kerja Difabel Menembus Tembok Diskriminasi Industri

17 Juli 2026

Video Terbaru

Di Balik Panggung "Sebat Dulu Live on Stage": Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

Di Balik Panggung “Sebat Dulu Live on Stage”: Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

23 Juni 2026
Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

6 Juni 2026
Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

31 Mei 2026


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.