• 1.1K
    Shares

MOJOK.CODear fans Jokowi dan Prabowo, kalah-menang itu biasanya. Kalau remis namanya catur. Jangan sampai kesehatan mental kalian terganggu karena kecewa.

Coblosan sudah selesai dan hasilnya tentu bikin deg-degan banyak orang. Terutama Jokowi dan Prabowo yang jadi pusat pembicaraan selama satu tahun terakhir. Lalu ada caleg yang sudah habis banyak duit untuk kampanye. Terakhir ada tim sukses dan buzzer yang sudah “habis napas” untuk saling serang di media sosial. Kalau kalah kan tentu saja malu. Sudah ngegas setahun lebih.

Nah, kami sih mengingatkan, kalah di Pilpres 2019 bukan akhir dari segalanya. Masih ada pilihan RT, RW, Kepala Dukuh, Lurah, hingga ketua Klompencapir. Masih banyak lahan untuk tubir dan saling serang. Jangan salah, pilihan lurah itu nggak kalah ramai. Bisa buat jualan agama dan nasionalisme juga, kok.

Oleh sebab itu, apapun hasilnya nanti, baik fans Jokowi maupun Prabowo jangan terlalu diambil hati. Perhatikan juga kesehatan mental kalian. Ini penting, lho. Orang bisa saja terlihat bugar, punya badan yang ideal, punya wajah yang bersih dari jerawat. Namun, di dalam diri mereka, terjadi gejolak. Kesehatan mental mereka terganggu karena jagonya kalah di Pilpres 2019.

Biar jadi panduan, kesehatan mental itu punya tiga kondisi yang umum terlihat. Mereka adalah gangguan kecemasan, depresi, dan stres. Berikut penjelasannya.

Baca juga:  Memahami Kata-kata Bahaya Jokowi, Ahok, dan Prabowo dari Petuah Filsuf Cina

Gangguan kecemasan, salah satu kondisi kesehatan mental yang terganggu.

Jadi, rasa cemas yang berlebihan, terjadi dalam waktu yang lama, konstan, dan sulit dikendalikan adalah ciri gangguan kecemasan. Kalau buat “orang normal”, rasa cemas muncul ketika akan menghadapi situasi yang “menekan”. Misalnya mau ujian, wawancara kerja, atau ketika ketemu calon mertua. Cemas, memilih buah tangan yang paling sesuai.

Nah, buat fans Jokowi dan Prabowo, gangguan kesehatan mental terjadi misalnya ketika cemas calon yang tidak didukung tapi menang tidak bisa memimpin dengan baik. Berilah kesempatan, kritik secara proporsional, biarkan bekerja dulu.

Beberapa gejala fisik yang terjadi adalah sulit tidur, berkeringat secara berlebihan, sesak napas, pusing, hingga kesemutan. Jadi, kalau ada temanmu nggak bisa tidur, jangan lalu menuduhnya mengalami gangguan kesehatan mental. Bisa jadi dia lagi ingat cicilan motor yang sudah tiga bulan belum terbayar.

Depresi

Depresi merupakan gangguan suasana hati. Penderitanya akan sedih dalam waktu yang panjang. Perasaan sedih pada depresi bisa berlangsung hingga berminggu-minggu atau berbulan-bulan.

Selain memengaruhi perasaan atau emosi, depresi juga dapat menyebabkan masalah fisik, mengubah cara berpikir, serta mengubah cara berperilaku penderitanya. Tidak jarang penderita sulit menjalani aktivitas sehari-hari secara normal. Bahkan pada kasus tertentu, mereka bisa menyakiti diri sendiri dan mencoba bunuh diri.

Gejala psikologis dari gangguan kesehatan mental ini, antara lain sedih dalam waktu yang lama, khawatir berlebihan, mudah tersinggung, kehilangan rasa percaya diri.

Baca juga:  Tiga Alasan Jokowi Menang Jadi Presiden dan Prabowo Kalah Lagi

Nah, kalau ada saudaramu yang sedih dalam waktu lama, bisa jadi beliau bukan sedih karena Jokowi atau Prabowo kalah. Bisa jadi beliau lagi maraton nonton film Korea saja. Dekati secara hati-hati ya.

Stres karena Jokowi atau Prabowo kalah.

Stres adalah keadaan ketika seseorang mengalami tekanan yang sangat berat, baik secara emosi maupun mental. Mereka akan tampak gelisah, cemas, dan mudah tersinggung. Stres juga dapat mengganggu konsentrasi, mengurangi motivasi, dan pada kasus tertentu, memicu depresi.

Stres bukan saja dapat memengaruhi psikologi penderitanya, tetapi juga dapat berdampak kepada cara bersikap dan kesehatan fisik dan psikologis. Misalnya menjadi penyendiri, nggak doyan makan atau sebaliknya makan dengan jumlah banyak, marah tanpa sebab dan sulit dikendalikan, mengonsumsi alkohol padahal sebelumnya nggak suka, dan lain sebagainya.

Nah, jago kalian–baik Jokowi maupun Prabowo–kalah itu hal biasa. Namanya juga kompetisi. Ada menang, ada kalah. Kalau remis, namanya main catur.

Sementara itu, kalau ada sahabatmu tiba-tiba makan dalam jumlah besar sambil ketawa-ketawa, belum tentu dia mengalami gangguan kesehatan mental. Bisa jadi temanmu lagi mukbang, bikin konten Youtube karena temanmu itu Youtuber amatiran.

  • 1.1K
    Shares


Tirto.ID
Loading...

No more articles