Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Penjaskes

Kenapa Ada Orang yang Tidur dengan Mata Terbuka, Padahal Itu Aneh Banget?

Redaksi oleh Redaksi
23 April 2019
A A
Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Suara ngorokmu kedengeran, tapi kenapa kamu tidur dengan mata terbuka? Sebenernya kamu tidur nggak, sih???

Saya pernah kaget setengah mati saat pertama kali tidur dengan sahabat perempuan saya: matanya tidak sepenuhnya tertutup—malah tampak agak terbuka. Jelas, pemandangan ini sungguh absurd bagi saya.

Iklan

Saya kira teman saya belum tidur, tapi tiba-tiba suara ngoroknya terdengar. Ya ampun, ternyata dia benar-benar tidur dengan mata terbuka!

Kenapa, sih, teman saya ini—dan banyak orang di luar sana—tertidur dengan mata yang tidak tertutup rapat? Memangnya mereka bisa, ya, tidur tanpa kegelapan total di mata alias tanpa merem 100%???

“Ah, masa, sih?” tanya teman saya saat bangun tidur. Ia mungkin tidak sepenuhnya sadar bahwa barusan dia tidur dengan mata terbuka. Hanya saja, ia mengakui bahwa matanya terasa gatal, kering, dan lelah. Hadeh!

Usut punya usut, dalam dunia kesehatan, fenomena ini disebut gangguan mata bernama nocturnal lagophtalmos atau, dalam bahasa Indonesia, disebut juga dengan kelelahan nokturnal. Penyebabnya adalah saraf mata di sekitar kelopak yang bersifat lemah dan tidak mampu menutup ketika tidur. Padahal, mata yang tidak menutup sepenuhnya ini bakal membuat mata terpapar lingkungan sekitar hingga jadi kering secara siginifikan, meski ia terjadi di siang hari.

Penyebab lainnya tidaklah terkait dengan saraf, melainkan karena adanya infeksi, trauma, atau keadaan kesehatan yang lain, seperti stroke atau bell’s palsy.

Terlepas dari keanehan dan keabsurdannya, tidur dengan mata terbuka memang tidak bisa dianggap normal-normal saja, Gaes-gaesku. Justru, ia menyimpan alasan-alasan tersendiri berkat bahaya yang mungkin ditimbulkannya. FYI aja, nih, berikut adalah bahaya-bahaya yang dimaksud.

Ia memang bisa menyebabkan penyakit lyme, cacar air, hingga penyakit gondok dan polio, tapi yang paling berpengaruh tentu saja adalah keadaan iritasi mata. Ketika kelopak mata terhalang untuk menutup, mata justru berada pada keadaan yang berbahaya karena tidak mendapatkan akses air mata untuk membasahi permukaan mata. Kenapa hal ini berbahaya?

Nyatanya, hal ini bisa mengakibatkan hal yang lebih besar dari sekadar iritasi: kerusakan pada kornea, bahkan kebutaan!

Wow, wow, wow, mengerikan sekali, Saudara-saudara~

Kalau begitu, bagaimana cara yang tepat untuk mencegah tidur dengan mata terbuka, dong?

Kalau saya pribadi, sih, sebenarnya ingin mengusulkan solusi berupa begadang supaya aktivitas mata terbuka ini jadi lebih maksimal. Namun, mengingat petuah orang tua yang menyebutkan begadang itu tidak baik untuk kesehatan, saya lebih ingin berbagi tips yang saya temukan perihal cara mencegah tidur dengan mata terbuka.

Perlu diingat, kita tentu nggak bisa memastikan apakah kita tertidur dengan mata terbuka atau tertutup. Hanya karena mata kita terasa kering dan perih, bukan berarti kita pasti tertidur dengan mata tidak sepenuhnya tertutup, mylov.

Iklan

Daripada suuzon sama diri sendiri, lebih baik kamu berangkat ke praktik dokter atau rumah sakit untuk mendapatkan diagnosis yang lebih meyakinkan. Kalau matamu masih pegal dan perih, gunakan obat tetes mata dan pelembap mata sesuai saran dan dosis yang disarankan dokter.

Yah, seaneh-anehnya tidur dengan mata terbuka, tentu lebih aneh lagi kalau kamu jadi nggak bisa tidur hanya gara-gara sebuah kesedihan yang terjadi mendadak dalam hidupmu. Jadi, mau dengan mata terbuka atau tertutup, pastikan waktu istirahatmu tetap cukup dan tidak terganggu, ya, mylov~ (A/K)

Terakhir diperbarui pada 12 Agustus 2021 oleh

Tags: kelelahan nokturnalmerem meleknocturnal lagophtalmostidur dengan mata terbuka
Redaksi

Redaksi

Artikel Terkait

No Content Available
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Cerita awardee Beasiswa LPDP University of Edinburgh, Skotlandia, pilih pulang ke Indonesia untuk bangun bisnis brand tas kerja lokal MOJOK.CO

Pulang Kuliah dari Skotlandia Pilih Bisnis Tas Lokal di Indonesia: Buka Lapangan Kerja hingga Terlibat Pemberdayaan Perempuan

29 Juni 2026
Pasang WiFi di rumah desa. Niat untuk kenyamanan dan efisiensi pengeluaran keluarga malah dipalak tetangga MOJOK.CO

Punya WiFi di Rumah Desa Bikin Bocil Tetangga Jadi Kurang Ajar dan Hilang Adab, Saya yang Bayar Tagihan Cuma Dapat Emosinya

25 Juni 2026
Bisa kuliah di ITB berkat beasiswa ojol. MOJOK.CO

Menangis di Hadapan Bapak yang Sehari-hari Ngojol agar Diizinkan Kuliah di ITB, Gadis Malah Dapat Beasiswa dari Pekerjaan Sang Ayah

24 Juni 2026
Malang Santai Sayang, tapi Kritik Tak Lagi Santai MOJOK.CO

Malang Santai Sayang, tapi Kritik Tak Lagi Santai 

26 Juni 2026
Kudus, Magis Kaki Kanan yang Mengirim Tangis bagi Srikandi Kota Pahlawan.MOJOK.CO

Magis Kaki Kanan yang Mengirim Tangis bagi Srikandi Kota Pahlawan 

27 Juni 2026
Yamaha Aerox Alpha 2025, Matik Terbaik untuk Anak Muda dan Jawaban Terbaik dari Yamaha yang Menolak Tunduk pada Stigma Jamet yang Salah Alamat

Yamaha Aerox Alpha 2025, Matik Terbaik untuk Anak Muda dan Jawaban Terbaik dari Yamaha yang Menolak Tunduk pada Stigma Jamet yang Salah Alamat

29 Juni 2026

Video Terbaru

Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

6 Juni 2026
Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

31 Mei 2026
Smarai, Konten Organik dan Cara Promosi Band tanpa Panik Ngejar Viral

Smarai, Konten Organik dan Cara Promosi Band tanpa Panik Ngejar Viral

21 Mei 2026


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.