• 59
    Shares

MOJOK.CO – Mojok Institute melakukan sensus kepada Netizen Twitter, Facebook, dan Instagram untuk mengetahui usulan apa yang mereka punya agar debat capres 2 lebih menarik.

Jumat, 18 Januari pukul 01.00 akun twitter KPU RI membuat sebuah poling pendapat netizen mengenai jalannya debat capres pertama. Tidak sampai 24 jam kemudian, poling tersebut hilang keberadaannya di twitter…

Kemungkinan besar poling tersebut (((dihapus))) karena admin KPU RI tidak kuasa menerima hujatan-hujatan kritikan netizen yang–sebelum poling dihapus–mayoritas 70% menyatakan bahwa debat capres pertama tidak menarik dan jauh dari harapan.

Yaelah, Netizen ini memang ada-ada saja. Sudah tahu kalau keseringan berharap itu bikin kecewa, tapi masih saja menaruh harapan pada KPU smh.

Dengan dihapusnya poling oleh akun KPU ini, kita bisa membuat setidaknya dua kesimpulan. Pertama, admin KPU masih lemah HAHAHA. Kedua, debat capres pertama itu benar-benar tidak menarik sampai-sampai ribuan orang berbondong-bondong mengkritik KPU atas penyelenggaraan debat yang terlalu formal dan membosankan karena tidak ada baku hantam.

Sebagai media yang kasihan penampung aspirasi rakyat, Mojok Institute melalui rubrik sensus minggu ini telah berbaik hati membantu KPU untuk mengumpulkan usulan-usulan dari netizen kejam (((yang ditakuti oleh admin KPU RI))) supaya KPU bisa melakukan evaluasi dan memperbaiki penyelenggaraan debat capres 2 agar lebih menarik dan anti dihujat-dihujat club oleh mereka.

Hasil Sensus

Berikut adalah usulan-usulan netizen yang berhasil kami kumpulkan:

1. Debat Capres 2 Jangan Diberikan Kisi-kisi Pertanyaan Sebelumnya

Usulan penghilangan kisi-kisi pertanyaan ini adalah usulan paling banyak yang disampaikan oleh netizen di alam sosial media.

Kisi-kisi pertanyaan debat nampaknya jadi blunder KPU paling besar dalam debat capres sesi pertama kemarin. Lagian, debat kok dikasih kisi-kisi dulu, jadi nggak ada tantangannya lah!!1!

Kalau KPU ingin debat capres 2 lebih menarik, KPU bisa mengumpulkan pertanyaan ketika debat berlangsung dengan membuka sesi QnA (Question and Answer) di Instagram.

Ini akan menarik karena pertanyaan-pertanyaan yang muncul spontan dan lebih menggambarkan kondisi real permasalahan-permasalahan bangsa seperti pertanyaan, “Bagaimana solusi kedua capres dalam menyelesaikan masalah makan indomie satu terasa kurang tapi kalau dua kebanyakan??”

Baca juga:  KPU Bakal Larang Pemabuk, Pezina, dan Pejudi Maju Pilkada, Tapi Luput Soal Mantan Koruptor

2. Debat Capres 2 Jangan Menggunakan Podium

Usulan penghilangan podium dalam debat capres 2 muncul ketika podium dalam debat capres pertama terlihat menghalangi kedua capres untuk saling beradu jotos argumen. Daripada menghalangi, podium sebaiknya dihilangkan sekalian!1!

Supaya debat lebih menarik, kedua capres dan cawapres bisa duduk melingkar membicarakan masa depan bangsa sambil ditemani kopi dan langit senja, kalau perlu ngajakin Fiersa Bestari agar terlihat lebih indie.

3. Debat Capres 2 Jangan Ada Batasan Waktu dalam Menjawab Pertanyaan

Batasan waktu 1 menit untuk bertanya dan 2 menit untuk menjawab pertanyaan dalam debat capres pertama kemarin dinilai terlalu cepat sehingga kedua capres dan cawapres menjawab pertanyaan dengan grasa-grusu dan jawaban mereka sama sekali tidak mengena pada esensi pertanyaan yang diajukan.

Bayangkan, jangankan menjawab pertanyaan seputar Hukum, HAM, Korupsi dan Terorisme. Untuk menjawab pertanyaan, “mau makan di mana?” atau “kemarin ngapain aja kok nga balas chatku??” butuh waktu yang sangat lama untuk menjawabnya. Jadi, sebaiknya batasan waktu memang dihilangkan di penyelenggaraan debat selanjutnya.

4. Debat Capres 2 Jangan Ada Moderator

Keberadaan moderator dalam debat pertama kemarin banyak dikritik karena fungsinya tidak terlalu signifikan. Sehingga banyak netizen mengusulkan moderator untuk dihilangkan.

Loh loh. Emang Mbak Ira dan Mas Imam kemarin salah apaa??

Mbak Ira Koesno dan Mas Imam Priyono ini malah kayak pembawa acara kuis je. Kalau memang KPU sengaja menjadikan fungsi moderator seperti itu, kenapa tidak sekalian saja pakai saja Cak Lontong! Kan sudah jelas bikin acara lebih menarik dan gawe emosikkk.

5. Debat Capres 2 Jangan Ada Penonton

Keberadaan penoton di debat capres pertama dianggap mengganggu karena beberapa kali ngeyel dan tidak bisa diatur. Usulan dari netizen adalah menghilangkan penonton dari jalannya debat agar debat bisa lebih khusyuk dengan suasana sepi seperti ketika kita mengikuti sesi muhasabah diri atau ESQ di sekolah.

Baca juga:  Gangguan Jiwa Itu Bukan Cuma Gila, Tak Perlu Menolak ODGJ Dikasih Hak Pilih

“Bayangkan.. Jika ketika kamu pulang, kamu menemukan ada bendera kuning di depan rumahmu…”

“Ternyata itu IBUMUUU… IBUMUUUU…”

“Ibumu jadi kader partai Golkar hehehe.”

6. Debat Capres 2 Jangan Diadakan

Usulan terakhir, karena hampir seluruh elemen debat capres pertama diusulkan untuk dihilangkan, langsung saja KPU membatalkan pelaksaan debat capres 2 karena mau melakukan perubahan apapun, acara debat itu memang tidak pernah menarik wqwq.

Lagipula, debat kan memang bukan budaya kita. Debat itu bertentangan dengan sila ke-4 Pancasila tentang musyawarah dan mufakat!1!

Daripada bikin sesi debat, KPU harusnya bikin sesi curhat capres dan cawapres!1! Dengan curhat, kedua capres dan cawapres bisa menjalin hubungan yang lebih dekat dan sudah pasti menjauhkan bangsa dari perselisihan yang bisa mengacaukan persatuan dan kesatuan.

Kalau bicara acara curhat, tentu tidak sopan jika acara ini tidak dipandu oleh Aa’ Abdel dan Mamah Dedeh sebagai tokoh curhat paling penting di Indonesia. Supaya lebih afdol, jangan lupa membuka acara dengan jargon,

“Hati ke-hati bersama Mamah Dedeh, Mamahhh, Curhat dongg!”

“Iya dongggg.”

***

Jawaban terbaik

Seperti biasa, ini adalah jawaban terbaik versi Mojok Institute yang berhak mendapatkan hadiah~

Saran saya agar debat berikutnya makin berisi bisa diselingi main remi biar ketauan tabiat lawan dan kawan
 Ada sesi capres jawabin pertanyaan
Muhammad Husein Haikal Coba itu 1 pertanyaan diambil dari pertanyaan netizen, pasti asik. Jangan lupa nyewa pemain gendang, jadi kalo ada momen lucu finishingnya bisa ditabuhin gendang “trutung dung desss~”

Jadi begitulah Pak KPU, usulan-usulan dari rakyat supaya debat capres 2 lebih menarik dan nggak dihujat lagi.

BTW, debat pertama kemarin kok capres dan cawapresnya cuman ada dua ya, pak? Capres no.10 yang disukai dan ditunggu-tunggu rakyat kok nggak ada? WOOO INI, PANTES AJA DEBATNYA NGGAK MENARIK. #McQueenYaQueen

  • 59
    Shares


Tirto.ID
Loading...

No more articles