MOJOK.COJuliari Batubara menjalani sidang dakwaan atas kasus korupsi bansos yang menyeret namanya. Sidang itu membuka banyak hal yang bikin siapa saja yang mengetahuinya bakal emosi sampai ke ubun-ubun. 

Kasus korupsi duit bansos Covid-19 yang melibatkan mantan Menteri Sosial Juliari Batubara beberapa waktu yang lalu memang amat membikin emosi masyarakat.

Lha gimana, di tengah kondisi masyarakat yang hancur-lebur karena dihantam Covid-19, bantuan sosial yang seharusnya mereka terima pun masih sempet-sempetnya dikorupsi. Lebih nyesek lagi saat tahu ternyata menteri yang bertanggung-jawab atas pembagian bantuan sosial tersebut ternyata justru menjadi salah satu pihak yang ikut bermain.

Juliari didakwa menerima Rp32,4 miliar dari pengadaan bantuan sosial Covid-19 yang diambil dari pemotongan nilai bansos sebesar Rp10 ribu per paketnya.

Saking mangkelnya atas kejahatan yang nggak kaleng-kaleng teganya itu, sampai-sampai banyak yang mewacanakan agar Juliari dihukum mati tak lama setelah Juliari dicokok oleh KPK pada awal Desember 2020 lalu.

Kini, Juliari Batubara tengah menjalani sidang dakwaan kasus bansos. Dan sidang tersebut pada akhirnya semakin menggelembungkan emosi masyarakat terhadap Juliari yang memang selama ini sudah besar.

Dalam sidang yang digelar di Pengadilan Tipikor Jakarta pada Rabu, 21 April 2021 lalu, jaksa M Nur Azis membacakan surat dakwaan terhadap Juliari.

Dalam surat dakwaan tersebut, dirangkum jelas bagaimana Juliari mendapatkan uang, bagaimana prosesnya, siapa saja yang membantunya, sampai untuk apa saja uang tersebut dibelanjakan.

Baca juga:  Mencari Pengganti Nikahsirri buat Titi

“Terdakwa melalui Adi Wahyono dan Matheus Joko Santoso menerima uang sebesar Rp 1,28 miliar dari Harry Van Sidabukke dan uang sebesar Rp 1,95 miliar dari Ardian Iskandar Maddanatja, serta uang sebesar Rp 29.252.000.000 atau setidak-tidaknya sekira jumlah tersebut dari beberapa penyedia barang lainnya dalam pengadaan bansos sembako dalam rangka penanganan COVID-19 pada Direktorat PSKBS Kemensos Tahun 2020,” kata M Nur Azis seperti dikutip dari Detik.

Jaksa menyebutkan bahwa uang hasil nilep dana bansos tersebut selain digunakan untuk keperluan yang berkaitan dengan agenda-agenda politik Juliari Batubara, juga digunakan untuk operasional Juliari dalam menyelenggarakan kegiatan-kegiatan yang berkaitan dengan Kemensos.

Ada beberapa poin penggunaan dana tersebut yang cukup membikin orang mengelus dada.

Uang tersebut, misalnya, sempat digunakan Juliari untuk membayar sapi qurban senilai 100 juta. Lalu membayar sewa pesawat private jet untuk kunjungan kerja ke Lampung, Bali dan Semarang. Kemudian membelikan dua unit sepeda merk Brompton untuk dua pejabat anak buahnya di Kemensos.

Yang paling membuat orang emosi, Juliari Batubara sempat menggunakan uang tersebut untuk membayar honor artis Cita Citata yang belakangan diketahui diundang dalam acara Makan Malam dan Silaturahmi Kementerian Sosial RI di Ayana Komodo Resort Labuan Bajo tanggal 27 November 2020 sebesar Rp150 juta.

Nah, lho. Gimana? Sudah mulai emosi? Kalau sudah, mari letakkan gadgetmu dan teriak “Bangsaaaat!” bersamaku. 

BACA JUGA Saya Meyakini Kasus Korupsi Edhy dan Juliari Memang Sudah Didesain oleh Jokowi dan artikel KILAS lainnya. 

Baca juga:  Netizen dan Status Perkawinan Tsamara Amany