Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Kilas

Sidang Dakwaan Kasus Bansos: Juliari Pakai Duit Bansos untuk Bayar Honor Cita-Citata. Emosi Ga? Emosi Ga? Emosi Lah, Masa Ga?

Redaksi oleh Redaksi
22 April 2021
A A
juliari batubara
Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Juliari Batubara menjalani sidang dakwaan atas kasus korupsi bansos yang menyeret namanya. Sidang itu membuka banyak hal yang bikin siapa saja yang mengetahuinya bakal emosi sampai ke ubun-ubun. 

Kasus korupsi duit bansos Covid-19 yang melibatkan mantan Menteri Sosial Juliari Batubara beberapa waktu yang lalu memang amat membikin emosi masyarakat.

Lha gimana, di tengah kondisi masyarakat yang hancur-lebur karena dihantam Covid-19, bantuan sosial yang seharusnya mereka terima pun masih sempet-sempetnya dikorupsi. Lebih nyesek lagi saat tahu ternyata menteri yang bertanggung-jawab atas pembagian bantuan sosial tersebut ternyata justru menjadi salah satu pihak yang ikut bermain.

Juliari didakwa menerima Rp32,4 miliar dari pengadaan bantuan sosial Covid-19 yang diambil dari pemotongan nilai bansos sebesar Rp10 ribu per paketnya.

Saking mangkelnya atas kejahatan yang nggak kaleng-kaleng teganya itu, sampai-sampai banyak yang mewacanakan agar Juliari dihukum mati tak lama setelah Juliari dicokok oleh KPK pada awal Desember 2020 lalu.

Kini, Juliari Batubara tengah menjalani sidang dakwaan kasus bansos. Dan sidang tersebut pada akhirnya semakin menggelembungkan emosi masyarakat terhadap Juliari yang memang selama ini sudah besar.

Dalam sidang yang digelar di Pengadilan Tipikor Jakarta pada Rabu, 21 April 2021 lalu, jaksa M Nur Azis membacakan surat dakwaan terhadap Juliari.

Dalam surat dakwaan tersebut, dirangkum jelas bagaimana Juliari mendapatkan uang, bagaimana prosesnya, siapa saja yang membantunya, sampai untuk apa saja uang tersebut dibelanjakan.

“Terdakwa melalui Adi Wahyono dan Matheus Joko Santoso menerima uang sebesar Rp 1,28 miliar dari Harry Van Sidabukke dan uang sebesar Rp 1,95 miliar dari Ardian Iskandar Maddanatja, serta uang sebesar Rp 29.252.000.000 atau setidak-tidaknya sekira jumlah tersebut dari beberapa penyedia barang lainnya dalam pengadaan bansos sembako dalam rangka penanganan COVID-19 pada Direktorat PSKBS Kemensos Tahun 2020,” kata M Nur Azis seperti dikutip dari Detik.

Jaksa menyebutkan bahwa uang hasil nilep dana bansos tersebut selain digunakan untuk keperluan yang berkaitan dengan agenda-agenda politik Juliari Batubara, juga digunakan untuk operasional Juliari dalam menyelenggarakan kegiatan-kegiatan yang berkaitan dengan Kemensos.

Ada beberapa poin penggunaan dana tersebut yang cukup membikin orang mengelus dada.

Uang tersebut, misalnya, sempat digunakan Juliari untuk membayar sapi qurban senilai 100 juta. Lalu membayar sewa pesawat private jet untuk kunjungan kerja ke Lampung, Bali dan Semarang. Kemudian membelikan dua unit sepeda merk Brompton untuk dua pejabat anak buahnya di Kemensos.

Yang paling membuat orang emosi, Juliari Batubara sempat menggunakan uang tersebut untuk membayar honor artis Cita Citata yang belakangan diketahui diundang dalam acara Makan Malam dan Silaturahmi Kementerian Sosial RI di Ayana Komodo Resort Labuan Bajo tanggal 27 November 2020 sebesar Rp150 juta.

Nah, lho. Gimana? Sudah mulai emosi? Kalau sudah, mari letakkan gadgetmu dan teriak “Bangsaaaat!” bersamaku. 

Iklan

BACA JUGA Saya Meyakini Kasus Korupsi Edhy dan Juliari Memang Sudah Didesain oleh Jokowi dan artikel KILAS lainnya. 

Terakhir diperbarui pada 22 April 2021 oleh

Tags: bansosCita Citatajuliari batubarakemensos
Redaksi

Redaksi

Artikel Terkait

Gus Ipul, Awas Kutukan Sepatu Hitam di Sekolah Rakyat MOJOK.CO
Esai

Gus Ipul, Awas Kutukan Sepatu Hitam di Sekolah Rakyat 

11 Mei 2026
bpjs kesehatan.MOJOK.CO
Kabar

Kemensos “Bersih-Bersih Data” Bikin Nyawa Pasien Cuci Darah Terancam, Tak Bisa Berobat karena Status PBI BPJS Mendadak Nonaktif

5 Februari 2026
2.000 KPM di Brebes Keluar dari Jerat Kemiskinan, Siap Hidup Mandiri MOJOk.CO
Kilas

 2.000 KPM di Brebes Keluar dari Jerat Kemiskinan, Siap Hidup Mandiri

15 Agustus 2025
negara nggak perlu malu mengakui banyak kelompok miskin di Indonesia. MOJOK.CO
Fragmen

Nestapa Kelas Menengah yang Sebenarnya Tergolong Miskin, tapi Negara Nggak Mau Mengakuinya

24 Juni 2025
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Kemiskinan DIY menurun. MOJOK.CO

Jumlah Orang Miskin di Yogyakarta Berkurang, Penurunannya Jadi yang Tertinggi di Jawa pada Maret 2026

6 Agustus 2026
77 persen lulusan sekolah vokasi (sarjana terapan) tembus dunia kerja. Lebih dari dari lulusan S1 MOJOK.CO

Lulusan Sekolah Vokasi (Sarjana Terapan) Lebih Laris di Dunia Kerja dari S1, Industri Butuh yang Berketerampilan

7 Agustus 2026
Derita lansia pakai cashless seperti QRIS. MOJOK.CO

Derita Lansia Tak Bisa Beli Roti Hanya karena QRIS yang Menghantui

4 Agustus 2026
Malaysia dekat ke gerbang negara maju. Indonesia negara apa? (Unsplash)

Malaysia kian dekat ke gerbang negara maju, kalau Indonesia makin dekat ke gerbang apa bes?

4 Agustus 2026
Olive Chicken di Jogja sama saja dengan Karen Chicken di Surabaya. MOJOK.CO

Olive Chicken Menyelamatkan Lidah Orang Surabaya dari Kuliner Khas Jogja yang Overrated

6 Agustus 2026
Seporsi kekalahan anak laki-laki pekerja swasta di Surabaya: merasa gagal karena kerja gaji kecil pas-pasan, tak kunjung sanggup ringankan beban orang tua di masa tua MOJOK.CO

Seporsi Kekalahan Anak Laki-laki: Kerja Ngoyo tapi Masih Begini-begini Saja, Tak Sanggup Ringankan Beban Ortu di Masa Tua

3 Agustus 2026

Video Terbaru

Di Balik Panggung "Sebat Dulu Live on Stage": Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

Di Balik Panggung “Sebat Dulu Live on Stage”: Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

23 Juni 2026
Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

6 Juni 2026
Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

31 Mei 2026


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.